
veronica duduk di apartemen miliknya sambil menjepit sebatang rokok yang terus di pegangnya.. di layar HP nya sudah ada info tentang erik..
"vero, ayo makanlah, kamu tidak bosan melihat foto itu terus " ucap Ares yang datang bawa makanan
"wajah pangeran er.. sangat tampan di sini, aku takjub 8 tahun tak bertemu er.. sudah sukses dan sangat kaya, bahkan namanya sudah masuk majalah Forbes daftar CEO muda yang paling kaya dan sukses no 3 dunia " vero tersenyum..
"jangan bilang kamu menyesal yang dulu sudah mencampakkan pria baik itu " tatap Ares lagi
"ha.. ha.. mami kamu memang manager sejatiku, hari ini aku putuskan untuk kembali datang ke dalam hidup pangeran er.. ku.. cinta ku yang sudah hilang aku akan merebut kembali " vero tertawa licik
"kamu yakin bisa, melihat istri dari pangeran mu itu erina Hilton.. princess Hilton wanita cantik dan kaya raya, saingan mu bukan kaleng -kaleng " Ares mengeleng ragu
"mami.come on.. erik itu sangat mencintaiku, aku tidak peduli erik sudah menikah yang jelas, aku akan kembali merebut yang dulu pernah jadi milik ku "..
kantor Gibson.. jam makan siang akan segera tiba sedangkan erik begitu fokus dengan meeting nya..
pandangan seluruh karyawan Gibson company di buat tidak fokus melihat wanita tinggi semampai, rambut coklat dengan mata soflen biru datang ingin bertemu CEO Gibson company..
" maaf apa pak erik ada? "tanya vero dengan kaca mata stylish nya
" siapa anda nona? apa anda sudah punya janji "tanya resepsionis
" belum aku belum buat janji tapi beritahu bos mu, jika veronica cintanya sudah kembali "vero tersenyum
mata resepsionis seakan melotot, bos nya yang terkenal dingin bisa di temui seorang wanita muda yang bukan istrinya
" tunggu sebentar, saya beritahu aspri nya dulu "
"kalau lelet begini, lebih baik aku langsung ke ruangannya saja " vero pun terus menerobos masuk
ruangan presdir PT Gibson company
tok..
tok..
erik yang tampak serius melihat data di laptopnya
__ADS_1
"dante, masuk lah aku sudah dari tadi menunggu mu " ucap erik tanpa melihat
"er.. aku kembali " vero langsung datang memeluk erik
veronica mantan pacar ku.. datang ke kantor..
dari Hilton company.. erina sudah tampak tersenyum, erik pasti belum makan jadi aku inisiatif untuk belikan makan siang, bosan juga makan di kantor sendirian
"permisi, bos erik ada di ruangannya kan? " tanya erina sopan pada resepsionis
"bu erina.. ada " ya.. ampun tadi ada wanita muda dan pasti masih di dalam ruangan sekarang istrinya.. petang dunia ke 3 di mulai..
"ok, ini makan siang untuk mu, aku masuk dulu ya " erina pun langsung menuju ruangan erik
sementara dante rupanya juga sedang membeli jus, entah kenapa? erik ingin minum jus di cuaca panas ini
di ruangan erik tanpa beku
"erik, aku kembali, aku bahagia sekali akhirnya hari ini tiba kita bisa bertemu lagi " vero masih memeluk erik
"vero lepas, untuk apa kamu ke sini " erik mendorong vero
"er.. jangan kasar bukankah kamu pasti juga sangat merindukan aku, inilah waktunya untuk kita kembali bersama, aku masih ingat saat kamu mengatakan aku boleh pergi keliling dunia tapi jika aku ingin kembali maka kamu pun siap menunggu ku " vero kembali melangkah
pintu itu terbuka.. erina sayup -sayup mendengar seperti ada orang yang sedang ngobrol di ruangan erik
"vero kamu gila, aku sudah menikah dan artinya aku tidak butuh kamu lagi " erik marah
"er.. aku tahu pernikahan mu itu cuma perjodohan dari tuan Albert, orang yang sudah banyak membantumu, pasti kamu menikahi putrinya hanya karena hormat padanya, karena hatimu, cintamu itu hanya milik ku " di luar dugaan vero maju dan langsung mencium bibir erik..
di luar erina pun langsung membuka pintu tampak hancur dan terkejut
"jadi benar veronica itu mantan pacar mu " suara erina bikin erik kaget dan melepas ciuman vero
"my wife " erik pun kaget
"oh.. kejutan luar biasa, kamu datang di waktu tepat ibu presdir erina Hilton, erik adalah mantan pacar ku, kami itu saling mencintai jadi meski pun kalian sudah menikah aku jamin erik tidak mencintainya, karena cinta erik itu milik ku " vero tersenyum
__ADS_1
"vero tutup mulut mu, erina dia bohong " erik mendekati erina
"jadi dia mantan pacar yang selalu kamu tutupi dari aku, jadi ini alasan dirimu irit bicara saat aku tanya masa lalu, karena kisah cinta kalian belum selesai begitu " nada suara erina meninggi membuat semua orang ikut mendatangi ruangan erik
"sayang, jangan dengar kan vero dia bohong " erik mencoba menjelaskan
"er.. sayang sudah lah, biarkan istri yang kamu nikahi secara terpaksa itu tahu faktanya jika dulu, kini dan nanti kamu sangat mencintaiku, karena aku yakin meski menikah dengan mu erik tidak pernah bilang cinta pada mu kan " vero terus tersenyum mengejek..
benar, bahkan sampai hari ini aku pun masih belum tahu pasti erik cinta aku atau tidak
"vero, pergi kamu di sini cepat " bentak erik
dante yang baru datang pun cepat masuk dan melihat adegan drama di dalam
"vero, beraninya kamu datang kembali " dante langsung menarik tangan vero
"oh.. jadi dante aspri erik.. lepas aku tidak mau " vero menolak
air mata sudah menetes di wajah erina..
"stop.. biarkan dia di sini, mungkin aku yang salah datang di waktu yang kurang tepat saat suami ku ingin nostalgia dengan mantan pacar nya, jadi biar aku yang pergi " erina pun cepat melangkah keluar
"erina, sayang tunggu dengar dulu penjelasan ku " erik pegang tangan erina mencegahnya pergi
"don't touch me" erina hempas tangan erik
"please, dengar penjelasan aku dulu, ini salah paham "erik makin kencang pegang tangan erina
" apa salah paham?, berapa kali aku bertanya soal masa lalu mu, namun kamu tetap irit bicara, bahkan tadi malam aku kembali bicara baik -baik untuk tahu isi hati mu, karena saat kita tahu kenyataan dari mulut orang lain itu terasa makin sakit, jadi lepas kan aku.. aku muak jadi istri pria dingin seperti mu "
erina berlari cepat menuju mobilnya, papinka pun binggung ketika erina minta buru -buru di bawa pergi dari kantor erik..
"sial, dante bawa wanita itu keluar cepat, jika dia tetap nekat telfon saja polisi " erik pun kembali mengejar erina menuju mobilnya
seribu rasa terjadi, veronica kembali..
apa yang di inginkan wanita itu, ulah mantan pacar ku, membuat istriku salah paham.. erik terus berusaha mengejar mobil erina
__ADS_1
sedangkan erina tampak menangis di mobil.. perasaan nya hancur seketika..