
usai dari rumah sakit untuk melepas perban erina meminta ibu Elyana untuk bertemu di sebuah tempat privat..
"erina anak ku, untuk apa kamu ajak ibu kesini? " tanya Elyana
"ibu aku ingin ajak ibu bicara dari hati ke hati, ayo kita duduk "ajak erina
cafe ini khusus dengan view menghadap arah laut, pemandangan indah laut menghampar..
" princess, tangan mu apa sudah sembuh gift nya sudah di lepas? "Elyana mencari bahan pembicaraan
sebenarnya Elyana sedikit gugup untuk apa erina mengajaknya bicara privat seperti ini
" ibu sepertinya cukup tegang, ayo minum teh green tea ekstrak bunga chamomile katanya bagus untuk relaksasi "erina menuangkan teh
" erina kamu dan erik apa akan bercerai? "
pertanyaan Elyana bikin erina tersedak..
"uhuk.. uhuk.. ibu kenapa bertanya hal macam itu? " tatap erina
"ibu dengar beberapa hari lalu kamu memergoki erik dan vero berciuman apa itu benar?, ibu rasa erik masih sangat mencintai wanita itu " Elyana menyeruput teh nya
"ibu, untuk itu aku ajak ibu kesini, ibu kan ibunya erik pasti paham, apa setelah hal terjadi memeluk kan dan menjijikan erik masih memiliki rasa pada mantan nya itu? " tanya erina santai
sebenarnya aku hanya ingin tahu saja, apakah ibu Elyana benar tidak pilih kasih pada Julian dan erik atau sebaliknya..
"nak, dulu erik begitu bucin pada vero namun vero bosan dengan karakter erik yang kaku vero merasa tertekan, ibu kira jika erik sampai mau kembali berciuman dengan vero berarti anak itu masih memiliki rasa pada veronica " jelas ibu
"lalu ibu ingin aku bercerai dari anak mu sendiri? " balas erina
"nak, bukan begitu aku merasa hidup mu tidak nyaman pastinya memiliki suami posesif dan pendiam dan yang lain nya itu terserah " Elyana gugup
eriko Gibson wanita seperti apa ibu mu, bukannya menenangkan malah seolah membakar hatiku
erik yang mendapat kabar jika erina dan ibunya bertemu secara privat pun langsung segera menyusul .
"erina aku mengerti pernikahan yang hadir lewat perjodohan itu pasti akan sulit beradaptasi, mungkin kamu butuh pria yang lebih bisa mengerti lagi iya kan " Elyana tersenyum
"benar, menurut ibu erik tidak cocok untuk ku? " erina memancing
Julian bilang erina adalah putri Albert Hilton yang terkenal cantik, cerdas dan pengusaha muda sukses, Julian begitu mengagumi erina sejak di Brazil Julian selalu mengikuti instagram erina, tapi malah erik yang menikahinya.. sesaat elyana melamun ingat ucapan Julian..
"ibu, kok diam, aku tanya jika karakter erik tidak cocok untuk ku, haruskah aku berpisah dari putra mu?
__ADS_1
belum di jawab pertanyaan erina, erik sudah datang menerobos masuk
" tidak mungkin terjadi "ucap erik dengan raut kesal
" my husband kamu kesini "erina kaget
" sayang, kenapa? kamu bertemu wanita ini tanpa ijin padaku "tatapan mata galak itu kembali
" erik, aku hanya ingin bicara santai itu saja "erina gugup
jika eriko Gibson berekspresi seperti ini, aku seperti mati kutu, selain daddy hanya erik yang mampu buat aku takut juga butuh..
