Rumah Kos Sebelah

Rumah Kos Sebelah
EPS 63


__ADS_3

Ceklek !


Saat Rido kembali ke kamar Lala langsung berdiri dan menatap suami nya dgn pandangan yg sulit di arti kan.


Mendengar suami nya ada di posisi spt saat itu membuat hati nya hancur.Ia tak tega tapi juga tak bisa berbohong kalau ia juga normal dan butuh kepuasan.


Grep !


Lala memeluk Rido dan menumpah kan tangisan nya di dada itu.Tak ada reaksi apa pun dari Rido.ia mengelus surai Lala berlahan.


"Kita hadapi sama sama ya,jgn menyerah da jgn merasa minder krna apa pun itu,ok !"


Mendengar kalimat itu Rido tersenyum dapat ia simpul kan kalau sang istri mendengar percakapan nya dan Rizky tadi.


"Oh ya liat aku punya teman dan dia bisa membantu masalah kita"Lala dgn antusias menarik Rido duduk di ranjang.


"coba liat !"Lala menunjuk kan sesuatu di ponsel nya.


"Gimana ?"


"Haaahh ! aku kurang percaya dgn hal spt itu,apa lagi apa yg ku alami ini bawa an lahir"Rido berdecih.


"Ngga ada salah nya kit coba ya kan"Lala semakin antusias.


"Ya ! kita coba ya"bujuk Lala dgn wajah puppy eyes.


"ya sudah terserah kamu aja"balas Rido akhir nya mengangguk.


"Nah gitu dong harus semangat..hehe"guman Lala tertawa dgn lebar nya.



anggap aja lagi di kamar ya πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜„

__ADS_1


Ting-tong !


Terdengar bunyi bel di luar."nah itu pasti dia"


"Tadi aku uda sempat pesan" ucap Lala berdiri dan melangkah.


"Semangat bangat sih !"guman Rido merasa lucu.


"Non di depan ada tamu yg nunggu in,kata nya teman non" seorang maid langsung menghampiri nya saat ia keluar kamar.


"Ia bi biar aku aja ya"balas nya melangkah lebar ke ruang tamu.


"Selamat pagi Lala"seoranga gadis berpenampilan modis menyapa nya.


"hei...imel ayo duduk"balas Lala tak melepas kan senyum nya sebentar pun.


"Ini..."gadis bernama imel itu meletak kan kotak dimeja.


"Yang kamu minta"


Ia sampai memperhatikan perut Lala yg mulai membuncit.


"Hah ! bukan nya Lala hamil,trus buat apa dia mesan berang itu"


"Kalau si anu nya ngga berdiri trus janin yg di perut nya anak siapa"


Imel justru menggibah dlam hati nya.


"A aa...lo yakin mel hal ini akan berhasil?"Lala sedikit ragu.


"ia,coba aja dulu,lagian kalau ngga tokcer ngga mungkin lo hamil kan,dapat dimana coba bayi nya"Imelda terkekeh yg membuat raut wajah Lala berubah.


"Hahah ! aku hanya bercanda"sambung nya melihat perubahan pada wajah Lala.

__ADS_1


"Ok ! aku bayar ya"Lala merogoh saku nya.


Tek tek tek !


Rido menuruni tangga berlahan



"Ada tamu ya sayang "Rido berucap dgn senyuman nya dgn 1 tangan di dlam saku celana nya.


"OmG hello...! ini suami nya Lala"Imel berubah panas dingin,mata nya tak lepas dari Rido.


"guanteng bangat..."batin nya imel dgn jantung yg berubah berdisko.


"ia sayang,tunggu ya nanti kita shalat bareng bentar lagi"ucap Lala menyelesai kan transaksi nya dgn imel.


"Spt yg lo janji in kan mel?"sapa nya.


"Ia ia"balas imel dgn cepat tanpa mencerna ucapan Lala terlebih dahulu ,ia terlalu bersemangat menatap Rido yg semakin berlalu dari hadapan nya.


"Ya uda uda mau magrib"Lala berdiri.


"Sialan gue di usir"batin imel yg masih ingin berlama lama.


"bukan maksud mau ngusir lo tapi...lo tau sendiri"Lala merasa tak enak juga.


"ia ngga papa sih"balas imel dgn manis nya.


"hmm ! gue boleh kan kapan kapan nmain ke sini"tiba tiba imel berucap dgn malu malu.


"Ya ngga papa "balas Lala agak heran juga ."ya uda gue pamit ya da..."imel melangkah dgn anggun nya dari hadapan Lala.


Lala memutar bola mata malas."kelakuan lo ngga berubah,selalu aja caper liat yg bening dikit"batin Lala kembali ke kamar,tak lupa ia membawa kotak pesanan nya.

__ADS_1


🌺🌱🌸


__ADS_2