Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
penuh cemburu


__ADS_3

selepas jam makan siang erina ada janji untuk bertemu Julian, namun tanpa ijin pada erik


"pap, jika ada yang bertanya bilang saja aku ada urusan " ucap erina sambil menuju mobilnya


.


"maaf nona, saya bukannya ikut campur bagaimana jika tuan erik akan marah mendengar anda bertemu Julian " pap, ragu


"aku paham maksud mu, kali ini kamu percaya saja padaku aku ini sudah menikah aku bukan perempuan bodoh yang akan melakukan sesuatu yang menambah kisruh rumah tangga ku " erina masuk mobilnya


cafe star jam 2 siang..


Julian sudah duduk menunggu erina


"princess akhirnya kita bisa lunch bersama " Julian tersenyum


rupanya erina benar, dia tidak sebodoh itu Agnes juga menyusul ke cafe


"bukan kalian saja tapi kita " Agnes duduk


"Agnes akhirnya kamu bisa on time " erina tersenyum


"erina mengapa kamu anak atlit ini? " Julian kesal


"masalah nya dimana yang penting kita bisa lunch bersama kan, ayo kita pesan makanan "


sial.. erina wanita yang tidak mudah diatur, dia bertindak sesuka hatinya, gerutu Julian..


"adik ipar bukankah tadi kamu bilang ingin bicara sesuatu padaku, ayo bicara saja " sambung erina


"ok, tak peduli di sini ada siapa? yang jelas aku ingin bicara pada mu princess, tentang erik dan masa lalunya " tatap Julian


"apa yang kamu tahu tentang mereka berdua, bisa di jelaskan " erina santai


"princess aku begitu kaget saat melihat berita online jika mantan pacar erik sudah kembali, aku pikir erik sangat beruntung memiliki istri cantik dan pengusaha seperti mu, tapi yang perlu kamu tahu erik itu begitu bucin pada vero, mungkin setelah kontrak kerja vero berakhir jadi model keliling Eropa mereka jadi berencana untuk kembali " Julian tersenyum licik


"kok, loe so tahu banget sih " sahut Agnes kesal


"bukan sok tahu nona Agnes tapi aku memang tahu jika vero dan erik tidak akan pernah putus "


"kok bisa? alasan nya? " tanya erina


"mereka sudah making love, tidak mungkin bagi pria melupakan begitu saja, mungkin erik menikahi mu hanya sungkan pada paman Albert " Julian memanasi


"benarkah, bukannya kamu juga sering tidur bersama vero? " lirik erina


Agnes hanya mengeleng kok bisa erina begitu santai mendengar kelakuan erik


"erina itu bohong, erik pasti sudah menceritakan hal bohong padamu " Julian tampak kaget


.

__ADS_1


"lalu yang benar bagaimana? aku bisa percaya sedangkan aku belum kenal kamu atau pun erik siapa yang bisa aku percaya " erina pura -pura sedih


"erina kamu harus percaya padaku, erik itu terlalu dingin padamu kan, itu karena di hatinya itu cuma ada vero bukan kamu, percaya lah "


erina sebenarnya menahan kesal juga marah, fiks Julian dan ibu itu sangat jahat begitu iri melihat erik bahagia...,


di kantor erik tampak serius melihat lap top nya, namun sebuah pesan chat dari seseorang membuat erik kesal


ada yang bilang jika erina diam -diam makan siang bersama Julian


"dante, cancel semua meeting ku hari ini " perintah erik


.


"tapi anda mau kemana? " tanya dante


"lakukan saja perintah ku, jangan banyak tanya " erik langsung pergi


.


dasar bos galak.. dante bete


mobil erik menuju cafe star, namun rupanya erina sudah pergi meninggalkan tempat itu


erik pun langsung menelfon erina...


"halo, my wife kamu dimana? " tanya erik dari telfon


"tunggu di situ, aku kesana "


erina bingung, kok dia terdengar kesal begitu, ada apa lagi sih


setelah melawan macet akhirnya jam 4 sore, baru lah erik sampai di gym milik Agnes


"princess " teriak erik bikin semua pengunjung menoleh


"permisi, pak erik anda suami ibu erina ayo saya antar ibu erina memiliki ruang gym privat di atas " ucap pelayanan gym


erina sedang asyik treatmeal.


"my husband kamu kesini? " erina kaget


"iya, aku datang untuk menemui istriku " jawab erik singkat


Agnes yang melihat raut wajah erik tampak kesal pun pergi tak mau ambil pusing


"kenapa? tiba -tiba pergi dari kantor? " tatap erik


"aku hanya merasa bosan lagi pula papinka sudah bisa menghandel semuanya " jawab erina sambil berpindah mengangkat beban


adegan scene romantis pun di mulai

__ADS_1


"erina apa yang dikatakan Julian padamu " tanya erik tanpa basa basi


.


"dari mana kamu tahu? apa kamu mematai ku " erina tersenyum


"please jawab aku, apa Julian mengatakan sesuatu yang bisa menghancurkan hubungan kita " erik menangkap tangan erina


"tuan erik, aku hanya ingin lunch bersama adik ipar ku, tidak lebih "


"tanpa ijin padaku, pergi berdua dengan yang bukan muhrimnya " erik kesal


"apa info itu tidak akurat aku tidak berdua, Agnes ikut " erina ketus


tanpa basa basi erik pun memeluk erina erat..


"aku sangat mencintai mu, aku mohon jangan dengarkan apapun yang Julian katakan, kali ini aku tidak akan biarkan Julian merebut diri mu " bisik erik


deg.. erik hatiku tersentuh sekali..


"hm.. hm.. jika kalian kesini bukan untuk gym silahkan pergi saja, aku tidak ingin petugas CCTV di gym ku, baper melihat kalian " ledek Agnes


akhirnya erik dan erina pergi ke sebuah tempat.. privat room..


"kenapa? seorang eriko Gibson snow prince aku merasa kamu begitu takut kalah saing pada Julian " ledek erina


"bukan kalah saing, tapi aku begitu sangat mencintai istriku, jadi aku merasa khawatir saat kamu bicara pada pria itu " erik mendekap erina lagi


"hm.. hm.. mm kalau begini kamu terlihat sosweet sekali, my husband aku sengaja tidak ijin padamu untuk bertemu julian, karena aku tak yakin kamu akan bilang ok, sebab aku hanya ingin tahu sesuatu "


"apa itu? Julian sudah membuat cerita baru " erik menaikkan alisnya


"yang aku tahu ternyata daddy bilang itu benar, Julian dan ibu itu tidak sayang padamu, aku bingung harusnya mereka itu membujuk aku yang kesal bukan bicara hal yang bikin aku makin cemburu, satu hal lagi aku jadi mengerti kenapa? kamu begitu introvert, terlalu banyak orang terdekat mu yang menyakiti ".. erina mengelus pipi erik


.


tanpa ragu lagi erik langsung ingin mencium bibir erina namun di tutup tangan erina


" enak saja mencium ku, aku tidak mau bibir mu mencium ku, sebab itu ada bekas mantan, tunggu sebentar "erina mengambil tisu basah mengelap bibir erik


erik malah tersenyum tadinya marah jadi happy


" Terima kasih sayang, kamu sudah percaya padaku "peluk haru erik


kali ini aku merasa inilah hubungan pernikahan sesungguhnya, saling mengerti satu sama lain


bukan sekedar tidur dan tinggal bersama..


" my husband, kamu tidak akan menyakiti ku kan? "tatap erina


" i'm promise always with you "ucap erik langsung mencium istrinya tanpa henti...

__ADS_1


__ADS_2