
"sudah selesai, perban nya sudah ku ganti " ucap erina
"tunggu, aku gerah bisa tolong bersihkan badan ku"
"apa harus aku? "
"iya, kamu istriku, kata dokter luka ini juga tidak boleh kena air "
"baik lah.. aku siapkan handuk dulu "
erina pun mengelap tubuh kekar erik dada bidangnya, sebenarnya aku gemetar aku tidak pernah menyentuh pria sebebas ini
"tubuh ku sexy kan "goda erik
"tidak "erina menunduk
"bohong, aku mendengar jantung mu berdebar saat menyentuh ku "
erina pun menarik nafasnya, berusaha tenang
"sudah selesai "
"bantu aku pakai baju "sambung erik
erina pun dengan sabar membantu erik pakai baju tidur
"sebenarnya aku lebih suka tidak pakai baju, tapi aku takut nanti kamu tergoda pada ku "erik makin menggoda
"tutup.. mulut mu "
"celananya.. aku tidak mungkin tidur pakai celana bekas kerja, kotor gerah "
"masa harus aku? tadi pagi kamu bisa ganti celana sendiri "
"masih ingat point kesepakatan kita "
"stop., aku tahu "
erina pun ragu membuka gesper dan resleting itu
"ayo.. ini milik mu.. " erik menarik tangan erina untuk segera menyentuhnya
"kamu sengaja kan " mata erina menatap benci
"tugas istri itu mengurus suami apalagi aku sedang sakit "
erina pun mengambil sapu tangan dan menutup matanya dengan begitu meski mengganti celana erik dia tidak gugup melihatnya
erik tertawa puas, meski tak bersuara melihat erina tremor, menyentuh benda pusaka nya
"pegang di sini "
besar.. panjang
"aaawww.. tidak " erina berteriak
hingga membuat bibi darmi kaget dan mengetuk pintu
tok
tok
"tuan, nyonya apa yang terjadi ? "dari balik pintu
"tidak apa-apa bibi, biasa pengantin baru akan selalu teriak "
"erik Gibson "
"baiklah, teruskan saja saya akan pakai headset agar tidak mendengar" ucap bibi darmi dari balik pintu
"selesai, puas kamu, sengaja kan "
"belum baru di pegang "mata erik mengedip nakal
"sudah lah, aku mau tidur "
"siapa bilang kamu boleh pergi "cegah erik lagi
"apa lagi erik Gibson"keluh erina
"kata dokter obat cepat tidur itu dengan berhubungan suami istri, apalagi aku lelah seharian di kantor, jadi " erik mendekap erina
"tidak.. aku tidak mau? "erina berontak
"meski pun, suami mu meminta nya "
tatapan mata erik penuh arti, mungkin erik benar dia suami ku tapi aku belum.. siap "
__ADS_1
"please.. aku tidak bisa "erina memohon
erik pun mencium.. kening erina merasa lucu dan kasihan melihat ekspresi takut di wajahnya
"naik ke kasur "
"untuk apa? "
erik pun tidur di pangkuan erina
"jika kamu tidak mau melayani ku di kasur berarti buat aku tidur, agar cepat tidur tanpa minta jatah *** pada mu "
otak erina pun berpikir..
"mau aku nyanyi atau "erina beri pilihan
"atau apa? "
"sholawatan"
"yakin bisa"
"akan ku coba, terakhir itu yang ku ingat saat aku kecil ,ibu ku suka bersholawat dan menepuk. punggung ku, alhasil aku bisa tidur "
"ayo cobalah " erik genggam tangan erina
"harus begini "
"agar kamu tidak kabur "
erina pun memulainya, rupanya tanpa banyak tahu diam -diam erina suka mengikuti pengajian secara online, setidaknya dia tahu cara membacanya
erik pun tampak lelap..
wajah mu cukup tampan, tapi jika bicara pada mu aku selalu kesal.. ya
tapi kamu pria yang baik erik jika orang lain yang jadi suami ku belum tentu sesabar dirimu, belum malam pertama meski seminggu menikah padahal bisa saja dia paksa aku..
secara reflek erina pun mendekati wajah erik
"cium.. saja tidak usah ragu " erik mencium.. kilat bibir erina
"dasar pembohong, ku kira sudah tidur "
aku rasa erik Gibson sengaja ingin di manja
jika tangan ku di genggam. erat
erina pun menyandarkan kepalanya pada atas kasur
matanya berat dan tertidur..
