
erina cukup bernyali untuk tetap mengobati luka di tangan erik..
"i'm sorry.. aku salah "ucap erina pelan
namun erik tetap.. diam tak bergeming ..
"jika tidak di obati luka ini bisa infeksi, tangan mu kuat sekali mampu memukul kaca di mini bar itu "
"untuk apa? kamu sok perhatian pada ku "erik sinis
"dari dulu aku memang perhatian pada semua orang, bahkan saking perhatiannya aku punya yayasan penderita kanker dan 5 rumah sakit gratis di pulau Jawa "
semoga dengan aku mencoba bicara, erik sedikit mencair..
"kamu mau makan? "tanya erina lagi
"tidak.. pergilah ke kamar mu, aku ingin sendiri " erik beranjak dan menatap ke luar jendela
"baiklah, nanti jika kamu butuh bantuan bilang saja ya "
namun erik tetap mematung..
hatiku gundah sekali melihat pria itu bersikap.. dingin pada ku
apa dia benar -benar? mendengar semua percakapan aku dan tommy
penasaran erina pun mengirim chat pada papinka setelah selesai mandi
chat dari erina
pap.. apa tadi erik mendengar semua percakapan aku dan tommy, hingga dia mengamuk
chat dari papinka
saya rasa begitu, nona bukankah sudah saya bilang mohon belajar menerima pernikahan kalian
chat dari erina
pap.. aku takut sekali.. pria itu melukai.. tangannya
chat dari papinka
nona jika anda terus mengirim chat pada saya tuan erik, pasti tambah marah
benar di kamar erik yang termenung ..tersenyum
gadis bodoh sudah tahu HP nya aku sadaf tapi malah curhat pada asistennya
aku akan buatkan susu coklat hangat semoga bisa membuat hati erik lebih hangat
tok
tok..
"aku tidak menerima tamu "erik acuh
"aku bawakan susu coklat panas, mungkin ini bisa bikin kamu lebih rileks " erina tersenyum
ya erina tersenyum.. bahkan selama ini. itu tidak pernah ia lakukan..
__ADS_1
"kamu berani juga ya, ganggu aku terus "tatap erik
"aku ingin mencoba bicara pada mu "erina dengan nada takut
"bicara apa? aku mau dengar? "mata erik menatap tajam
erina tenangkan diri mu...
"aku tahu, aku salah tapi tak bisakah kamu mengerti perasaan ku sedikit "
"wanita yang sudah menikah tetap memeluk mantan pacarnya, kamu minta pengertian "erik menaikkan alisnya
"i'm stupid.. i'm sorry.. aku hanya binggung biar bagaimana pun semua tidak bisa berubah cepat hanya dalam.. seminggu menikah"
"aku memberi mu pilihan pergilah sekarang ,jika kamu ingin kawin lari dengan pacar mu, aku tidak akan mencegah mu dan jika kamu tidak pergi aku akan membuatmu terus menangis bersama pria dingin dan angkuh ini? "
erik aku tak percaya mendengar nya
"tidak, aku tidak akan pergi aku sangat menyayangi daddy, aku senang melihat senyumnya mengembang saat aku bilang setuju menikah dengan mu, meski aku bilang aku benci daddy karena sudah menikah lagi, sesungguhnya aku sangat takut kehilangan daddy, cuma daddy dan ka Louis orang aku sayangi dan menyayangiku dengan tulus "
"benarkah? bukannya kamu bilang kamu sangat mencintai tommy? "
"tetap saja kamu suami pilihan ayah ku, pria yang di restui ayah ku untuk jadi suami ku, mungkin aku bahagia jika kawin lari dengan tommy tapi aku tidak sanggup kehilangan daddy,bagi anak perempuan cinta pertamanya adalah my daddy "jelas erina
"lalu? "
"i'm sorry eriko Gibson.. aku salah, aku hanya manusia biasa, cobalah sedikit minta pengertian mu "
melihat sikap tegas dan berani erik pun luluh..
