
"HahaHa !!!!"
"Dunia ini indah bro....berputar-putar,ayo kita terbang lagi"
Suara Rizky samar-samar mulai terdengar mendekat,Tepat jam 3 dini hari usai konser usai.
"Dasar teler lo"balas Asrul meledek.
"Hahah...! aku ngga teler bro...cuma agak mabuk"balas Rizky.
"Sama aja"jawab Asrul melotot.
"Lo ngga liat tiang listrik nya goyang -goyang spt goyangan Fitrah,Hahahah!" lanjut nya.
"Sialan lo soak,kalau sadar gue kasih bogem mentah lo"balas Fitrah jengkel.
"Eitttsss"Langkah Asrul berhenti melihat keberadaan Lala dan Rido.
"Pastas di cari-cari ngga ada,ngga tau nya di sini,uda jadian ya..."
"Ngga usah ikut campur lo,urusin aja tuh temen lo yg teler"balas Lala kecut.
"Rizky....liat dech cewek lo selingkuh ni"seru nya.
"Mana?"balas Rizky muncul dgn gaya sempoyongan.
"Eh...my littel bunny Lala"ucap nya dgn senyuman.
"Sama Kakak gue kok ngga pa-pa"lanjut nya dgn gaya mabuk nya.
"Sayang...pulang yuk,aku capek mau di kelonin"ucap nya menarik Lala.
"Ih...!apa an sih lo norak tau ngga"gertak Lala marah dan mendorong Rizky.
"napas lo bau,sana-sana lo,bau setan lo tau ngga"oceh nya marah-marah saat mencium bau alkohol dari mulut Rizky.
__ADS_1
"Hahahah !"
Rizky hanya tertawa layak nya orang bodoh.
"Ayo Rido kita pulang"
Lala menarik Rido dari tempat itu."ihhh ! cewek lo pergi ky,kejar buru an"gerutu Asrul jengkel.
"Dia bawa Rido kabur"
"Biarin aja,bukan kah dunia ini indah?"
"Hahaha !!! aku ingin berputar-putar"Jawab nya memutar-mutar badan nya.
"Benar -benar ngga waras lo"gerutu Asrul geram.
"Lala....jgn kabur oi..pacar lo ketinggalan"teriak Asrul lagi.
"Ihhh ini gimana urusan nya,gimana cara kita bawa nya pulang"desis Asrl lagi.
"udah ! biarin aja"sela Arsya menepuk bahu Asrul sambil melirik Rizky yg terlihat tertunduk.
Sepeda motor Rido terlihat melaju bersama Lala.tiba-tiba isakan Rizky terdengar.
Aaaaaaaaa !!!!
Ia menjerit keras."
"Rido brengsek"lanjut nya masih berteriak.
"Bener kan yg gua bilang ,dia suka sama Lala"ucap nya tiba-tiba.
"Dia marah-marah kemaren krn mengingin kan cewek ku" tiba-tiba ia tertawa.
Ya itu lah Rizky,dia pria yg sangat kuat melawan pengaruh alkohol,3 botol alkohol tak pernah bisa membuat nya mabuk berat hingga kehilangan kesadaran.
__ADS_1
Dia selalu bisa membatasi diri nya.Dan berpura-pura mabuk spt tadi hanya ingin mengetahui jelas apa yg di ingin kan Rido dari nya.
Berlahan ia kembali menangis dan duduk di atas tanah.kenapa? kenapa harus Lala?kenapa harus cewek ku tuhan,,,,,,,,"
"Kenapa tidak yg lain!"teriak nya menengadah wajah nya ke langit.
"Kenapa bukan yg lain,ku mohon jgn Lala tuhan"rintih nya.
"udah mending kita pulang uda malam"bujuk Arsya iba.
"Ia ky,liat lo kek gini rasa nya gue pengen ikutan nangis "tambah Asrul pula.
"Ia ky,pulang yuk"tambah para ciwi -ciwi(cewek-cewek) pula.
"Ngga lo duluan aja,gua lagi pengen sendiri"sela nya berdiri dan melangkah.
Tak ada 1 pun yg berani menghalangi nya lagi.Ia melajukan sepeda motor nya secepat kilat dan menembus jalanan dgn kecepatan di atas rata-rata.
ia memilih tak pulang dan menghabis kan malam di bar dan kembali memesan wine
πΊ
"Makaaih ya"ujar Lala saat ia sudah tiba.
"Sama-sama,oh ya soal tadi ngga usah di fikirin ya,bobok aja yg nyenyak"ujar Rido dgn senyuman.
Lala mengangguk dgn senyuman Lalu memasuki rumah
Pelan-pelan Lala berbaring di kasur nya,ada perasaan yg menjanggal di hati nya dgn tingkah Rizky tadi.
Ia tak pernah mendapat perlakuan spt itu sejak jadi pacar nya Rizky,cowok itu selalu bicara sopan dan jarang bicara vulgar.
__ADS_1
Ini benar-benar jadi 1 tanda tanya bagi nya.
πΈπ»πΊ