Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
susah move on


__ADS_3

habis mandi badan jadi tampak lebih segar, seharian di rumah mertua cukup asyik juga, tapi ini jam makan malam, aku masih lapar


"cepat lah ganti baju " perintah erik


"kita mau kemana? " tanyaku


"dinner ini sudah jam makan malam " erik singkat


seorang eriko Gibson mengajak ku dinner, wah sepertinya alam.. pun akan.. berubah musim..


resto cafe.. hits di jakarta


"tuan dan nyonya Gibson silahkan.. ini table yang sudah di pesan dante aspri anda " ucap pelayan


kami pun duduk, erina tampak anggun dengan make up tipis tetap manis, erik pun makin gagah dengan jas nya


tapi di tempat ini juga ada acara, iya mungkin pertemuan keluarga soalnya terlihat pakaian resmi mereka memilih table pojok biar lebih rapih


jantungku.. berhenti berdetak saat melihat tommy yang mengandeng perempuan hamil, tampak gagah dan terlihat sesekali mengusap perut istrinya


"kak erina, alhamdulillah kita jumpa di sini " peluk utami


utami adalah adik pertama tommy


"iya, sedang apa kalian di sini? " erina terbata -bata


"kakak hari ini aku ada pertemuan keluarga untuk membahas rencana pernikahan ku dengan ayus calon suamiku, kakak aku Terima kasih ya berkat bantuan kakak aku sudah jadi dokter, sekaligus aku minta maaf atas ulah kak tommy" tami menyesal


wajah erik terlihat tidak suka


"sudah itu sudah berakhir, selamat atas acara mu, dan ini suami ku eriko Gibson" erina melirik erik


"wah.. kalau begini sih kak erina menang banyak, suaminya ganteng bangat bahkan salah satu pengusaha muda sukses dunia, pantas saja kak erina cepat move on " tami kagum


"iya, aku setuju ucapan mu dokter " erik tersenyum


"tami sudah sana, lanjut kan acara kalian " pinta erina


namun entah kenapa? si bodoh tommy malah menghampiri kami


"maaf tuan Gibson, aku hanya ingin bilang aku berada di jakarta untuk acara tami dan besok pun akan segera kembali ke balik papan " tommy menunduk


"abang sih.. terlalu bodoh bidadari seperti kak erina di selingkuhin, coba saja jika kak erina jadi kakak ipar ku pasti hidup mu akan bahagia "


"tami, dan kamu pergi lah, aku mohon jangan sampai acara mu rusak " erina beri kode

__ADS_1


aku yakin suami angkuh ku, pasti tidak suka


"tunggu pak dosen " cegah erik


"iya tuan, ada apa? " tommy bingung


"apakah kamu sudah move on dari erina? "erik menatap serius tommy


" my husband, why? "erina kaget mendengar nya


" aku hanya ingin jawabannya my wife, siapa tahu itu bisa membuat mu sadar "


jleb.. lagi -lagi aku tidak mengerti maksud erik


"saya akui susah sekali move on dari wanita secantik dan sebaik erina, tapi saya sadar saya dan erina jauh, saya tidak pantas memikirkan orang yang begitu baik pada saya dan keluarga saya, dan sekarang saya akan menjalani pilihan yang sudah saya pilih, buah dari kesalahan saya, tuan erik saya harap anda akan bahagiakan erina, karena saya paham banyak mimpi erina yang hancur karena saya , kalau begitu saya permisi " tommy pun pergi


mimpi.. iya aku punya banyak mimpi,..


dulu aku berharap bisa jadi bagian dari keluarga tommy, karena mereka sangat hangat, suasana itu yang tidak ada dalam keluarga ku


"kamu dengar, jadi buanglah semua tentang dosen playboy itu " tegas erik


"jika kamu tidak nyaman kita pindah resto saja " erina hendak bangun


"tidak aku tetap ingin di sini, sekaligus bukti omongan mu yang ingin move on dari tommy "


