Sama -sama Kaya

Sama -sama Kaya
cobalah kembali percaya


__ADS_3

jam menunjukan pukul 10 malam


"bibi darmi apa istriku sudah pulang? " tanya erik juga baru tiba di rumah


"belum, saya kira nyonya akan pulang bersama tuan"


"baiklah, tolong isi bathup ku dengan air hangat "


"baik tuan " jawab bibi darmi


telfon erina pun tidak aktif, membuat erik makin kesal


"pap jam berapa ini? " tanya erina menutupi laptopnya


"jam 10 malam "


"apa? erik pasti sudah pulang dan marah, HP ku mati lagi " erina panik


erina pun segera melangkah untuk ke luar kantor


"princess " seno berlari


"arsenno Justine kamu sudah sampai? " erina kaget


"iya princess, miss u honey.. akhirnya kita bertemu " hendak memeluk


"stop, aku sudah menikah jaga jarak "


seno pun tertawa, mereka pun mampir sejenak untuk makan sate ayam..


"princess, sudah lama aku merindukan moment ini bersama mu "


"seno, kamu tidak lupa hadiah ku kan "


"tentu princess, aku ingat "


mereka pun terus ngobrol hingga jam menunjukkan pukul.. 12 malam


"nona ini sudah terlalu malam "ucap papinka


"papinka, ayolah aku masih rindu erina "seno tidak suka


" nona, tuan erik sudah menelfon lebih dari 100 kali "


"pap, kenapa? kamu tidak bilang dari tadi, seno.. ini kunci apartemen mu, aku harus pulang "


gawat.. aku ceroboh gimana? mungkin aku bisa lupa waktu ngobrol dengan seno..


erik Gibson.. aku di hukum pasti


rumah erik terlihat sangat sepi


"nyonya baru pulang? " tanya bibi darmi


"iya, tuan dimana? "


"di kamar nyonya, dari tadi menunggu anda untuk makan malam tapi anda tak kunjung pulang "


astaga.. aku lupa


erina pun masuk ke kamarnya, namun terkejut tak ada satupun barangnya, bajunya pun tidak ada


"bibi kemana? semua barang ku, bajuku kemana? " erina binggung


"i.. itu nyonya " bibi darmi gugup


"di kamar ku " erik berdiri dengan mata penuh marah


"beby.. ka.. kamu belum tidur? " erina mendekati


namun erik tidak berekspresi..


"iya sudah, aku lelah aku mau ganti baju dulu " erina terpaksa masuk kamar


erik pun ikut masuk menyusul erina,


di kamar mandi erina tampak panik, bagaimana? ini harus satu kamar erik pasti sudah habis kesabaran karena aku ceroboh..


perlahan, erina keluar.. dimana erik?


sepertinya erik keluar, bagus lah, erina pun naik ke tempat tidur dan membuka selimut

__ADS_1


"erik sedang apa? "


iya.. erik bertingkah aneh dia tidur hanya dengan boxer tanpa baju.. di balik selimut


"kenapa? "tatap erik


" tidak "erina gugup


" ayo tidur.. bukanya tadi kamu bilang lelah "


erik menarik erina dan menindih nya


"princess, jangan permainkan aku " muka erik berjarak sangat dekat


"i'm sorry, tadi aku sibuk banyak hal yang harus aku selesaikan "


"kamu di kantor cuma sampai jam 10 lebih 15 menit, sekarang jam 12 kemana sisanya? "


benar erik sangat detail..


"seno baru tiba dari los Angeles, dia mengajak ku makan sate langganan kami dulu "


"kamu nostalgia, atau amnesia jika sudah punya suami ".