"apakah kamu benar akan pergi jika daddy sudah sembuh dan kembali ke Indonesia? "erik kembali ragu
erina pun tampak binggung
"aku minta maaf, jika kata itu menyakiti hatimu.. aku menyesal" tangan erina memegang tangan erik
"bukan itu jawaban yang aku mau? "
namun saat sedang serius..
lagi panggilan vidio call dari tuan Albert
"met malam.. daddy? "
"met malam... princess operasi daddy berjalan dengan baik dan itu berkat kamu dan menantuku erik "
"alhamdulillah, aku senang mendengarnya "
"berikan hpnya pada erik "perintah Albert
erina pun memberi HP pada erik
"erik menantuku.. aku senang, kamu menjaga putri ku dengan baik, kalian baik -baik ya jangan bertengkar "
deg.. wajah erina pucat takut jika erik mengadu
"tentu saja tidak daddy "jawaban erik bikin erina malu, erik menutupinya
"taruh hpnya di tengah daddy ingin bicara pada kalian berdua "perintah Albert
__ADS_1
mereka pun duduk berdekatan
"princess berjanji lah untuk jadi istri yang baik bagi suami mu, jangan lakukan hal apapun yang membuat suami mu marah dan berjanji lah kalian akan komit pada pernikahan, berjanji untuk menikah sekali seumur hidup, apapun yang terjadi bertahan lah dan kamu erik berjanji lah jika kamu tidak akan menduakan princess ku, cukup aku yang membuat air matanya menetes jangan kamu suaminya "pinta Albert penuh haru
kalimat tuan Albert cukup simple namun bermakna
"yes.. i'm promise daddy, aku berjanji tidak akan pernah menyakiti hati erina apalagi mendua kan nya, cukup erina saja istriku, aku akan membuatnya bahagia selamanya "
kata -kata erik membuat hati erina tersentuh.. haru
"i'm promise daddy, aku janji tidak akan pernah melakukan apapun yang buat suami ku marah, cukup menikah sekali seumur hidupku, apapun yang terjadi aku akan bertahan pada erik, karena dia suami ku, restu daddy dan ridho suamiku, aku yakin akan bahagia bersama erik seumur hidupku "
erik tak kalah kaget mendengar erina bicara
entah ini serius atau.. pokonya aku senang
telfon pun di tutup..
"kamu yakin princess dengan janji mu tadi? "tanya erik penasaran
"tidur lah, ini sudah malam, Dante bilang besok kamu ada meeting penting pagi kan "erina pun memberi selimut
erina pun pergi tanpa jawab pasti..
tapi erik cukup bahagia.. perhatian erina
di dalam kamar erina menangis
apa aku harus? ikuti saran papinka.. mulai menerima pernikahan?
tommy aku mencintaimu.. tapi tetap.. saja masih kalah dengan rasa,. sayangku pada daddy
erina terus berpikir hingga dia lelah dan tertidur..
erik pun cukup gelisah juga..
ini pertama kali ada wanita yang tegas dan berani padaku, membuat ku peka aku yang egois ,harus belajar memaafkan,lebih penting lagi hatiku yang kosong sudah terisi oleh erina.. bahkan bagian yang paling kosong perhatian yang ibu ku.. juga tidak memberi kan nya
esok pagi erina bangun kesiangan
"bibi darmi dimana tuan? "tanya erina
"sudah berangkat pagi sekali nyonya bahkan tidak sarapan, sebenarnya saya khawatir dari tadi malam tuan tidak makan apapun "
jam menunjuk kan pukul 8 pagi
lebih baik aku pikirkan nanti, soalnya aku pun ada meeting penting.
nasib jadi dirut itu cuma terlihat enak di luar
kaya dan terhormat..
sebenarnya tidak mudah bahkan sering kali
untuk sekedar minum kopi santai saja itu cukup.. sulit..
semua gara -gara Louis dia tidak mau stay di jakarta selama daddy sakit memilih tinggal di Kanada cabang Hilton company yang baru merintis..
otomatis kerjaan ku dobel.. jadwal ku padat
__ADS_1
sebagai ceo erina parfume sudah sibuk dan sekarang.. makin sibuk jadi dirut..
erina Hilton... ayo semangat...