Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
menginap di rumah daddy


__ADS_3

3 hari dirawat kondisi erina makin baik, namun erina masih menutup diri dan tidak mau mendengar kan penjelasan erik meski di hatinya penasaran..


erina pun memilih pulang ke rumah daddy, erik pun terpaksa menuruti..


"princess cantik ku akhirnya kamu pulang dari rumah sakit " peluk Albert


"dad, aku rindu daddy " erina pun sedih


"hei.. kenapa kamu pulang kesini, bukannya ke rumah suami mu " tanya Louis


"kakak aku ingin menginap di rumah daddy, emangnya gak boleh apa " tanya balik erina


"boleh, tapi apa ini usaha untuk menghindar dari masalah " Louis tersenyum


"iya sayang, daddy senang jika kamu menginap di rumah daddy tapi apa suami mu setuju? " tatap Albert


rupanya erik setuju jika erina ingin menginap di rumah daddy dengan catatan erik ikut bersamanya


.


"tenang aja dad, aku setuju kan aku juga ikut menemani istri cantik ku di sini " ucap erik tersenyum menyusul dari belakang


"wah.. couple so sweat.. baguslah meski ada masalah kalian tetap kompak bersama " ledek Louis


"sudah lah, aku capek dengar ucapan kakak, aku ingin tidur rasanya " erina pun berjalan menuju kamarnya


namun ada satu pasang mata yang juga hendak menyapanya, ibu vivi juga ada di sana


erina pun melirik nya dan berhenti langkahnya


"aku mau menginap di rumah daddy, untuk beberapa hari ke depan jadi bersiaplah mendengar suara berisik ku " ucap erina pada ibu vivi


.


"tidak apa sayang, aku senang jika kamu tinggal di sini, aku senang akhirnya kita bisa satu atap "


iya setelah berpuluh -puluh tahun erina baru sudi tinggal bersama satu atap bersama ibu tirinya


"terserah " erina melanjutkan langkahnya

__ADS_1


kamar princess.. erina masuk dan menatap foto ibunya..


mom.. aku benarkan jika aku ikhlas membiarkan daddy melewati masa tuanya bersama ibu tiri ku dan faktanya dia istri daddy sekarang..


cek lek... pintu di buka erik pun masuk ke kamar erina


"my wife, maaf sepertinya aku harus ke kantor, tapi nanti sore aku janji aku akan menginap di sini bersama mu " ucap erik mendekati erina


"pergilah, tak udah kesini juga gak apa -apa, mungkin itu lebih baik " erina bicara tanpa menatap erik


akhirnya takut telat erik pun pamit dan pergi ke kantor


dari balkon lantai atas erina menatap mobil erik ke luar dari halaman rumahnya


tok..


tok..


suara ketukan pintu


"princess sayang, bolehlah daddy masuk " Albert berjalan mendekati putrinya


.


"sayang, daddy kenal erik sejak dia lahir, apalagi di usia 15 tahun Gibson meninggal dan Elyana menikah lagi, itu bukan masa yang mudah bagi erik, dia pria pekerja keras dan selalu gigih makanya sekarang dia jadi pengusaha sukses "


"dad, erik memang begitu sukses dan sangat tampan makanya aku berfikir tipe pria seperti itu bisakah setia? apalagi pernikahan kami melalui jalur perjodohan bukan tidak mungkin erik tidak mencintai ku meski pun dia sudah jadi suami ku " air mata erina kembali menetes


"sayang, karakter erik yang dingin dan irit bicara pasti menyiksa mu, tapi daddy yakinkan veronica itu cuma masa lalu erik yang sangat perih, seperti diri mu yang patah hati pada tomy, erik lebih sakit lagi jadi daddy pastikan vero tidak mungkin membuat erik berpaling dari mu " tegas Albert


"dad, tapi yang erina lihat mereka kissing time " peluk erina menangis


"iya, daddy tahu erik sudah cerita semuanya bahkan erik selalu gelisah saat vero mengiriminya chat satu minggu lalu sebelum pulang ke Indonesia, erik gelisah karena dia belum bisa cerita apapun tentang masa lalunya pada mu "


"jadi snow prince, lebih terbuka pada daddy dari pada aku istrinya " erina kaget


"sayang, kamu tahu jauh sebelum kalian menikah erik begitu jatuh cinta pada mu, saat aku hilang ingin menjodohkan mu padanya, daddy memberi data dan foto mu padanya, erik kembali tersenyum setelah patah hati, cuma karakter erik yang cool dan tenang pria dapat mengendalikan perasaan nya, bukankah kamu sendiri di awal pernikahan banyak melakukan kesalahan meski status mu sudah jadi istrinya, erik tidak menceritakan kan apapun, tapi daddy tahu semuanya, bahkan erik meyakinkan jika pernikahan kalian akan bertahan untuk selamanya, jadi daddy mohon kali ini beri erik ruang untuk menjelaskan semuanya "


"apakah ini juga erik yang menyuruh daddy bicara ini pada ku? " tatap erina

__ADS_1


"tidak nak, daddy hanya ingin kamu bahagia karena daddy tahu daddy bukan pria baik-baik yang bisa setia, tapi erik tidak begitu, jika kamu ingin bukti jika erik itu sangat mencintai mu, bukalah dompet erik pasti ada foto mu saat tersenyum "


"makasih dad, aku sayang daddy " peluk erina


obrolan bersama Albert membuat erina sedikit lega


bosan juga seharian berbaring di kamar, erina pun turun ke ruang makan rumahnya


"mbak ayu, tolong buat kan jus alpukat dong " pinta erina


namun ayu art di rumah erina sedang pergi ke supermarket


"princess ayu sedang pergi belanja bulanan, kalau ibu yang buat boleh kan " ibu vivi gugup


"tidak, aku memilih tinggal di sini bukan berarti mengijinkan anda untuk dekat dengan ku " erina bangun dan mengambil minuman soda lalu duduk di taman belakang


dulu saat masih gadis, aku tidak terlalu kacau meskipun tommy tidak menghubungi ku, tapi sekarang kepalaku pusing sekali, apa meeting itu membuat nya sangat sibuk


"Hai.. kamu lagi mikirin aku ya " erik tiba -tiba muncul


"jam segini kamu sudah pulang, bukannya sibuk " lirik erina


"tiba -tiba aku rindu sangat pada istriku jadi usai meeting aku ingin cepat menyusul kesini " erik tersenyum


.


"hah.. ternyata aku lebih suka sikap dingin mu, dari pada sok gombal " erina bete..


"benarkah, tapi benar aku begitu merindukan wajah cantik istriku, lihat aku sudah menelfon mu sebanyak 50 kali pangilan tapi HP nonaktif "


benarkah erik menelfon ku.. sebanyak itu


"aku sengaja, aku pusing jika hp ku nyala semua notif, DM isinya tentang kamu dan mantan pacar mu sudah jadi issue panas, lebih baik aku hilang sejenak dari medsos dari pada muak, melihat foto mesra kalian "


"erina aku sungguh minta maaf " erik pegang tangan erina


erina dan erik pun kembali saling menatap satu sama lain


"boleh aku tanya tapi aku ingin kali ini kamu jawab tidak boleh memberi jawaban abu -abu " pinta erina

__ADS_1


"apapun sayang, aku akan jawab " erik makin menatap lekat erina


erina pun menarik nafasnya.. mungkin pertanyaan ini akan membuat aku sakit hati, tapi aku siap jika jawaban erik itu benar adanya..


__ADS_2