
luka tangan erik pun semakin membaik, gift di tangan juga sudah mulai di lepas
hari ini pun louis pulang, aku pun rindu ingin main balapan mobil bersamanya
sirkuit..
"kakak mana hadiah ku " peluk erina
"tentu.. ini aku bawakan coklat Belgia khusus untuk mu "
"thank you.. the best my brother " erina senang
"erik bagaimana kabar mu? " tanya louis
"sudah baikan"
"erik kamu tahu, erina childish dia selalu minta hadiah saat aku pulang dari luar negeri ".
" bukan itu kak, aku hanya memberi mu kesempatan untuk menyenangkan hatiku, meski pun di sini dengan mudah aku bisa beli pabrik coklat, tapi perhatian itu yang aku suka "
"princess, ayo kita lomba " ajak louis
"tentu ini yang aku tunggu " jawab erina
"tunggu, apa yang mau kalian lakukan, erina kemarin saja kamu menabrak pembatas jalan, jadi jangan macam -macam " erik tidak suka
"erik santai lah.. kita ke sirkuit memang untuk balapan, jauh -jauh kesini percuma jika kamu tidak ijinkan adik ku "
"lagi pula kemarin itu sengaja, kalau sekarang aku pasti menang, atau kamu temani aku " ajak erina
akhirnya meski cemberut erik ikut duduk di mobil menemani erina
mereka kakak beradik yang gila.. erik sedikit ketakutan..
mobil pun saling melaju satu sama lain, sirkuit ini sengaja mereka sewa jadi sepi cuma ada mereka
"my husband, kencangkan sabuk pengaman mu, kita akan makin gila lagi " erina menaikan kecepatan nya
"erina jangan macam -macam ya " erik terlihat panik
"jika kamu takut, tutup mata mu " erina makin melaju..
erina.. erina dia memang luar biasa, kadang terlihat lemah dan bodoh tapi sebaliknya banyak yang erik tidak bisa dan suka erina hoby melakukannya
"yes.. finish.. aku menang " sorak erina
namun wajah erik nampak pucat
"erik are you okay? " tanya louis
"kalian kakak beradik, tidak punya kerjaan ya, hobinya uji nyawa "
"kamu saja yang penakut " erina tertawa
"sembarangan, mana mungkin aku takut " erik kesal
"sudah jangan bertengkar, aku rasa keputusan daddy menjodohkan kalian itu tepat, kalian saling melengkapi, pria dingin kaya bertemu gadis kaya tapi bar bar " ledek louis
__ADS_1
"sudah lah kak, jangan bicara begitu, kamu tidak lihat my husband wajahnya makin seram " erina makin tertawa..
tadinya erik kesal tapi perlahan jadi senang ngobrol santai begini..
"my husband, sebenarnya tujuan ku mengajak mu kesini, aku ingin mengajari mu cara menyetir lebih baik lagi, kelak jika bertemu jalanan berkelok jangan banting tangan mu lagi "
"kamu meremehkan aku ya " tatap erik..
"no.beby .. tapi perhatian.. kapan lagi kamu punya guru stir secantik selebgram erina Hilton "
"sudah lah, kalian sengaja bikin aku baper, melihat tingkah gemes kalian "
"baper apanya, kakak tahu erik itu lebih banyak marah di banding tersenyum"
"sabar lah princess.. erik itu dari dulu terkenal gengsian, kamu tidak tahu apa sebenarnya erik itu bucin parah pada mu " sambung louis
"sok tahu, kamu louis " erik pun sedikit gugup
erik dan louis sebelum.. menikahi erina sudah berteman akrab
erina pun jadi berfikir, apa benar kak louis bilang tentang erik bucin pada ku, mata erina melirik erik, hingga erik salting..