erik tersenyum.. aku memang ingin sengaja di manja..
aku senang erina..
pagi pun datang..
erina tersadar sudah tidur di kamar erik
"bibi selamat pagi? "erina keluar dari kamar
" pagi nyonya sudah bangun "tanya darmi ekpresi bikin erina salting
"dimana tuan? "
"Jogging di taman nyonya, tuan selalu di siplin dan mengikuti pola hidup sehat bahkan kadang saking di siplin nya lebih banyak sendiri, tapi sekarang saya bersyukur ada nyonya di sini, tuan tidak kesepian"
"bibi darmi kamu sudah lama kerja dengan erik, boleh aku tahu dimana ibu mertua ku bahkan saat menikah erik tidak mengundangnya? "
"nyonya Elyana Gibson?"
"iya, wajah bibi tegang ada apa? "
"maaf nyonya lebih baik anda tanya sendiri pada suami anda sebab tuan erik tidak suka jika ada orang bicara tentang keluarga nya, saya tidak berani"
"tentu saja pria berwajah bengis itu memang menakutkan "
"nyonya, anda mau sarapan sekarang? "darmi mencoba mengalihkan
"tidak aku mau mandi dulu "
"nyonya bukankah anda sudah menikah? kenapa kamar anda terpisah? "darmi binggung
"bibi sama seperti erik aku pun tidak suka jika bibi ikut campur urusan ku "
ya.. ampun gak suami gak istri suka serem..
__ADS_1
memang pasangan sama-sama kaya itu aneh..
selesai mandi erina pun ganti baju
ini weekend enaknya ngapain ya?
apa aku minta ijin erik pergi kumpul.. sebentar dengan kak maya pasti boleh
kemarin saat jadi ojek.. online erik tanpa santai
"princess akhirnya kamu keluar kamar juga "erik duduk sofa depan
"aku ingin minta ijin, ini kan weekend bosan di rumah "
"kalau begitu kita belanja bulanan " ajak erik
"untuk apa? "
"tugas seorang istri itu, harus pintar mengatur rumah tangga termasuk harus tahu kebutuhan rumah tanggga nya "
"aku tidak bisa, di rumah ku ada 30 art, jadi aku tidak peduli urusan itu"
"tapi sekarang kamu istriku, harus belajar "
percuma menolak
di supermarket.. erik dan Erina sudah mulai memilih
"kita beli apa dulu? "
"kita mulai dari bahan pokok, beras susu dan bumbu dapur serta sayur mayur "ucap erik tampak paham
"aku bisa menjual tidak paham.. bahan apa saja yang di beli "
"ayo, sini aku ajari sayang " erik menarik tangan erina
ternyata soal belanja erik lebih jago, bahkan dia paham bumbu dapur, sabun dan bahkan seluruh kebutuhan apapun..
"tunggu kita beli daging dan santan kelapa ".pinta erina
"untuk apa? "
"masak rendang "
"emang kamu yakin "erik ragu
"kamu tidak.. tahu rendang princess memiliki omset terbaik di Asia itu resep ku "
"ngarang "
"terserah, itu masakan yang aku ingat dari ibu ku, jika aku ingat ibu ku, maka aku akan.. membuat nya"
"ok.. masak untuk ku "
cukup.. senang belanja bulanan bersama
tadinya tidak.. tahu jadi tahu dan paham..
"kamu mau jajan" tanya erik paham erina lelah
"boleh, tapi aku ingin makan sop buah di ujung jalan, apa kamu suka? "
"tidak masalah aku akan menemani mu?
kami pun berhenti di kedai es buah
" ini adalah tempat favorit ku, di sini aku sering makan dan santai, jika kesini aku biasanya pakai topi dan kaca mata hitam"
"kamu suka jajan di sini? " tanya erik
" iya,tapi daddy posesif, katanya kurang higenis" erina berbisik
saat erina dengan asyik makan sop buah segar
tidak jauh ada sepasang suami.. istri yang duduknya tidak jauh sedang asyik bahkan terlihat istrinya sedang hamil..
canda tawa , suara itu tidak asing
erina bangun dan menuju arah meja tersebut
kira -kira siapa ya?..
makin rame like dan favorit
aku lanjutin..
di like ya..
__ADS_1