Rumah Kos Sebelah

Rumah Kos Sebelah
EPS 76


__ADS_3

Dgn langkah penuh hati-hati Lala melangkah memasuki gedung.Merasa tak pantas di dekat orng-orang yg berpakaian rapi itu lah yg ia fikir kan.


"Permisi mbak..."Lala memberanikan diri utk menyapa seorang gadis bagian repsertionis.


"Apa saya bisa bertemu dgn bos kalian?"


Wanita itu malah memperhatikan penampilan nya dari bawah sampai ke atas."Maaf apa sudah buat janji....?"wanita itu malah balik bertanya.


Lala menggeleng pelan."belum mbak.."


"Maaf kalau begitu tdk bisa,anda harus membuat janji lebih dulu"


"Saya yakin kok mbak dia pasti mau bertemu dgn saya"ucap Lala meyakin kan.


"Mbak bilang aja saya mau ketemu..nama saya Lala..."


"Tidak bisa mbak...mbak harus buat janji dlu...apa lagi bos kami lagi sibuk"Suara wanita itu meninggi.


"Ya sudah.."


Lala berubah lesu."Kenapa kin..."repsersionis tadi berbicara pada seorng karyawan yg baru dtang.


"Mau keruangan bos tapi kayaknya bos lagi sibuk sama hanin ngurus bayi yg dibawa nya itu"jawab wanita yg bernama kinan itu.


Raut wajah Lala berbinar."Maaf mbak bisa tunjuk kan dimana ruangan bos nya?"Tiba tiba Lala mencengkram lengan kinan.Tentu saja membuat kinan syok dan terkejut.


"Sudah saya bilang bos sibuk dan anda jgn mengganggu"sang repsersionis memarahi nya lagi.


"Tapi saya perlu bertemu dgn nya mbak,mbak harus percaya sama saya"sela nya.


"Maksa bgt sih kamu...mau saya panggil satpam"


"uda...coba kamu telpon aja si bos,mana tau mbak ini benar"Kinan sedikit membela nya.


wajah Lala berubah berbinar."Benar apa nya,Dasar cewek kampung,liat aja kalau terbukti bos ngga kenal kamu saya seret keluar kamu dari sini"


Kemuadian wanita itu meraih ganggam telpon.


"Maaf pak disini ada seorang gadis yg ingin bertemu dgn bapak,kata nya bapak mengenali nya"


"Siapa nama nya...?Rizky menyahut.


"Kurang tau pak,tapi.."


Sang repsersionis kembali memperhatikan penampilan Lala.


"cantik sih tapi...tapi sptnya dia orang kampung,apa dia pembantu bapak?"


Degh !


Hati Lala nyeri mendengar nya."hhh! tanya nama nya"


"Heh siapa nama mu?"sang repsersionis berbisik.


"Lala"balasnya hampir tak terdengar.


"La-la"wanita itu mengikutinya yg bisa di dengar Rizky.

__ADS_1


"Antar dia keruangan saya"


Setelah itu sambungan itu mati."Kinan..tolong kamu antar"ujar sang sepsersionis agak sinis.


"Mari mbak..."kinan bicara dgn lembut pada nya.


"huhhh !"


Kinan Langsung membawa nya memasuki lift menuju lantai 10.Lala bengong dan memperhatikan tiap sudut lift itu.Rasa nya ia spt berada dlam cerita novel saja.


"Dari mana kenal si bos?apa kamu saudara nya?atau...baby sister anak nya?"kinan bertanya.


"Tdk usah saya jawab,nanti kamu tdk akan percaya"sela Lala lirih.


Kinan mengangguk walau ia masih penasaran."ini ruangan bos...silah kan"ucap nya.


"Di ketuk ya?"ucap Lala dgn kondisi jantung yg sudah tak stabil lagi.


Kinan mengangguk dan meninggalkan nya.


Lala mencoba memberanikan diri.


Tok tok tok!


"Masuk.."


Suara nya saja sudah membuat Lala merinding.


Ceklek !


Kini membuka pintu."Dimana?"Lala celangak celunguk spt orang bodoh krna tak menemukan sosok siapa pun di ruangan itu.


Tek


Tek


Suara langkah kaki mendekat dari balik dinding yg tak bisa jelas di lihat Lala.


Hah !


