
masih di taman erik dan erina kembali saling menatap..
"ayo tanya jangan cuma diam, kali ini aku akan jawab semua pertanyaan mu apapun " tegas erik
"benarkah? meskipun aku ingin tahu masa lalu mu dengan veronica saat di Brazil, jawab apa ini juga bisa kamu jawab " erina kesal
lagi -lagi raut wajah erik berubah ekspresi saat nama veronica di sebut
"sudah lah, mungkin selamanya kamu tidak akan pernah bisa jujur padaku " erina bangun dan hendak pergi
"veronica itu cinta pertama ku sekaligus wanita yang paling aku benci selain ibu ku "
ucapan erik membuat erina kaget dan kembali duduk di samping erik
"jadi vero cinta pertama mu, itu sebabnya media bilang kamu begitu sangat mencintai nya seumur hidup mu, hingga kamu tidak bisa membagi apapun tentang vero meski aku sudah jadi istri mu " air mata erina mengalir sedih...
"erina sayang, bukan begitu " erik pun mengusap air mata di pipi erina
"lalu apa erik Gibson? jika kamu belum move on tentu saja dengan mudah aku bisa dengar cerita, tapi ini mulut mu bungkam setiap aku tanya wanita itu, dan kemarin kalian kissing time, jawab aku menurut mu sikap ku sebagai seorang istri itu harus sabar begitu " mata erina terus menatap sedih erik
erik pun memeluk erina erat..
"erina aku minta maaf , tapi demi Tuhan aku tidak sangka melakukan tindakan konyol itu, please aku minta maaf " bisik erik
"jika kamu masih ingin berumah tangga dengan ku, aku mohon jujur jangan ada kebisuan lagi, itu akan terdengar lebih sakit jika orang lain lebih tahu suami ku dari pada aku istri mu "
"baiklah, aku akan cerita kan masa lalu ku dengan vero, meskipun ini kelemahan ku erina karena vero wanita yang pernah aku cintai tapi dia menyakiti ku begitu dalam, hingga seumur hidup ku, tidak ingin melihat nya "
erik pun mulai bercerita kejujuran hatinya akan masa lalunya bersama veronica
Brazil.. 10 tahun lalu
saat usiaku 15 tahun ibu ku menikah lagi dengan Santiago pria pengusaha restoran asal Brazil
aku eriko Gibson tidak punya pilihan lain kecuali ikut ibu ku tinggal di Brazil..
aku kira Santiago mencintai ibu ku, berarti dia pun bisa menerima erik si anak yatim ini tapi tidak sampai di Brazil aku tidak meneruskan sekolah mungkin cuma setingkat SMP saja, ibu ku setuju untuk aku bekerja di restoran milik Santiago dari pada melanjutkan sekolah ku dengan alasan biaya yang mahal...
aku terus menjalani hari ku sebagai cheaf atau juru masak cuma bedanya aku tidak sekolah aku cuma belajar ototidak dari om cheaf yang lain..
__ADS_1
hari itu usia ku 20 tahun saat aku pertama kali bertemu veronica aldama, rupanya kami senasib orang tua vero juga divorce, vero memilih ikut ayahnya di Brazil..
setiap hari gadis itu selalu makan di restoran milik santiago, karena kesamaan negara asal lama kelamaan kami akrab.. dan aku akui dulu veronica terlihat begitu sangat cantik
3 bukan dekat kami pun resmi pacaran..
vero meski pun sudah punya pekerjaan sebagai sekretaris tapi ambisinya ingin jadi model sungguh besar...
"erik, hari ini aku ada casting untuk model majalah fashion, do'ain aku ya semoga lolos " pinta vero
"iya, sayang aku pasti mendoakan kamu " erik mengusap rambut vero
"jika aku lolos aku akan di kontrak di Paris untuk majalah fashion itu tandanya, ambisi ku jadi model terkenal itu bisa terlaksana " vero tampak senang
"vero apa jadi model itu lebih penting dari pada jadi istri ku " tatap erik
"er.. jangan begitu jadi model itu impian ku dan jadi istri mu itu pasti " vero selalu berbicara manis
di tengah obrolan kami Julian adik tiri ku muncul, Julian juga ingin jadi model
"vero kita berangkat bersama kan " ajak Julian
"tentu, ayo " vero hendak bangun
"jawaban itu mudah erik, karena aku punya mobil, vero itu butuh cowok bermobil bukan cuma tahu nya masak seperti mu " ejek julian
erik marah dan berdiri
"berani sekali aku bicara begitu " erik mencengkram kerah baju Julian
"er.. sudah lah jangan emosi, untuk sekarang aku memang butuh mobil untuk kendaraan agar aku lebih mudah, jadi aku mohon please "
iya, vero dan Julian terus pergi bersama jalan bareng, casting bareng bahkan aku pun tidak tahu jika mereka suka clubbing bareng
dan ibu ku selalu marah jika aku bertengkar dengan Julian
"erik, sudah ibu bilang jika ingin tinggal di sini, jangan bersikap galak pada adik mu, Julian itu saudara mu, ayah nanti bisa marah jika tahu kamu hampir memukul Julian " ucap Elyana
itulah ibu ku.. selalu membela semua perbuatan Julian, sampai aku merasa aku bukan anaknya tapi cuma Julian dan rania saja anak ibu ku...
__ADS_1
vero lolos dan masuk majalah model fashion begitu pun Julian, bahkan mereka jadi couple busana fashion remaja di Brazil
.
melihat wajah mereka terpampang di majalah membuat aku cemburu.
demi rasa cintaku yang besar, aku ingin memiliki vero dengan mengikatnya jadi istri ku
.
.
di sebuah taman di Brazil, aku beranikan diri untuk melamar vero walaupun di tengah kesuksesan nya jadi model
"vero, aku eriko Gibson meminta mu untuk jadi ratu di hidupku, mau kah kamu menemaniku hingga tua nanti, will you marry me " erik berlutut
vero terharu bercampur bingung, ambisinya jadi model baru di mulai tapi tidak mungkin menikah secepat ini apalagi erik cuma koki di restoran, jauh dari standar calon suami idaman meski pun wajah erik begitu tampan..
"yes, i do " vero setuju menerima lamaran erik tapi hatinya tidak begitu...
kami bertunangan dan berencana 3 bulan lagi akan menikah.. aku sangat bahagia tapi vero sebaliknya hidupnya seakan terkekang oleh cincin di jari manis nya itu
di sebuah club vero mulai sering menghabiskan malamnya untuk clubbing
"Hai, apa yang terjadi dari tadi mata mu terus menatap cincin itu " ucap Julian menghampiri
"jul.. kamu juga di sini "
"yes baby.. malam ini kamu sangat cantiik " goda Julian..
"jul, stop jika erik dengar dia bisa membunuh mu, ingat aku ini calon kakak ipar mu " rupanya vero sudah hampir mabok
"iya.. ya, vero are sure, yakin kamu mau menikahi pria yang lebih pandai memasak itu, apalagi kamu ini model sekarang kamu pantas dapat suami lebih mapan bukan babu macam erik " bisik Julian
"stop jul, tapi ucapan mu itu benar dan buat aku bingung, aku tidak mau hidup sederhana bersama erik, meski pun aku mencintai nya "
bagus vero, hampir mabuk...
lagi pula erik itu tidak pantas punya calon istri model, aku akan merusak hubungan kalian..
__ADS_1
"vero, ayo kita dansa dari pada pusing memikirkan koki murahan itu "
vero dan Julian pun dugem bersama..