
Melihat Rizky yg terdiam dlam lamunan nya membuat Lala meraba bibir kekasih nya itu dgn lembut,sudah lama ia tak merasakan kecupan bibir manis milik Rizky.
"Kenapa hmm.. kangen"goda Rizky saat tersadar.
Lala menunduk malu,rasa nya tak mungkin ia mengatakan ia mau di tarok dimana harga diri nya.
Rizky terkekeh dan paham apa yg di ingin kan kekasih nya itu.Dgn lembut ia sudah menempelkan bibir nya,kedua nya berciuman mesra semakin lama ciuman itu semakin panas dan menuntut tak spt biasa nya.
Dgn napas terengah engah Lala melepas kan pagutan nya. Ini pertama kali nya Rizky mencium nya se brutal itu.
"Jalan yuk"ajak Rizky tiba tiba.
"egh..."Lala mendongak.
"Kemana??"sapa nya kemudian.
"Kemana aja"Rizky terkekeh lalu membawa nya pergi.
Spt biasa nya apa yg bisa di lakukan Lala selain menurut.
🌸🌸🌸
kira kira jam 2 malam sepeda motor Rizky berhenti di depan pagar.Kemudian Lala berlari masuk dgn tangisan nya.
"Lala kenapa?kamu menangis?"Tia terbangun saat mendengar suara tangisan di kamar nya.
"aduh gua fikir hantu lo nangis malam malam"ucap Silvia ikut terbangun pula.
"Rizky mutusin gue huwaaaðŸ˜ðŸ˜"Lala menangis histeris.
Berlahan Fitrah ikut membuka mata nya.
"Dan dia benar benar ngambil perawan gue,,,,"ucap nya terdengar memilikan.
__ADS_1
"Hahhhh !!!!!"
Tia dan Silvia ternganga.
"Kata nya dia ngga beneran cinta sama gue,dia cuma mainin gue..."sambil meremas ujung baju nya.
"Dia pacarin gue gara gara ngindarin bu Lela ,gue harus apa Tia,sakit....impian gue hancur...."rintih Lala tersedu sedu.
"Semua gara gara lo"Tiba tiba ia menyerang Fitrah.
"Kalau lo ngga tebar pesona Rizky ngga mungkin suka sama cewek tengil kayak lo,gua spt ini gara gara lo"Lala menyerang Fitrah dgn membabi buta.
Dgn kasar Fitrah menepis kan tangan Lala dari nya.
"Lo bilang apa?gue lo bilang tebar pesona,dan lo apa hah,apa nama nya...!ngejalang"Fitrah balik membentak.
"Gua uda muak ya liat lo lala,sok cantik lo,ngapain lo sok dekat sama Rido,padahal lo tau gua suka sama dia,apa bukan lo yg ke ganjenan"tutur Fitrah benar benar tak bisa menahan lagi.
Aaaaa !!!!!
"Balasan itu emang pantas buat lo"ucap Fitrah semakin tajam.
"Uda ...kok pada berantem sih"sela Silvia melerai.
"Li fikir gue ngga cemburu gua ngga marah liat lo deket deket trus sama Rido,lo uda tai gue suka sama dia tapi tega tega nya lo ngancurin harapan gue"
"Dan li bilang Rizky suka sama gue,dia yg suka sama gue,bukan gue...."
"Tapi lo....lo mau ambil dua dua nya,lo egois la,lo murahan"
Fitrah mencaci maki tiada hentinya yg membuat Lala lemas dan menjatuh kan diri nya ke lantai,sehina itukah ia di mata sahabat sahabat nya?
Padahal ia hanya ingin menjalin hubungan yg baik dgn Rido tak lebih.
__ADS_1
"Lo baru nya dar sekarang kan?"
"Fitrah uda"kali ini Tia menyela.
"Hei hei kenapa ini?siapa yg mau mati"Tiba tiba bu leli muncul di pintu.
Pandangan nya langsung tertuju pada Lala yg menangis sesenggukan di lantai kemudian beralih pada Fitrah yg terlihat yg memiliki raut wajah semrawutan.
"Besok pagi tante tunggu kalian berdua di ruang tamu ,dan...."
"Sekarang tidur sudah malam"lanjut nya kemudian melangkah pergi.
"Hhhhh benar benar menyebalkan"gurutu Fitrah langsung menuju tempat tidur nya.
"La...lo yg tenang ya,jgn sampai tante tau soal ini,biar gua yg ngomong sama Rizky ok"bujuk Tia iba.
Tangis Lala terdengar lagi.
🌸
Sementara itu di rumah kos sebelah....
Rizky terlihat mengurung diri di kamar mandi dan menangis.Apakah ia menyesali perbuatan nya? tak ada yg tau pasti.
"Rizky....."Arsya memyeru dari luar.
"Gua lagi di kamar mandi bentar..."ia berusaha bicara se normal mungkin.
Setelah suara arsya menghilang kembali ia menangis,menagisi hal yg 1 orang pun tak kan faham.
"Maaf..."
Hanya kata kata itu yg kerap terucap dari bibir nya yg gemetar krna menahan tangis.
__ADS_1
🌸🌷🌹