" er.. jangan marah erina hanya ingin ajak aku ngobrol tidak lebih "sambung Elyana
" stop bermuka dua, cukup sekali aku patah hati dan aku yakin itu ada dukungan ibu, kali ini tak kan ku biarkan siapa pun merebut istriku erina, dan ingat jika Julian yang menyuruh ibu menghasut erina agar bercerai dari ku, kali ini aku tak kan segan menghabisinya, princess ayo kita pulang "tarik erik...
kalimat ucapan erik sukses bikin erina dan Elyana takut, erik terlihat serius dengan omongannya
di dalam mobil erik juga tak banyak bicara, selain wajahnya tampak marah tak ada lagi ekspresi lain..
rumah Gibson.. erik membawa erina kembali pulang ke rumahnya, namun rupanya Elyana sudah tidak di ijinkan lagi tinggal di sini..
" erik lepaskan tangan ku, sakit kamu terlalu keras Mengengamnya "erina menarik tanganya
benar tangan erina memerah
" apa salahnya dia ibu mertua ku bukan penjahat ekspresi mu terlalu berlebihan "erina santai
" tidak wanita itu pasti sudah menghasut mu, cepat katakan apa dia memberi saran agar kita berpisah? "tanya erik masih dengan nada kesal
erina menghela nafasnya sejenak
" tidak justru sebaliknya aku yang minta saran harus di bawa kemana hubungan kita "
.
ucapan erina membuat erik melangkah lebih dekat ke wajah erina, bahkan dasi dan kancing bajunya di lepas
"woy.. erik.. apa yang kamu lakukan jangan mendekat lagi " erina gugup
"kenapa? kamu takut, bukankah aku suami mu, aku masih punya hak penuh atas dirimu " bisik erik dengan hidung saling menempel
aliran darah erina mengalir deras.. pria ini selalu bikin aku begini
__ADS_1
"lepas ini baru jam 3 bukankah kamu harus ke kantor " erina mencari alasan
"kantor itu milik ku terserah aku mau pulang jam berapa pun, tak masalah " bibir erik persis di depan bibir erina
"minggir lah aku kehabisan nafas " erina mendorong erik
namun tubuh kekar erik sulit untuk di dorong
"princess benarkah kamu ingin berpisah dari ku?
tak cukup kah bagimu untuk percaya jika aku sangat mencintai mu " kalimat erik begitu membuat hati erina luluh
"benarkah? kalau begitu kenapa kamu biarkan wanita mantan pacar mu itu masuk ke kantor mu dengan mudah hari itu? " erina kesal
"sudah ku bilang aku tidak tahu, vero tiba -tiba muncul sedangkan Dante sedang pergi, kamu cemburu princess? " tanya erik
"iya, jika sebaliknya aku yang melakukan hal itu pada Tomi aku yakin kamu pasti langsung menembakkan pistol padaku, sekarang kamu ingin aku tersenyum begitu " mode bete
cup...
tanpa basa basi erik mengecup bibir erina belum selesai kekesalan erina malah di beri kiss manis
"kamu ini " erina berusaha berontak namun makin di kecup erik
"aku suka melihat istriku cemburu" bisik erik
snow prince.. tingkah mu bikin aku mati kutu..
"erina aku sangat mencintai mu, aku hanya ingin hidup bersama mu " erik tersenyum
saking kesalnya erina sengaja menginjak kaki erik
"dasar buaya.. gombal "
"aw.. sakit my wife kenapa kamu injak kaki suami mu " rintih erik
"aku benci pria gombal, jika kamu ingin aku percaya selesaikan urusan mu dengan mantan centil mu itu, walaupun sebenarnya aku bisa saja buang wanita itu ke kutub, tapi aku ingin kamu sendiri yang melakukannya, baru aku percaya dengan pernikahan kita dan perasaan mu, sudah lah aku mau mandi " erina hendak pergi
"baik bu bos.. aku pasti membuktikan ucapan ku, my wife malam ini aku ingin sekali makan rendang princess yang terkenal enak tolong buatkan ya " erik tersenyum
tak biasanya erik bersikap begitu manis..
mungkin saatnya aku memberi harapan pada pernikahan ku ini..
__ADS_1
dimana ini adalah fase ujian masa lalu..
semoga aku bisa menjalaninya...