Rumah Kos Sebelah

Rumah Kos Sebelah
EPS 73


__ADS_3

Di halaman terlihat para remaja itu berkumpul di bawah pohon mangga sambil membakar ikan.Lala menuruti para sahabat nya itu,Tapi setelah Askah tertidur barulah ia keluar.


Asrul dan Silvia sibuk dgn asmara nya sambil sesekali membetul kan api ikan.Sementara Arsya Sibuk dgn ponsel bersama Tia yg bersandar di bahu nya,sedangkan Fitrah sendiri memilih termenung sambil mengipas- ngipas api,krna bagi nya Cinta hanya bisa membuat orang gila.Dan ia tak ingin ber urusan lagi dgn yg nama nya cinta.


Ting !


Arsya sengaja mengirim pesan ke wa Rizky.


"Woi ! kampret motor gue,main bawa bawa aja lo,besok gua kerja,gue anti sama mobil mewah,takut lecet ngga bisa ganti gue"


Ting !


Balasan Rizky pun masuk.


"Brisiik,gue masih di kantor,masih banyak kerja nanti gue antar"


"Yes ! "Tiba tiba Arsya melompat girang.


"kenapa beib?"Tia bicara dgn suara serak.


"Bukan apa apa"mengelus kepala Tia dgn lembut.


Arsya memang ingin Rizky tau keberadaan Lala,krna ia tau kedua nya masih salung membutuh kan Dan perlu ada orang utk jadi jembatan penghubung atas cinta mereka yg sempat kandas.


Di saat seru seru nya membakar ikan yg hampir matang...


Oek-eok !!!


Askah terdengar menangis di dlam kamar."Sebentar ya gua ke dlam dulu anak gua nangis"celoteh nya berdiri dan memasuki rumah.


Di saat itu lah Rizky tiba.


"weisss ! uda dtang nih es balok kita"goda Asrul.

__ADS_1


"kulkas rul,kulkas 12 pintu"tambah Arsya menahan tawa.


Rizky mucul dgn Stelan jas dan dasi nya yg membuat ia terkesan gagah dan berwibawa.


Sedangkan Rizky sendiri terlihat acuh spt tak mendengar.


"Yaaa ! dia dtang "Desis Tia Langsung menyatukan kepala nya bersma Silvia dan Fitrah seolah mempunyai kecemasan yg sama.



Ia duduk sambil menghitung bintang di langit."ngitung apa an lo ky,ngitung bintang?mau daftar ya ke rumah sakit jiwa"ucapan Asrul kian menjadi.


Respon Rizky masih sama.Berlahan ia membuka jas nya dan menampil kan ke meja putih nya.


"Ngga lembur Ky?"Arsya mulai bicara srius.


Rizky sekedar menggeleng."Lagi pada ngapain?nungguin gue"lanjut nya datar tanpa ekspresi.



Suasana berubah hening."Hei casanova gagal move on mikirin apa an lo?"ujar Asrul mengejut kan nya.


Rizky sekedar menoleh tanpa bicara apa pun."Gua jamin ini anak bentar lagi gila"tambah nya.


Di saat spt itu Suara Askah terdengar mengeras yg membuat Rizky tercengang,kenapa ada anak kecil di kos an bu Leli?.


"Itu yg nangis anak siapa?"ia mulai bertanya.


"Anak setan ! Hahaha...."balas Asrul yg berhasil membuat Rizky melotot.


"Hati hati mata nya keluar ky"goda Asrul kian menjadi yg membuat ia semakin geram.


"Ngga bisa apa ibu nya dia min,di susu in kek,di lempar kalau ngga mau diam"ujar nya.

__ADS_1


"1 2 3 4 .......14"


"whhh ! lo bicara banyak malam ini ky,selamat"goda Asrul menjabat tangan Rizky,ternyata sejak tadi menghitung tiap kata yg keluar dari mulut Rizky.


"Gue srius Asrul"Nada Rizky meninggi.


Sekarang ia memang lebih sensitif dgn suara tangisan bayi krna suara itu membuat hati dan jiwa nya membuka kembali luka Akibat rasa bersalah krna tak bisa mempertahan kan bayi nya yg kini hilang entah kemana akibat ulah nya sendiri.


"Ibu nya lagi panik kali,atau hampir gila liat es balok nongol di sini"Kali ini Arsya yg bicara.


"Siapa sih disini yg baru lahiran,saudara nya tante Leli"ujar nya tak menghirau kan capan Arsya yg di anggap nya tak penting.


"Saya mas"Asrul menyahut dan menirukan suara perempuan di sambut tawa yg lain.


"Bosen gue dengar omongan lo yg ngga bermutu,mending gue ngerjain pekerja an gue yg terbengkalai"Ia berdiri dan masuk ke dlam rumah kos.


"kerja trus,pacaran aja sama dokumen"seru Asrul mencibir.


"dari pada halu"jawab nya cuek."emang lo ngga pulang ky?"seru Arsya pula.


"Males gue di tanya kapan kawin mulu"jawab nya dari jauh di sambut tawa yg lain.


Senyuma Arsya mengembang,ia jadi lebih bersemangat utk mempertemukan ke dua nya.


🌺


Sedang Kan Lala sejak tadi sudah memantau dari balik tirai,tanpa sengaja ia melihat Rizky saat akan meminta bantuan yg lain utk menddiam kan sang putra,tapi kehadiran pria itu malah membuat langkah nya terhenti.


"Ya alloh aku takut dgn perasaan ku sendiri,aku takut hati ini tak bisa berbohong tuhan"batin nya dgn mata mulai berkaca kaca.


Tak bisaia hindari kalau ia juga sgt merindukan sosok Rizky,pria yg sampai saat ini masih melekat di hati nya.


🌱🌺❤

__ADS_1


__ADS_2