
mendengar kisah sedih dari mulut erik, hati erina pun ikut sedih namun masih ada yang belum jelas dan erina penasaran
"lalu ibu, apa ibu tidak marah pada Julian yang sudah merusak hubungan kakak nya sendiri? " tanya erina
"ha.. ha.. ibu bahkan aku hampir lupa jika aku dan Julian itu lahir dari ibu yang sama " erik sinis dan aneh
"maksud aku, ibu pasti bersikap adil kan, memarahi Julian yang jelas brengseknya " erina yakin
"princess, kamu pikir alasan apa lagi yang bisa membuat seorang anak benci pada ibu kandungnya jika ibu nya sendiri bersikap sangat tidak adil, kamu tahu my wife.. besoknya ibu ku dan ayah tiri ku membuka laporan ke kantor polisi atas dugaan penganiayaan dan aku anak kandungnya mendekam di penjara demi membela anak lainnya " erik sedih
erina pun kaget mendengar itu, dan duduk mendekati erik dan menghapus air mata pria dingin itu
"i'm sorry, jika hal itu terlalu sedih dan menyakitkan sudah jangan di teruskan cerita nya " erina memberi semangat
"my wife, hanya kamu yang aku punya sekarang, percaya lah jika aku sangat mencintai mu " erik pun langsung memeluk erina erat
hari ini aku bisa melihat identitas lain dari seorang eriko Gibson yang beberapa bulan ini jadi suami ku bersikap bak salju ternyata memiliki luka yang begitu dalam
"my husband jika vero dan Julian itu berselingkuh berarti kamu tidak jadi menikahinya kan? " erina kembali bertanya hal itu
"tentu sayang, aku bahkan tidak sudi lagi menyebut nama perempuan itu makanya aku pun tidak suka siapapun bicara masa lalu ku, di tambah lagi karena hal itu aku harus mendekam di penjara selama satu minggu sebab ayah Santiago begitu marah padaku karena membuat tangan sebelah kiri Julian nyaris patah " tegas erik
"kamu di penjara jadi ibu lebih bela Julian dari pada kamu? itu tidak adil " erina tak habis pikir
"hampir 10 hari aku ada di tahanan Brazil, dante dia mengirim email pada ayah mu tuan Hilton yang berada di Paris langsung menemui ku di Brazil dan memberi jaminan agar aku bisa bebas hingga akhir nya aku ikut ayah mu pulang ke Indonesia"
jadi begitu alasannya my dady begitu datang pada erik
tak terasa jam pun sudah pukul 10 malam..
"kalau begitu sebaiknya kita istirahat, kamu pasti lelah kan " erina hendak bangun
"tunggu, apa sekarang kamu sudah memaafkan aku " erik pegang tangan erina
"akan aku pikirkan, lagi pula mbak ayu sudah menyiapkan kamar tamu jadi kamu bisa istirahat " erina pergi sambil tersenyum
buru -buru erina masuk ke kamarnya, namun erik dengan cepat ikut masuk ke dalam
__ADS_1
"enak saja kita suami istri untuk apa tidur terpisah " erik malah merebahkan diri di kasur
dasar eriko Gibson tidak berubah..
"baiklah kalau begitu aku saja yang tidur di kamar tamu "
namun erik dengan sengaja menarik erina hingga jatuh menimpa dirinya
"lepaskan apaan ini " erina kesal
"apa cerita ku tidak bisa membuat kamu yakin bahwa aku sangat mencintaimu " erik malah mengecup pipi erina
"stop, tetap saja aku benci jika ingat kamu dan vero berciuman, kamu pasti senang kan " erina memalingkan wajahnya
"kamu cemburu, aku menyukainya " erik malah tersenyum
dasar snow prince..
"aw.. aw.. lengan ku sakit " erina pura -pura
"maaf aku lupa, ayo bangun sayang " erik pun membantu erina duduk
"aku lupa minum obat bisa kamu tolong ambilkan " pinta erina
"ini, ayo minum obat mu dan tidur lah, aku hanya tidak ingin jauh dari mu princess karena aku tidak akan sanggup jika harus kehilangan dirimu "
ya ampun ucapan erik bikin meleleh.. tapi tidak erina kamu harus tahan harga sedikit
"kalau begitu aku tidur dulu ya " erina memejamkan matanya
"good night beb " erik cium kening erina..
sebenarnya aku yakin erik sudah melupakan veronica sebab tidak mungkin setelah terjadi hal menjijikan erik masih ada perasaan pada wanita jahat itu.. ya Tuhan.. aku cemburu banget sama mantan pacar suami ku.. bathin erina
pagi hari pun matahari tampak tersenyum bahagia erik sudah berangkat dari pagi sedangkan erina baru keluar dari kamarnya pukul 10 pagi
"good morning dad " sapa erina
__ADS_1
"princess kamu baru bangun, apa tidur mu nyenyak sayang " tanya Albert
"iya, mungkin efek obat dari om Thomas aku jadi tidur nyenyak " jawab erina..
"sayang dady harap kamu dan erik jangan goyah ya.. hanya kehadiran wanita itu " Albert pegang tangan erina
"dad, apa benar erik di penjara di Brazil dan daddy yang menjamin agar bisa bebas " tanya erina
"apa suami mu sudah cerita akan hal itu, benar sayang saat itu erik baru berusia 20 tahunan darah mudanya akibat kecewa membuat lengan kiri Julian patah dan itu membuat ayah tirinya kesal dan membuat laporan agar erik di penjara " jelas Albert
"berarti ibu Elyana itu sangat kejam ya.. masa pilih kasih gitu " erina bete
"daddy juga berseteru dengan Elyana waktu itu dan nekat bawa erik ke Indonesia "
flasback
di penjara Brazil Albert menjamin uang agar erik bebas
"Albert jadi kamu bebaskan anak ku tanpa ijin dari ku " teriak Elyana
"iya, erik bukan cuma anak mu, tapi dia adalah anak Gibson teman baik ku berarti anak ku " jawab Albert kesal
"tapi dia kriminal biarkan dia menerima ganjaran nya, agar dia tahu itu salah, dia tega membuat lengan adiknya patah itu salah Albert "
ucapan Elyana membuat hati erik begitu hancur..
erik berjalan mendekati Elyana sambil mata berlinang..
"ibu aku minta maaf sudah membuat anak mu Julian patah lengan tapi apakah ibu juga tidak peka jika aku juga terluka disini " erik menangis memegang dadanya
"erik.. ibu tahu tapi kita tinggal di rumah Santiago sekarang dia murka padamu juga marah pada ibu akibat ulah mu " Elyana malah memaki erik
"ibu, aku akan pulang bersama om Albert mungkin hari ini adalah terakhir juga kita ada hubungan, ibu bukan lagi ibu ku jadi ibu bisa bebas hidup tanpa aku " erik makin sedih
"benar Elyana aku akan bawa erik pulang, kamu bisa urus hidup anak mu yang lain,mulai hari ini erik juga putra ku " Albert menarik tangan erik
itulah kisah seorang eriko Gibson dimana hati erik hancur akibat penghianatan oleh calon istrinya dan adik tirinya, bahkan ibunya juga pilih kasih..
__ADS_1
"princess daddy harap kamu percaya pria seperti erik tidak akan selingkuh seperti daddy, erik adalah suami pilihan daddy dan di ridhoi Tuhan yang daddy yakin bisa membahagiakan kamu " Albert meyakinkan...
erina makin yakin.. erik ternyata benar jatuh cinta padanya.. bibirnya mulai tersenyum..