Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
rasa sedihku..


__ADS_3

mood erina makin rusak setelah bertemu veronica dan managernya.. dan itu pun terbawa sampai ke rumah gibson..


"sayang kamu sudah pulang " sapa ibu Elyana


"iya bu, hah.. hari ini cukup sulit " erina nampak bete..


Elyana pun inisiatif ingin membuatkan erina secangkir teh hangat..


.


"sayang , coba di minum dulu, siapa tahu setelah minum teh bikin rileks " ucap Elyana lagi


"makasih bu, menyenangkan sekali di perhatikan seorang ibu " erina pun minum segelas teh hangat itu


"sayang, jika kamu mau cerita, ibu mau kok jadi teman mu "


.


"ibu, Terima kasih hari ini mood ku rusak sekali, aku habis bertemu model super nyebelin yang bikin Hilton company merugi " keluh erina


"Hilton company merugi benarkah? apa masalah ini serius? " Elyana cukup panik


"lumayan sih bu, sebenarnya aku juga tidak paham, tapi ada model brand ambassador untuk minuman isotonik produk Hilton company di Swiss dan prancis mendadak tidak mau perpanjang kontrak, menurut info dia sudah lama jadi ba kami dan katanya memiliki banyak fans akibat kami tidak kerja sama lagi, itu pengaruh kepada penjualan Hilton company turun drastis " erina tampak kesal saat cerita


"memang model nya siapa sih? kok kayaknya top banget sampe bikin perusahaan Hilton company rugi " Elyana penasaran


"veronica aldama, model yang sangat terkenal di Prancis, ibu tahu etitute nya buruk, tadi baru saja manager nya bilang jika ingin kembali kerja sama, Hilton company harus perbarui kontrak dengan nilai 10 m, gila itu harga yang gila bu, sebenarnya bukan masalah bagiku tapi aku terlanjur tidak suka dengan caranya " erina pun menyandarkan dirinya di sofa


Elyana cukup terkejut saat nama veronica di sebut


"sayang, veronica yang kamu maksud apa ini orangnya " Elyana menunjukkan foto di hp nya


"benar ini orangnya, kata orang dia sangat cantik, tapi menurut ku biasa saja, tapi kok bisa ibu punya fotonya " balik tanya erina


.


"vero kan model mungkin ibu salah satu pengemar nya " Elyana gugup


"vero apa ibu kenal dia secara pribadi? " tatap erina


veronica aldama apalagi yang kali ini wanita itu rencanakan, aku takut kedatangan memiliki agenda khusus untuk erik.. bathin Elyana


"ibu wajah ibu pucat, aku makin penasaran ibu pasti kenal model itu kan? " erina menaikkan alisnya

__ADS_1


"ti.. tidak nak, tidak " Elyana nampak gugup


suara mobil erik pun terdengar masuk garasi


"sayang mungkin ibu sedang tidak enak badan, ibu lebih baik segera istirahat " ucap erik membelah pertanyaan erina


"baiklah, ibu tidur dulu ya " Elyana nampak aneh


"my husband kamu baru pulang " ucap erina


"iya, aku pikir istriku lembur jadi aku pun lembur dari pada bosan tidak ada kamu di rumah " erik pun duduk di samping erina


"hari ini cukup menyebalkan, aku baru saja bertemu model yang tak kalah bikin darah ku mendidih, veronica aldama "


kali ini wajah erik pun terlihat berubah ekspresi.. terlihat kesal


"apa kamu juga kenal dia? " tanya erina


"apa maksud mu? " balik tanya erik


"aku merasa hari ini ekspresi yang sama saat nama veronica aku sebut kamu, dante juga ibu, nampak melamun dan kesal, aku curiga kalian pernah kenal dia " tatap erina


veronica untuk apa wanita itu ada di Indonesia? batin erik..


setelah mandi erik dan erina pun kembali duduk di kasur..


"sayang sudah malam, ayo kita istirahat " peluk erik dari belakang


erina pun menggambil HP dan menunjukkan foto dari medsos, iya foto vero


"veronica aldama, cantik, tinggi dan berkulit putih, kamu yakin tidak kenal dia " erina menunjukkan foto itu pada erik


"untuk apa kamu? menunjukkan foto itu?" tatap erik


"aku penasaran, tadi saat aku bicara pada ibu, seakan tersimpan sesuatu wajah ibu pucat saat menunjukkan foto vero, iya bahkan ibu memanggil dia vero, apakah itu tanda ibu kenal dekat? " tatap erina


"lalu apa hubungannya dengan aku? " erik masih cuek


"erik dia bukan mantan pacar mu kan? " des.. erina langsung bicara tepat pada sasarannya


erik pun terlihat makin berubah ekspresi dan melepaskan pelukannya, wajahnya kembali dingin dengan mata penuh emosi


"apa kamu mendengar sesuatu hingga membuat pertanyaan itu? " kali ini erik pun menatap ku

__ADS_1


"tidak, cuma menebak aku binggung tapi tidak bodoh, melihat ekspresi kalian begitu kaget pucat saat ku sebut nama veronica, aku yakin diantara kalian bertiga pasti kenal dia" tegas erina


suasana hening untuk beberapa saat..


"princess tak bisakah kita hidup cukup melangkah ke depan tanpa harus melihat masa lalu, karena yang terpenting bagiku sekarang kita sudah bersama sebagai suami istri, jadi aku harap jangan tanya apapun hal yang terjadi di masa lalu "


pernyataan erik cukup muter -muter, itu tidak memiliki jawaban


"apa ini bisa aku simpulkan jika kamu juga kenal dia? " tanya balik erina


masa lalu itu terlalu pedih erina, aku tidak suka jika luka itu kembali terkuak, meski pun aku yakin kedatangan vero pasti akan bikin masalah


"sayang, sudahlah ini sudah malam aku ingin istirahat, lagi pula aku sangat merindukan mu " erik kembali memeluk erina dan kali ini posisi mereka sambil tiduran


"tangan mu, jangan jahil ya " erina mulai menepis tangan erik yang kembali bergerak liar di area sensitif


"mau tahu obat stres yang paling mujarab saat pekerjaan menjadi beban pikiran? " tanya erik


"memang apa obat nya? " balik tanya ku


erik pun mendekati telinga erina


"making love alias bikin bayi " bisik erik


"my husband " erina pun mencubit pinggang erik


kali ini nafas erina mulai tak beraturan, menahan malu juga gugup


"Hai.. kenapa? kita ini sudah suami istri, dan ini sudah hampir satu minggu kita tidak lekat " tambah erik dengan tangan nya makin peluk erat erina


"i'm sorry aku lagi datang bulan " erina tersenyum


"yah.. kenapa ? jadwal bulanan mu begitu cepat, tapi its ok.. lakukan yang lainnya bisa kan "


erik pun tanpa ragu menarik bibir lembut erina.. seakan rindu akibat masalah kecil.. kali ini hasrat dan cinta ini bisa bersatu meski cuma kissing scene..


erina sudah tidur lebih dulu, erik pun menatap intens wajah istri cantiknya


erina alasan ku tidak sanggup menjawab soal vero adalah rasa sedih ku.. hatiku begitu terluka akibat perbuatan wanita itu, tapi aku bersumpah aku sekarang hanya mencintai mu erina Hilton.. erik pun meneteskan air mata..


rasa sedih ku..


erik memiliki luka cinta begitu dalam akibat penghianatan yang vero lakukan..

__ADS_1


wanita itu kini muncul aku janji tidak akan biarkan dia merusak kebahagiaan kita..


__ADS_2