
jam 7 malam, riko pun datang membawakan makan malam untuk Erina
"Erin buka pintunya ini aku " ucap riko mengetuk pintu
"akhirnya kamu datang, aku sudah kelaparan "
"aku baru sempet, tadi banyak orderan penumpang masuk , ini untuk mu "
"sushi dari mana kamu tahu jika aku suka sushi? bukankah aku tidak bilang ingin makan apa pada mu? " erina kaget
"mudah saja, karena kamu erina Hilton princess bungsu keluarga Hilton, siapa pun pasti kenal dirimu, dan aku yang termasuk mengenal mu, walau cuma dari internet "
"jadi begitu ya, sudah lah riko ayo kita makan bersama, duduklah di sini " tangan erina menunjuk lantai di sebelahnya
"tapi erina apa aku sopan duduk dan makan bersama mu? "
"sudah ku bilang semua itu sama di mata Tuhan "
aku jadi penasaran, pribadi gadis ini, erik tersenyum
setelah setengah jam, erina pun selesai makan
"riko aku tidak ingin tidur sini, bisakah kamu antar aku ke pasar malam di pinggiran kota ? "
"memang siapa lagi yang ingin kamu temui? " tatap riko
"salah satu orang spesial dalam hidupku, ayo cepat " erina pun memakai helm
orang spesial? siapa lagi erina...
sampailah di pasar malam
"aku ingin ke kedai seafood di ujung sana "tunjuk Erina kedai sederhana namun cukup ramai
"baik "
"kak maya.. " teriak erina
"princess akhirnya kamu masih ingat pada ku "
jadi orang spesial itu perempuan
"jadi benar kamu kabur dari pernikahan, kamu menolak menikah dengan eriko Gibson pria tampan dan sangat kaya " maya mengeleng tak percaya
"entahlah bahkan aku tidak pernah melihat wajahnya, aku tidak mau menikah dengan pria yang tidak aku kenal, lagi pula aku dan dia sama-sama kaya tidak ada spesialnya "
"eriko itu sangat tampan, lihat foto ini begitu tampan kan "
deg.. eriko Gibson tampan sekali tapi sekilas wajahnya mirip riko ojek online ya
"kak maya seperti biasa aku ingin makan gratis di sini "
"ok, cumi saus tiram "
erina melirik ke arah riko yang duduk di atas motor tidak jauh dari kedai
HP erik berbunyi
tuan, maya itu mantan pacar tuan louis kakak erina
jadi dia mantan louis..
baru saja hendak makan, tiba -tiba sebuah mobil pajero datang berhenti di kedai
papinka turun dari mobil..
__ADS_1
"princess kamu harus pulang tuan Albert masuk ICU "
"apa? " mata erina pun melotot dan panik
sebelum masuk mobil dia menghampiri riko
dan mengambil ballpoint di saku papinka
"riko Terima kasih banyak sudah membantuku, aku harus pulang, ini nomor HP ku jika kamu butuh bantuan aku pasti membantu mu "
erina menulis itu di telapak tangan riko
sebagai keturunan keluarga Hilton erina selalu di awasi, dan tindakan erina bikin erik takjub rupanya dia sopan juga
"pap, bagaimana kamu tahu aku disini " ucap Erina memasuki mobil
"princess saya rasa anda sudah tahu jawabannya"papinka terus menyetir
"gimana keadaan ayah ku? "Erina panik
"tuan masih lemah dan selalu menyebut nama anda "
mobil pun sampai di rumah sakit
sebelum masuk ruang ICU, erina ragu untuk masuk
"masuklah, nyonya vivi sedang ada di kantin " ucap papinka
vivi adalah istri muda ayahnya, sekaligus menjadi alasan mengapa erina benci pada ayah dan ibu tirinya
"dad, i'm sorry " erina menangis
Albert terbaring lemah dengan infus dan alat bantu pernafasan
erina anak yang baik cuma sejak ibunya meninggal dia jadi berubah
"erina mungkin umur daddy sudah tidak lama lagi, maaf jika daddy bukan ayah yang baik
" no, daddy he is perfect daddy, aku yang salah erina minta maaf, tolong jangan bicara begitu "peluk dan tangis erina pecah