"jika menolak, berarti kamu masih baper melihat tommy dan istri nya "


"it's okay, no problem.. terserah kamu saja "


sebenarnya aku hanya ingin melihat erina, tommy masih ada di hatimu.. atau tidak


sial.. rasanya kesal sekali melihat tommy begitu perhatian pada istrinya


erina pun menarik nafas, jika tidak mau pindah resto setidaknya bisa pindah meja


"untuk apa kamu harus pindah kursi membelakangi tommy, apa terlalu sakit susah move on melihat mantan dan istrinya " erik nampak sinis


"my husband.. makanya cepatlah jatuh cinta padaku, agar aku bisa mengisi hatiku dengan cinta mu " ketus erina


mendengar itu erik paham.. jika erina juga sedang kesal..


melihat tommy begitu lembut pada istrinya, aku iri ya.. bukan masih cinta tapi aku iri apa nanti aku bisa begitu..


"erina hati mu masih sakit kan, ayo jujur saja " paksa erik

__ADS_1


erina pun menaruh sendok dan berhenti makan


"kamu kesini masih ingin ajak aku dinner atau jika ingin ribut kita pulang saja " mata erina terlihat begitu bt


"dinner sayang, ayo habiskan makan mu " erik menyuapi erina..


entah kenapa? aku tidak mengerti isi kepala erik melakukan semua ini


satu jam pun selesai kami pun ingin segera pulang.. namun ayah dan ibu tommy juga menghampiri ku


"erina tunggu " ucap ibu tommy


"bibi ada apa lagi? " erina menoleh


"paman sama bibi Terima kasih banyak ya, berkat kamu semua anak kami jadi sukses mencapai cita-cita nya, padahal.. kami sudah membuat luka pada mu nak. " ibu tommy sedih


"paman bibi, sudah jangan di bahas lagi, lagi pula semua itu tommy juga akan menyicil biaya nya, jadi aku tidak sebaik itu " tegas erina


"tetap saja kami minta maaf " sambung ayah tommy


lagi -lagi suamiku berekspresi datar dan dingin


"paman bibi, saya duluan ya" erina pun menarik tangan erik


benar hal yang paling susah itu move on , sampai di rumah erik kembali dingin


"erina kamu sangat kecewa dan sedih kan, mengingat kelakuan tommy, padahal orang tuanya begitu akrab pada mu " tegas erik


erina pun maju selangkah menatap erik


"my husband, sebenarnya kamu ini kenapa? tadi kan sudah ku bilang kita pindah ke resto lain, sekarang kamu terlihat marah "


"karena aku merasa kamu itu susah move on, terlihat dari wajah mu yang begitu kecewa "


"iya aku sedih, aku kecewa, aku patah hati, itu riil.. tapi sebagai suami jika kamu memang ingin bersama ku, harusnya bantu aku move on, isi hatiku yang penuh luka dengan cinta mu, agar aku bisa move on, dan bahagia bersama mu, puas kamu sekarang "


"kalau begitu, mulai lah jatuh cinta pada ku sekarang, lupakan pria tidak berguna itu, karena aku tidak suka melihat mata sedih mu melihat mantan dengan istrinya, karena ada aku di sini, suami yang harusnya kamu cintai bukan playboy pembuat luka "


nada bicara erik terlihat sekali jika dia cemburu berat, tenang erina aku harus tenang


"makanya kamu pun harus move on, jika ingin aku jatuh cinta pada mu, buka lah hati mu juga untuk ku, ingat tidak semua cinta itu menyakitkan masih ada cinta yang lebih indah"


"apa maksud mu bicara begitu? "


"tidak, aku hanya merasa yang susah move on itu you bukan aku, sudahlah ini sudah malam.. kita harus segera tidur "

__ADS_1


erina benar aku yang susah move on.. karena itu terlalu sakit..


__ADS_2