Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
ibu mertua sakit


__ADS_3

pagi ini aku kesiangan akibat lembur, aku tidak bangun subuh, erik pun nampak gemes melihat erina yang tidur lelap terus memandangi wajah istrinya


"my wife, ayo bangun bangun sudah siang " usap erik pada pipi erina


namun bukannya bangun erina mengeliat menarik erik dalam pelukannya, erik pun senang berada di pelukan erina


"hei.. bukannya bangun malah peluk aku, kalau begini nanti ada yang bangun, pesawat tempur ku " bisik erik


"my husband.. aku masih ngantuk " erina reflek dengar bisikan erik


"ha.. ha.. meski tidur jika aku bilang itu langsung melek, mau bangun atau aku yang bangun " goda erik lagi namun sambil mengecup pipi lembut erina


"stop, aku bangun jam berapa ini? " erina duduk dengan masih ngantuk


"jam 9 pagi " jawab erik


"what?? aku kesiangan aku ada janji meeting dengan kevin Anderson pagi ini" erina melangkah ke kamar mandi


erik sengaja bohong, biar erina cepat bangun padahal ini baru jam 7 pagi


di mobil erina tampak manyun, bahkan menyelesaikan make up pun di dalam mobil


"sudah kamu sudah cantik, untuk apa make up terus " erik melirik erina


"aku ini bos, mana mungkin terlihat acak -acakan kurang bagus jika di lihat pegawai kantor " erina terus menyisir rambut nya


"apa karena ada kevin ? kamu jadi lebay " erik bete


"bukan hanya kevin, ada louis, Steven dan pak joko puas "


dasar pasutri bucin pagi -pagi bukanya sarapan malah ribut lagi


"nona anda sudah cantik meski tanpa make up " celetuk dante


"tentu, dante rupanya kamu lebih sweat dari bos mu, bikin mute ku tidak rusak pagi ini " erina melirik erik


"aku cemburu jika kamu terlalu cantik dan itu di lihat orang lain " erik pun menatap erina


aduh.. jantung kalimat sakti itu simple tapi bikin aku melting ya

__ADS_1


"sudah jangan childish, kita ini kan bos harus tampil perfect, lagi pula aku terpaksa membuat jadwal meeting padat biar bisa weekend bersama mu, kasihan louis jika aku tinggal saat kerjaan numpuk, kamu kan tahu hilton company itu banyak cabangnya, jadi kamu harus mengerti iya, lagi pula tetap kamu yang paling tampan my husband " erina meluluhkan erik


benar juga iya..


cup.. erik mengecup bibir erina sekilas


"syukurlah kalau kamu sadar, cuma aku pria yang super tajir dan tampan itu sudah jadi jodoh mu " ucap erik melepas ciumannya


"my husband you crazy, ada dante " wajah erina memerah malu


"ha.. ha.. biarkan saja anggap saja dunia ini milik kita berdua, nasib jomblo memang begitu cuma jadi penonton " erik tertawa goda dante


akhirnya suasana cair, satu morning kiss 💋💋


sampailah di kantor Hilton, namun ada kevin yang sengaja menjadi menunggu di loby dan membawa sebuket bunga mawar 🌹🌹


erik pun kesal dan turun membuka kan pintu mobil untuk erina


"barbie ku akhirnya kamu datang " sapa kevin


"apa kamu kurang kerjaan bawa bunga untuk istri orang " erik sinis


"justru aku ke sini karena banyak kerjaan yang harus di bahas dengan princess.. erina kamu cantik sekali pagi ini " kevin pun beri bunga


"stop, my husband ini kantor aku mohon jaga sikap banyak pegawai di sini, kamu percaya pada ku kan, kalau begitu aku masuk dulu, kamu hati -hati ya " ucap erina menenangkan


sial.. benar ini kantor kalau tidak ingin ku tonjok kevin


"dante, cepat jalan " bentak erik


"siap bos " dante pun melaju


"kevin itu tidak tahu diri, erina kan sudah jelas istriku kenapa? tetap bawa bunga untuk nya " gerutu erik


"bos, anda lupa kevin kan jahil semakin anda marah, semakin besar kesempatan nya untuk dekati istri anda, tahan emosi anda baru baikan " cegah dante


benar juga.. baru beberapa menit lalu morning kiss, aku tidak ingin ribut lagi dengan istriku


di ruang meeting Hilton company

__ADS_1


"kevin, kamu tidak takut erik mengamuk kenapa bawa bunga? " tanya erina


"ha.. ha.. sengaja selain marah, galak dan cemburuan apalagi yang erik akan lakukan, aku kesal erina, erik dan aku itu sohib tapi dia menikahi mu tanpa kompromi dulu padaku " jawab kevin


"tapi selama ini, aku cuma tahu erik itu seperti anak angkat daddy, aku tidak tahu dia teman mu, apa aku saja yang tidak peduli ya " erina binggung


"kamu yang sibuk dengan dosen tengik itu, meski kamu di LA aku selalu mengagumi dirimu dan setiap hari aku cerita pada erik, mulai dari instastory mu, apapun yang kamu lakukan aku pantau, dan anehnya erik tanpa ekspresi mendengar nya, tapi dia malah setuju saat om Albert ingin menjodohkan kalian, pagar makan tanaman pura -pura cuek tapi aku yakin erik juga kepo pada mu " keluh kevin


jadi begitu ya, aku harus cari tahu sendiri snow prince diam -diam pasti mengagumi ku atau tidak


"sudah lah, mungkin kita belum jodoh, ayo kita meeting " erina tersenyum


hari -hari sebagai bos memang selalu sibuk, namun saat jam 4 sore panggilan masuk dari rania


"halo, kak erina tolong ke Jakarta hospital mama pingsan " rania gugup


erina pun sontak langsung pergi ke rumah sakit


jakarta hospital..


"pap, kamu kembali saja ke kantor, biar nanti aku pulang bersama suami ku " perintah erina


"baik lah nona, sesuai perintah anda ibu Elyana sudah saya pindahkan ke kamar vvip dan akan segera di tangani dokter ahli, saya pamit nona " papinka pun pergi


aku pun memasuki kamar vvip aku lihat ibu Elyana sudah terbaring dengan selang infus dan oksigen


"kak erina, untung kakak datang mama pingsan, aku minta maaf jika ganggu soalnya kak erik blok nomor ku, aku tidak berani telfon dante juga " rania menangis


"tenanglah, dokter sudah periksa ibu cuma capek dan tekanan darah nya juga naik " erina mengusap kepala rania


"makasih kak" rania tenang


ibu Elyana juga sudah berumur, entah stress atau apa tekanan darahnya tinggi, hanya butuh istirahat


"rania apa hubungan mu pada erik sangat buruk, apa sesuatu telah terjadi di masa lalu hingga erik tidak akur pada kalian " selidik erina


"benar kak, hubungan kami itu tidak baik, mungkin jika tidak ada ibu kak erik tidak akan sudi anggap kami adik, kak erik memang sangat benci kami "


"alasannya? pasti ada alasan kan, mungkin aku bisa bantu untuk damai kan kalian "pinta erina

__ADS_1


" aku tidak berani untuk cerita apapun kakak tahu jika kak erik murka, aku gak berani cuma pada intinya kami yang salah pernah mengabaikan erik saat masih sudah dan sekarang saat erik sudah kaya raya, justru semua kak erik yang bantu termasuk biaya kuliah ku, aku yang bodoh.. tidak peka punya kakak sebaik itu malah sering memanfaatkan nya "tangis rania pecah..


konflik apa ya?? yang pernah mereka ada diantara keluarga erik.....


__ADS_2