" tidak bisakah kamu menuruti keinginan daddy, mungkin saja ini yang terakhir "usap Albert
ya Allah tidak.. jangan
" ok, i'm promise apapun yang daddy minta aku pasti menuruti tapi sebagai gantinya daddy harus berobat ke Jerman, kita usaha kan yang terbaik ya "
"benarkah princess, daddy sangat bahagia, besok menikah lagi dengan eriko Gibson baru setelah itu daddy dan ibu vivi akan berangkat ke Jerman "
mendengar itu ingin rasanya aku kabur lagi, tapi daddy sedang sakit
"dad, apa erik masih mau menikah dengan ku setelah insiden kemarin? "
tiba tiba seseorang berjas masuk ke dalam kamar VVIP dengan iringan pengawal yang banyak
"yes, aku masih mau menikah dengan mu "
"erik kamu sudah datang " ucap Albert tersenyum
mata erina terbelalak pria berjas itu benar riko ojek online yang menolongnya, mulutnya pun kaku, hanya mampu menatap tajam
"princess akhirnya kita bertemu, sesuai keinginan mu kan kita berkenalan sebelum pernikahan "
rupanya semua ini rencana erik.. sengaja menggagalkan rencana aku pergi ke luar negeri
"kamu setuju jika besok kita menikah? " tatap erik
__ADS_1
jika saja daddy tidak sakit, ingin ku tonjok wajah pria ini
"yes"
"alhamdulillah, aku senang, papinka kalau begitu aku setuju untuk di rujuk ke rumah sakit Jerman "Albert senang
"tuan erik boleh kita bicara 4 mata "mata erina menatap tajam pria yang terkenal dingin itu
"boleh tapi aku hanya punya waktu 10 menit "
mereka pun bicara di taman rumah sakit
"kenapa? kamu berbohong " tatap erina
"aku tidak bohong kamu yang ceroboh tidak cari info dulu "erik santai
"apakah kamu tidak sakit hati, memilih tetap menikah dengan ku? "
erik tersenyum getir, dalam sekejap riko yang baik tertutup sikap angkuh erik
"justru karena aku ingin memberi pelajaran pada mu sudah berani kabur di hari pernikahan kita, jangan harap kamu akan lolos "
pria itu benar -benar menyeramkan
"kita tidak saling cinta untuk apa menikah " teriak erina lagi
"aku pun tidak sudi menikah dengan gadis bar-bar seperti mu, tapi tuan Albert sudah aku anggap ayah ku sendiri jadi aku menghormati nya "
sombong sekali..
"ok, kita menikah sampai ayah ku sembuh, jika daddy sudah kembali dari Jerman dengan sehat kita bisa berpisah "
mendengar itu wajah erik makin kesal.. menikah saja belum bahas berpisah
"jawab, setuju " erina menyodorkan tangannya
erik hanya menghela nafas panjang dan membuangnya perlahan
"waktu sepuluh menit mu sudah habis, aku sibuk dan harus pergi "
"dasar manusia angkuh, kita belum selesai " erina makin geram..
"sebaiknya kamu istirahat, karena besok kamu harus bersiap jadi istri seorang eriko Gibson, ingat jangan berani kabur lagi, karena aku pasti menemukan mu"
erik bicara tanpa menoleh..
oh my good.. dosa apa aku? berjodoh dengan manusia sombong seperti dia
kemarin jadi ojek dia sangat baik dan ramah
hari ini aku buktikan jika rumor benar
eriko Gibson pria yang sangat angkuh
jika saja aku tidak khawatir pada kondisi ayah ku, aku bisa saja minta bantuan tante jasmine untuk kembali ke Los Angeles
"nona anda tidak apa -apa " tanya papinka
"pap kenapa dari awal kamu tidak beritahu aku semua tentang erik pria angkuh itu "
"nona kemarin saya sudah menaruh profilnya di meja anda, tapi anda sendiri yang membuang nya ke tempat sampah"
"lalu sekarang aku harus Terima nasibku? " erina menangis
ayo di vote dulu..
__ADS_1