Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
demi ibu


__ADS_3

inilah resiko menikah di jodohkan aku jadi tidak tahu, apa yang terjadi pada keluarga suami ku


"rania Julian tidak kesini? " tanya erina


"kak Julian sedang di jalan, kak erina aku harus segera kembali ke Brazil untuk menyelesaikan kuliah, kakak tolong jaga ibu iya, walau pun sebenarnya aku takut pada kak erik mungkin dia tidak akan setuju "


"rupanya kakak ipar selebgram ku yang cantik sudah ada di sini " Julian masuk ke dalam kamar rawat ibu


"kalian berdua akan segera pulang ke Brazil? " tanya erina melihat Julian yang tampak rapih


"benar kakak ipar, aku harus kembali mengecek restoran kami di Brazil, rania kuliah, aku ingin kamu jaga ibu, karena aku sangat sibuk, lagi pula bukankah sudah tugas mu sebagai menantu jaga ibu mertua yang sakit "


"tentu, ibu erik juga ibu ku, aku akan menjaga nya " erina setuju


"erina kamu benar luar biasa, aku semakin kagum pada mu, bisa bertahan jadi istri erik itu biasa, jika saja kita bertemu lebih dulu aku yakin kamu akan lebih menyukai ku dari pada pria dingin itu " Julian pede sekali


"kakak, jangan bicara begitu " rania mengingatkan


"erina , aku heran wanita secantik dirimu mau di jodohkan pada erik yang angkuh dan introvert, itu mengagumkan, padahal masih banyak pria tampan lain yang tergila -gila pada mu "


Julian pria ini, benar -benar keterlaluan


"benar juga, lagi pula aku tidak tahu siapa saja pria yang tergila -gila padaku, bisa kamu beri tahu? " erina memancing Julian


"aku Julian Santiago, follower terberat mu, bahkan aku selalu mengikuti vlog terbaru dari mu "


erik yang juga sudah mendengar kabar ibunya masuk ke rumah sakit, segera menyusul dan masuk ke kamar rawat ibunya


"jadi kamu fans berat ku juga "


"iya princess erina Hilton, aku jauh lebih baik dari erik, dari pada pria dingin tak punya cinta, aku yakin aku bisa memberi mu cinta lebih dari erik " Julian mengedipkan matanya


"Julian, jangan goda istriku " erik masuk dan menonjol pipi Julian


dan membuat ibu Elyana bangun


"my husband, stop in the hospital tenangkan diri mu " erina melerai


"erik, dan Julian sudah jangan bertengkar " ucap Elyana


"rania jaga ibu, my husband ayo kita keluar dan kamu juga Julian "

__ADS_1


mereka pun berdiri di taman dekat rumah sakit


"bukan kah, aku sudah bilang jangan temui dan dekat dengan mereka jika tak ada aku " erik menatap marah pada erina


"urgent, ibu pingsan rania menangis dan binggung sedang kan ibu harus cepat tanda tangan, aku harus datang sebagai penanggung jawab "


"sudah lah erik bilang saja kamu takut jika erina dekat pada ku, erina akan jatuh cinta pada ku, sebab aku pria yang jauh lebih hangat, erina tinggalkan saja pria posesif itu, hidup mu akan sulit jika bersama erik terus " ejek Julian


suasana makin kacau, erik tak terkendali terus menyerang julian dan saling pukul


erina pun menelfon dante dan security untuk melerai mereka


"my husband calm down"


"dengar jika saja tidak ada ibu diantara kita sudah dari dulu, aku menghabisi diri mu pria brengsek yang tidak pantas jadi saudara tiri ku sekali pun " mata erik penuh kebencian 😡😡


erik dan Julian sama -sama babak belur


"kenapa? erik kamu takut, terulang lagi kekasih mu lebih mencintai aku " Julian tertawa mengejek


"sudah, Julian segera pulanglah ke Brazil kalau perlu tidak usah datang lagi ke Indonesia, soal ibu biar aku yang menjaga nya " erina pun menatap kesal


dengan susah payah mereka bisa di lerai..


sebelum masuk ke kamar ibu, erina pun mengobati wajah erik yang lebam


"kenapa? kamu tidak membiarkan aku membunuh pria brengsek itu " erik sinis


"kenapa? kamu begitu benci pada julian, apa ada dendam kesumat di antara kalian " tanya balik erina


"sudah ku bilang, jangan temui mereka tanpa aku tapi kamu melanggar nya, aku kecewa " erik sedih


"demi ibu, aku begitu demi ibu mertua ku, aku gemeteran saat rania menangis di ujung telepon bicara jika ibu pingsan, rasanya itu kembali mengulang saat dulu mommy juga pingsan, aku masih sangat kecil hanya bisa menangis tanpa bisa berbuat apa pun, cuma demi ibu " air mata erina menetes


"i'm sorry.. aku terlalu emosi " erik menghapus air mata erina


"erik aku tidak seperti wanita itu yang mudah jatuh cinta pada pria lain, menikah dengan mu saja, aku takut luar biasa, mana mungkin aku tergoda dengan Julian, lagi pula sejak kapan eriko gibson tidak percaya diri " erina tersenyum


"tapi kamu tadi terlihat akrab bicara padanya, biasanya wanita mudah tergoda pada pria yang pandai berkata manis alias mudah baper "


"tentu lebih seru pada pria yang asyik dari pada pria dingin , posesif, dan irit bicara itu menyebalkan " ejek erina

__ADS_1


"jadi itu isi hati mu, jangan bilang kamu tersiksa jadi istriku cepat katakan, ucapan mu itu semua sifat ku "


"dasar baperan " erina memencet luka erik


"aw.. sakit " erik meringis


"i'm seriusly, kamu tidak menyesal menikah dengan ku " tatapan mata erik penuh ketakutan yang luar biasa


"sudah, ayo kita jenguk ibu pasti khawatir " ajak erina


"tidak, jawab dulu.. kamu bahagia tidak menikah dengan pria dingin seperti ku, kamu tidak tersiksa kan "


snow prince.. baperan banget sih..


"jika kamu ingin aku bahagia dan tidak menyesal, cintai aku dengan sepenuh hati mu, buang semua kisah cinta yang sudah bikin kamu jadi introvert, karena aku bukan dia " erina pun kembali tersenyum


benar.. mungkin sudah waktunya aku harus lebih mengekspresikan cinta jika aku ingin erina terus nyaman di samping ku


di kamar nyonya Elyana sudah tiduran bersandar bantal


"ibu tidak apa -apa? " tanya erina


"tidak apa -apa sayang,rania dan julian sudah pamit pulang ke Brazil " ibu tampak lemah


"kalau begitu, ibu akan tinggal bersama kami " Erina tersenyum penuh perhatian


"tapi nak, erik tidak suka aku tinggal ke rumah papah nya " ibu ragu -ragu


"ibu, my husband boleh kan " mata erina beri kode


erik pun mendekati dan memeluk ibunya penuh haru


"sebenci apapun aku pada mu, kamu tetap ibu ku, kasih sayang mu tidak terbalas kan, mungkin sekarang waktunya aku balas dengan merawat ibu, tapi tetap saja ibu ingat erina istriku, jangan pernah lakukan kesalahan itu lagi "


nyonya Elyana tersenyum..


"makasih sayang, i'm promise.. aku akan jaga menantu ku, dan tidak akan mengulang kisah dulu "


akhirnya erik luluh.. dan mengijinkan ibu tinggal bersama kami


aku tidak tahu seperih dan sesakit apa? luka di hati suami ku.. namun pelan tapi pasti erik mulai peka dan mengikuti keinginan ku..

__ADS_1


__ADS_2