
Warning 21+
Tidak butuh waktu lama bagi Ifah untuk mengistirahatkan matanya. pada saat kepalanya menyentuh bantal, mata ifah tidak bisa lagi diajak kompromi. ifah sudah langsung melayang menuju alam mimpi, berharap mimpi indah yang akan singgah dalam tidur lelahnya. bagaimana tidak, seharian beberes rumah membuat badannya pegal-pegal, dan ditambah lagi kedatangan nadira yang membuat hatinya menjadi makin lelah.
Entah rejeki atau tidak, ifah bermimpi bercinta dengan jimmin BTS. apa yang terjadi di dalam mimpi itu terasa nyata oleh ifah, sehingga ia begitu tersengat gairah.
Dalam mimpi itu jimmin mel*mat b*b*rnya dalam, dan ifah pun membalasnya dengan sedikit menggit bib*r jimmin. Lidah mereka saling bertaut didalam sana. tubuh ifah terasa hangat karena tubuhnya dihimpit oleh jimmin dengan dua buah gunung kembarnya yang tak lupa di rem*s oleh jimmin dengan penuh na*su. kemudian c*uman jimmin makin turun ke leher putih ifah yang sudah minta untuk dijil*t. tak lupa jimmin meninggalkan jejak-jejak kepemilikan di sana. kemudian makin turun ke gunung kembar ifah yang menjulang dan hap..tanpa pamit b*b*r jimin sudah melahap lembut puncak gunung ifah , menghisap dengan penuh nikmat, memainkan lidahnya disana sehingga membuat ifah melenguh nikmat dan ifah meremas rambut jimmin dan menekankan kepala jimmin untuk memperdalam hisapannya. sedangkan tangan jimmin satunya lagi m*rem*s kasar gunung ifah sebelahnya. itu dilakukan jimmin secara bergantian tanpa ada satu sisipun yang terlewatkan. kemudian memenuhi kedua gunung yang menjulang itu dengan tanda-tanda kepemilikan yang indah disana.
Sungguh kenikmatan tiada tara dirasakan oleh ifah, karena ada sensasi berbeda yang didapatnya disana. suara-suara indah pun selalu keluar dari mulut manis ifah..
''iisshh..ahh..aahh..isshh aahh..sayang, ah sayang nikmatnya..ah ..ahh..''. rintih ifah dengan menggeliat-liatkan tubuhnya.
Tak hanya sampai disitu, jari jimmin mulai bermain di area inti bawah ifah, goa dalam hangat yang sudah basah. kemudian jimmin memainkan jarinya di sana, awalnya hanya sebuah gesekan, kemudian jimmin memasukkan satu jarinya dan mengeluar masukkan jarinya ke dalam goa ifah yang gelap dan hangat secara berlahan.
''aaiish ah... ahhh aaahh...ishh..ahh.. sayang, ah..lagi sayang..mmmm..ahh..''. lenguhan ifah makin lama makin merdu sehingga ifah melelehkan sesuatu dibawah sana.
Beberapa saat kemudian terasa sebuah benda tumpul yang sangat keras menghantam inti bawah ifah. awalnya terasa sedikit perih, namun gerakan jimmin yang pelan berlahan berubah menjadi kenikmatan yang luar biasa bagi ifah. berlahan tapi pasti, gesekan-gesekan itu makin lama makin kencang mengguncang tubuh ifah dan membuat dua gunung kembarnya berayun naik turun. sungguh kenimatan yang tiada tara, jimmin semakin menggoyang lihai semakin semakin..dan entah berapa lama akhirnya, ''ah...ahh ahhhh..''. sekarang giliran jimmin melenguh dan ifah mengikuti alunan merdu jimmin. ifah merasakan keringat mengalir deras di d*da jimmin karena saat melakukan pelepasan jimmin memeluk erat ifah yang terlentang dan ifah juga membalas pelukannya.
sedetik..
dua detik..
tiga detik..
tik..
tik...
__ADS_1
Tidak lama kesadaran ifah mulai terkumpul.
dan dan...ifah mulai membuka mata dan kaget seketika melihat seorang pria yang wajahnya tersembunyi diceruk leher ifah.
''apa ini? jadi bukan mimpi? jadi aku beneran bercinta dengan jimmin''. gumam ifah tepat ditelinga dirga.
petak..