Lala hampir melompat saat melihat sosok Rizky yg berjalan mendekat.



Sedang kan hanin terlihat tertawa melihat ekspresi Lala."Kamu bisa keluar"Rizky bicara tegas pada sekretaris nya itu.


"Baik pak,permisi"Hanin membungkuk sambil melangkah,ia menatap Lala tak suka.


Pelan pelan Rizky mendekat yg membuat Lala mundur.



Mata Rizky mulai berkaca saat netra kedua nya bertemu.Sudah Lama ia tak melihat wajah itu.wajah cantik dan polos yg selalu menghantui hari nya.


"Maaf spt nya saya salah ruangan"Lala panik dan ingin berlari keluar,tapi Rizky berhasil menahan tangan nya dan menarik nya ke dlam pelukan Rizky.


Rizky memeluk nya dgn sgt erat ."Lepasin saya"Lala meronta.

__ADS_1


"Kamu kemana aja sayang,aku mencari mu selama ini"ucap Rizky benar benar tak bisa membendung Rindu nya.


Tapi di luar dugaan...


Bugh !


Lala mendorong Rizky hingga ia terlepas."Aku kesini mau mengambil anak ku,bukan berbaikan dgn mu"ucap Lala dgn nada tinggi.


Raut wajah Rizky memerah."Tolong kembali kan anak ku"Lanjut Lala.


"Ngga ! aku ngga akan biar kan kamu membawa anak ku lagi"Rizky melangkah memasuki ruangan istirahat nya.


"Kembali kan anak ku Rizky"Sela Lala menarik lengan nya.Tapi Rizky menghempas nya dgn kasar Lalu membawa Askah ke dlam gendongan nya.


"Kemblikan anak ku"gertak Lala menangis.


Sementara Hanin dan kinan yg sejak tadi menguping terkejut bukan kepalang."Ja-jadi wanita itu ibu anak itu...oh my good pak Rizky selera nya cewek kampung"pekik Hanin benar benar tak percaya.


"Ssst..."kinan memberi isyarat dan kembali menempel kan telinga nya ke pintu.


Sedangkan Rizky Langsung ingat kalau ia tak menyalakan pengedap suara.bagaimana pun juga ia tak ingin para karyawan nya tau masalah pribadi nya.


"Shitt!"Desis nya meraih remot dan menyalakan pengedap suara.


"Rizky kamu dengar aku ngga,kamu itu bukan ayah nya,kamu ngga ada hak atas anak ku,aku yg berjuang mati-matian utk nya,kamu atau pun semua keluarga kamu tdk punya hak atas anak ku"Lala menangis sesenggukan.


"Sudah cukup Lala,Sekarang kamu keluar"jawab nya.


Kamu jahat Rizky..."Lala memukuli Rizky sesukanya.


Tanpa menghirau kan pukulan Lala Rizky meraih ganggam telpon.


"Seret wanita ini dari ruangan saya"


Ia bicarapada security perusahaan nya.Dan benar dgn cepat 2 orang pria berpakaian security langsung muncul dan memegangi nya.


"Lepas kan,dia mengambil anak ku"Lala memberontak.


"Kalau saja kamu bersikap lebih baik,aku tdk akan memperlakukan mu spt ini"ujar Rizky lirih.


"Kembali kananak ku"Rintih nya memilukan hati.



"Bawa dia kuar dan jgn menyakiti nya"perintah Rizky..


"Baik pak,mari nona"ujar 2 security itu membawanya pergi.


"kembali kan anak ku Rizky......"Lala menjerit sekeras keras nya hingga jadi tatapan para karyawan.


Tapi di depan perusahaan ia berpapasan dgn laura yg juga akan masuk.Laura menatap nya dgn tatapan yg sulit di artikan.


kemudian menyungingkan senyuman nya dan masuk.


"Aku tdk akan membiar kan wanita itu mengasuh anak ku"jerit nya benar benar marah.


"Slahkan anda pulang nona"ucap security itu melepaskan nya.Lala menjatuh kan tubuh nya ke tanah dan menangis semakinpilu.

__ADS_1


"Dia merampas anakku"rintih nya membuat hati para ibu tersayat sayat saat mendengarnya..


β€πŸŒΊπŸŒ±πŸ˜—


__ADS_2