" aku ceroboh, HP ku mati "


erik memeluk erina erat, hingga erina panas dingin saat merasakan ada yang bangun


"my husband, please "


"why ? "


jika erik marah, aku susah bergerak


"napas aku sesak, kamu berat "


"akan ku beri nafas buatan "


erik pun kembali mencium bibir erina secara ganas, hingga erina tidak bisa bergerak


"princess sudah ku bilang, jangan macam -macam, aku tidak suka di bohongi "


cobalah kembali percaya? erina


"apa yang kamu tahu? "erik kaget


"tahu apa? "


"erina Hilton "


"iya apa? "


"aku makin kesal pada mu "


erik pun makin menganas, menciumi bibir dan merambat ke leher, membuat erina mendesah


"stop.. please "


"ini.. hak ku sebagai suami "


"yes.. tapi aku takut pada mu " erina sedih


"apa maksudnya? "


"kamu hanya nafsu pada kecantikan erina Hilton, body ku seksi, bukan cinta pada istrimu, istri yang kamu nafkahi bathin dengan cinta "


kalimat panjang itu, bikin erik menarik nafasnya


"apa cinta itu sangat penting bagi mu? "erik penasaran


" yes, i want life my husband love of the day "


"tapi.. kamu membuat aku kesal dan menunggu"


tatapan erik penuh makna, padahal sekali saja jika kamu.. bilang aku cinta pada mu. erina.. mungkin gunung es di hati ini pun luluh.. (erina pun hanya diam meneteskan air mata)


"why you crying? "


"it's okay, lakukan kan lah jika kamu memang ingin"


erina pun menutup matanya pasrah

__ADS_1


tapi kali ini, suasana hati erik hancur, mungkin karena kami di jodohkan erina belum siap


erik pun mencium kening erina dan hanya memeluknya


"diam lah, cukup rasakan gelisah ku "


sambil memeluk, erina pun paham erik tidak kuat menahan hasratnya


erina pun memeluknya balik


terkadang ada banyak hal.. yang tidak bisa di paksakan, iya kesiapan..


semalaman kami berpelukan, erik kali ini masih bisa menahan nafsunya.. tapi cepat atau lambat ini memang harus terjadi..


aku ngantuk sekali, jam berapa ini?


jam 9 pagi.. aku harus ke kantor


"kamu sudah bangun? " erik tampak gagah dengan kemeja dan jaz


"iya " erina masih ngantuk


"for you? "


"apa isinya? "


"unboxing lah "


kotak besar.. hadiah untuk ku. betapa terkejutnya


iPhone keluaran terbaru limited edition, jika satu itu biasa ini 5 iPhone


"what is this? "


"tidak alasan jika HP mu mati dan low bed, aku belikan khusus untuk mu my wife "


menolak juga percuma pasti dia kesal


"tapi kamu percaya pada ku kan, my husband? "


"hanya sedikit berfikir cobalah untuk percaya lagi pada pasangan mu, kalimat itu cukup mengetuk hatiku? " erik duduk di tepi ranjang


erina menarik nafas, biasanya aku tidak gugup tapi ini kok takut ya jika menyinggung masa lalu erik


"kok diam, biasanya kamu lancar menjawab semua omongan ku "


erina pun memegang pipi erik dengan tangannya


"dengar, sudah ku bilang aku tidak akan masuk ke masa lalu mu jika kamu tidak ijinkan, yang kamu harus tahu aku bukan wanita itu, wanita yang mudah jatuh cinta pada banyak pria" erina pun mencium pipi erik


erina? kamu..


"tunggu, apa yang kamu dengar? "


"eriko Gibson, takut jatuh cinta lagi "


"siapa yang bilang? " tatapan erik penuh kekecewaan


"hatimu..., sudah lah aku mau mandi.. nanti kita teruskan lagi diskusinya " erina pun masuk kamar mandi


smart princess.. you smart people


cara mu menyampaikan kalimat itu.. sangat pintar


dia tidak ingin membuka apapun tentang aku? meskipun aku rasa dia tahu itu..


benar erina.. mungkin sudah waktunya aku mencoba percaya lagi pada pasangan ku


aku akan coba membuat pernikahan ini..


seperti yang kamu mau my wife..


erik tersenyum...


wah.. sinyal.. sinyal cinta..


biasanya jatuh cinta dulu baru menikah


tapi kali ini erina with erik menikah dulu baru jatuh cinta..


you are so sweat...

__ADS_1


__ADS_2