''jimmin jimmin, buka matamu Latifah Rasyidin!.'' ucap dirga setelah menjitak dengan jari kening ifah.
''lihat, bahkan tombakku saja belum terlepas dari ladang basah milikmu''. tambah dirga sambil menarik benda pusakanya dari inti bawah ifah dan merebahkan badannya disamping sambil memeluk ifah.
Seketika ifah memutup mulutnya dengan satu tangan..dia benar-benar merutuki dirinya yang tidur seperti mayat. lihat lah, dinding pertahanannya roboh seketika akibat ulahnya sendiri.
''ih ih..''. gumam ifah sambil memukul pelan kepalanya.
''jangan sayang, badanmu pasti sudah sakit semua. jangan tambah lagi''. ucap dirga terdengar lelah.
Seketika itu juga ifah langsung berdiri dengan tubuh polosnya dan lari terbirit-birit masuk ke kamar mandi. dirga pun tertawa gemes melihat ulah istri kesayangannya itu.
''makin candu aku sayang''. ucap dirga dengan tersenyum karena berhasil membobol pertahanan ifah.
Di dalam kamar mandi ifah merasa sangat malu kepada dirga, karena saat bercinta tadi dialah yang paling menikmatinya.
''ii is..kenapa aku bisa ga sadar sih, bodoh bodoh bodoh..''ucap ifah sambil memukul pelan kepalanya.
Cukup lama ifah berada di dalam kamar mandi, saat ini saja dia masih berendam dalam bathup dengan wangi terapi yang membuat tubuh dan pikirannya rileks maksimal. sangking menikmati tak terasa sudah hampir satu jam di berendam.
__ADS_1
tok tok tok..
''sayang kamu ngapain didalam tidur lagi ya? udh satu jam lebih loh sayang kamu di dalamnya''. teriak dirga dari luar pintu kamar mandi.
seketika ifah membuka matanya dan segera membilas tubuh dan kepalanya dengan air bersih.
karena sudah terdengar bunyi gemericik air, diega pun kembali duduk bersandar di atas ranjangnya. sambil membayangakan kegiatan panasnya dengan ifah sore ini.
Pada saat dirga pulang ke apartementnya, tak terlihat ifah di sudut ruang manapun kecuali di kamar. waktu baru menunjukkan pukul 3 sore, namun di luar sudah seperti mau magrib karena langit yang gelap akibat hujan yang sedang mengguyur kota J sejak siang tadi.
Ketika masuk kamar, terlihat ifah yang sedang terlentang di atas tempat tidur. ifah tertidur pulas dengan hanya memakai dress bertali kecil dengan bagian dadanya yang menyembul karena memang ukuran gunung kembarnya yang lumayan jumbo. dan yang makin membuat mata dirga tak berkedip adalah p*h* ifah yang terekspos sempurna dengan menampaknya segitiga tipis pelapis bagian gawang ifah. oh terlihat sangat menggoda dirga, tanpa terasa dirga sudah berada di atas tubuh ifah dengan hanya mengenakan boxer dalamnya. ujung tobaknya sudah menjulang ke atas, meronta-ronta minta di keluarkan. gayung bersambut, ifah langsung menarik dirga dan ******* kasar b*bir dirga dengan ganasnya. akhirnya terjadilah apa yang diinginkan dirga.
Pada saat melamunkan adegan panasnya tadi dengan ifah, tiba-tiba dirga di kagetkan dengan kedatangan ifah.
''kenapa kamu senyum-senyum gitu mas? udah buruan mandi sana, kalo ga aku shalat magrib duluan aja''. bentak ifah.
''jangan sayang, kita jama'ah ya. ini mas langsung mandi cepat yah sayang''. ucap dirga langsung berdiri.
''aaa aa...''. teriak ifah.
''mas apa-apan sih, pake dulu celananya''. ucap ifah menutup matanya dengan kedua tangan
''jangan malu gitu sayang, tadi saja kamu teriak-teriak kesenangan. masa sekarang takut hehe''. bisik dirga sambil melepas pelan tangan ifah dan memegangkannya pada benda pusakanya, kemudian mengecup bibir ifah.
cup..
Dirga pun berlari sambil tertawa dan masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
''aaaaaa...maaaaasss''. kesal ifah sambil mengibas-ngibaskan tanganya yang tersentuh ujung tombak dirga yang entah sejak kapan sudah mengeras.