"princess, aku pulang ke Indonesia, karena bisnis mobilku akan segera resmi didirikan, dan kamu tahu investor pertama nya adalah Sultan Ahmed "
"kakak tidak bohong Sultan mau kesini, my husband Sultan ahmed itu masih cucunya pangeran Brunei Darussalam, dulu kak louis pernah ingin jodohkan aku dengan dia "
"lalu dia tidak mau pada mu? " erik sinis
"bukan, waktunya jadwal ku dan dia bentrok, cuma kami sudah sering vidio call, sultan itu sangat tampan wajahnya saja baby face "
"erina hentikan kamu ingin suami mu bunuh aku sekarang, gara -gara cemburu ".. ucap louis
erik pun terus menghela nafasnya
jahil mengirim chat pada erina
chat erik
princess.. tertawa lah sepuas mu , tapi ingat malam ini pembalasan ku, tangan ku sudah sembuh
deg.. jantung erina berdebar.. melirik erik lagi
crazy prince.. menyebalkan..
"kak louis kakak akan tinggal di rumah kami kan " pinta erina
"tidak lah.. aku malas melihat kalian mesra, lebih baik aku sendiri di rumah Hilton "..
HP erik pun berdering, dante mengabarkan jika nyonya Elyana dan 2 adik tiri erik sudah ada di depan gerbang rumah Gibson..
rumah Gibson.
" erik akhirnya ibu bisa bertemu dengan mu nak "peluk Elyana
" ibu, bukankah aku sudah menyuruh dante untuk membawa ibu ke rumah yang lain, kenapa? tetap di sini "
"kakak jangan begitu kami ini rindu dan khawatir pada mu " tambah rania
__ADS_1
"permisi, ibu salam.. kenal saya erina " erina pun salim
"iya nak, ibu sudah kenal kamu sejak kecil, tapi sekarang kamu tumbuh jadi gadis yang sangat cantik" usap Elyana di pipi erina
"benar kakak ipar ku sangat cantik " Julian pun tak tersenyum
pesan erik tidak boleh dekat dengan mereka
"kakak kami lelah boleh ya kami istirahat di dalam " pinta rania
"iya, kak erik ayolah.. kita kan saudara " tambah Julian
"sudah ku bilang ini rumah keluarga Gibson, berarti ini rumah ku, kalian cuma saudara tiri ku, dan aku sudah siapkan rumah lain, satu hal lagi Julian aku tidak akan pernah mengijinkan kamu masuk ke rumah ku "
jika erik sudah beri perintah semua pasti takut
"ibu turuti erik saja ya, tapi besok aku janji akan menemui ibu " ucap erina
"dante bawa mereka pergi, karena aku ingin istirahat bersama istriku" erik pun menarik tangan erina
erik pun hanya diam masuk kamar mandi dan ganti baju tanpa bicara
sebenarnya hubungan mereka seburuk apa sih?
"erina kamu tidak lupa kan pesanku, untuk jangan terlalu dekat pada mereka " erik duduk di kasur
"iya, boleh aku tanya pada mu? "
"apa? "
"hubungan kalian seburuk itu, padahal aku merasa ibu mu sangat rindu sekali padamu " erina meyakinkan
"terkadang orang yang terlihat baik belum tentu baik untuk mu tapi sebaliknya meski orang itu jahat setidaknya dia tidak bersandiwara pada mu "
kalimat erik penuh arti..
"ya.. sudah lah, kamu istirahat dan minum obat biar cepat pulih "
"kamu mau kemana? "
"mengecek email.. pap bilang besok aku pun masih banyak tugas "
"itu bukan alasan mu, menghindar dariku kan? " tatap erik
sebenarnya iya sih.. masih deg-deg an, aku lebih baik mengajari mu balapan.. dari pada.. ah.. aku masih takut..
erina pun sengaja membuka laptop, berharap erik lelah dan tidur tidak menunggunya..pergi ke ruang kerja erik
padahal besok juga tidak ada masalah..
sudah satu jam.. aku yakin erik pasti sudah tidur..
semoga malam ini aku aman..
erina pun masuk ke kamarnya secara perlahan..
dan ternyata
__ADS_1
masih kepo..... di like.
yang banyak...