Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
bertengkar kecil


__ADS_3

karena erik bilang tidak suka pada warna rambut erina yang coklat, pagi ini sebelum berangkat ke kantor erina terlebih dahulu ke salon langganan ya meski di pagi buta, erina member ekslusif jadi pegawai salon pun tetap menurut


"princess selamat pagi, apa anda ingin creambath atau masker wajah " ucap pegawai


"tidak, aku ingin cat ulang rambut ku jadi hitam, dan maaf membuat mu kerja di pagi buta, bonus nya akan aku tambah " ucap erina yang duduk di kursi salon


"kalau begitu sipp,, nona " mereka senang..


satu jam pun berlalu erina baru bisa kembali menuju kantor nya


"met pagi " ucap erina


"presdir kamu tidak lihat ini sudah jam 10 pagi " ucap louis menatap


"macet, kak.. tadi aku ke salon dulu " erina duduk di sofa


"ini hari kerja ngapain ke salon? " louis makin kesal


"iya maaf, ini ulah adik ipar mu, erik tidak suka melihat rambut ku di cat coklat "


"suami bucin mu.. memang meresahkan"


"maaf, tuan dan nyonya semua para kolega sudah menunggu anda untuk meeting bulanan " ucap papinka


"ok " erina dan louis pun pergi ke lantai atas


sementara erik pun melihat jam di ponselnya


jam 11 siang, aku mau lihat erina sudah cat ulang rambutnya belum ya


chat erik


beby.. kita launch di resto dekat kantor hilton.. tunggu aku akan kesana


rupanya HP erina jika meeting nonaktif... sudah 15 menit berlaku masih centang 1,erik pun kesal dan menelfon papinka


"halo, pap dimana istriku? " ucap erik di sambungan telfon


"maaf, nona dan tuan louis masih meeting penting dengan para pemegang saham " jawab papinka


"kalau begitu bilang pada istriku, aku menunggunya jam makan siang nanti di resto dekat kantor hilton "


"baik tuan " papinka menutup telfonnya


jarak antara kantor hilton dan Gibson tidak terlalu jauh mungkin hanya butuh waktu 15 menit, erik pun menyetir sendiri dia ingin makan siang berdua dengan erina, setidaknya itu mungkin bisa mencairkan pertengkaran kecil kemarin


erik kembali melirik jam tangannya sudah hampir setengah satu, katanya aku workaholic tapi ini erina membuat aku menunggu..

__ADS_1


"erina ayo, kita makan sushi " ajak louis


"iya benar kak, aku juga sudah lapar " jawab erina


"maaf nona, suami anda sudah berpesan jika nona di tunggu di resto dekat kantor "


mendengar ucapan papinka erina pun menyalahkan HP nya, benar begitu banyak call me dari erik..


erina pun segera menuju resto yang tidak jauh dari kantor hilton..


wajah tanpa ekspresi erik sudah kesal menunggu, erina orang pertama yang buat erik menunggu sejak erik sukses menjadi bos muda tidak ada yang berani ngaret saat janjian pada nya


"maaf, kamu sudah lama menunggu ya " ucap erina dengan nafas terengah -entah habis lari


"ini sudah hampir jam 1,katanya aku workaholic tapi kenapa kamu yang kelewatan jam nya " gerutu erik


"ini meeting bulanan para pemegang saham, tentu saja lama , aku haus sekali kamu pesan apapun "


"belum "


"kenapa? tidak makan duluan " erina kesal


"kamu ngerti konsep lunch bareng gak sih, kalau aku makan duluan itu bukan lunch "


perut sudah lapar, erina pun mengalah dan memesan makanan, dari pada berdebat dengan snow prince bikin migran..


"erina barbie ku " sapa anna


"ka, Anna " erina pun kaget


Anna cathrina itu kakak kevin


"jadi benar kamu dan erik sudah menikah " tanya Anna


"kakak kenal erik? " balik tanya erina


"pasti lah, louis, kevin dan erik kan satu tongkrongan, kevin yang mengagumi mu setengah mati tapi erik yang menikahi mu "


owh.. jadi begitu ya, erik pasti banyak yang dia sembunyikan


"kak Anna, kapan pulang ke Jakarta? "


"kemarin sayang, bukan cuma kevin yang patah hati aku pun mendengar kamu menikah aku juga kecewa, erik kenapa kamu tidak bilang ingin menikahi erina? " Anna kesal


"takdir dan keberuntungan berpihak pada ku, kakak harus Terima "


"erik tidak berubah, irit bicara, tapi benar juga sih dari sekian kandidat yang paling bisa setia itu erik, buktinya mantan erik cuma satu, sang model so itu "

__ADS_1


mata erik menatap ana tidak suka, iya bahkan juga hafal jika erik tidak suka bicara tentang masa lalunya


"memang kakak kenal mantan pacar erik? " erina penasaran


"kak Anna, bukankah kakak besok ada peresmian hotel yang baru saja kakak dirikan, jangan sampai itu jadi kacau " ancam erik


"my husband, jangan mengintimidasi, kak Anna jika erik macam -macam, aku yang akan beking kakak " erina pun melirik erik


"ha.. ha.. kalian cocok juga sama -sama kaya dan berkuasa, tapi benar barbie aku patah hati, jika saja kamu jadi adik ipar ku, kita pasti bisa seru-seruan bareng"


"benar, apalagi kita sehoby, kevin juga tampan dan smart, tapi aku binggung my daddy tidak setuju pada kevin " erina sengaja


apa? mereka menyebalkan jadi ngobrol sibuk berdua


"barbie, om albert itu perfect sionis, mana mungkin dia setuju sedangkan kevin suka ke club bersama louis, cuma erik yang tidak suka clubbing "


"kak Anna kali ini , ucapan mu menyenangkan" erik tersenyum


"kak, belum jawab siapa mantan pacar erik? tenang saja kak koneksi ku lebih banyak dari Gibson company, ayo jawab nanti aku kirim tas branded yang limited edition "


"kamu mau nyogok, kak Anna " tatap erik


"aku cuma heran, semua orang selalu takut saat aku tanya masa lalu mu, apa itu begitu spesial hingga kamu menutupnya rapat, mantan kok di simpan " umpat erina manyun


melihat itu Anna jadi tidak enak hati


"erik i'm sorry, aku tidak maksud bikin hari kalian jadi tegang kalau begitu kakak pamit " Anna pun pergi


"sudah bikin gaduh, malah kabur " erik bete


kedua anak manusia itu terlihat saling kesal, ego mereka tidak mau kalah.. namun maksud hari erik ingin membuat hubungan baik setelah ribut warna rambut sekarang bertengkar lagi soal mantan


"ya, sudah aku kembali ke kantor dari pada migran di sini terus " erina kesal


"kamu marah? " erik meraih tangan erina


"menurut mu, pikir aja sendiri kamu begitu tertutup, irit bicara, apa rasa cinta mu begitu besar pada wanita itu hingga aku tidak boleh mengusiknya " mata erina terlihat makin kesal.


"i'm sorry, kita bicara nanti jangan tempat umum " erik dengan nada rendah


tumben dia gak nyolot..


"i don't care, terserah mau bilang atau nggak, itu bukan urusan ku, lagi pula malam ini aku akan lembur, aku pamit " erina tetap salim pada erik meski kesal


sial.. kalau begini gimana rencana weekend bareng yang sudah aku susun..


meskipun ini bertengkar kecil ini jadi bikin migran juga ya.. erina..

__ADS_1


__ADS_2