
pukul 4 sore.. aku lelah sekali
semua sudah beres.. aku bisa pulang cepat
"maaf nona di lobby, ada ibu Fatima dia ingin bertemu anda, apa saya usir saja? " ucap papinka
ibu Fatima ibunya tommy?
"erik bisa marah kalau aku melakukan kesalahan lagi, pap suruh tunggu, aku telfon erik dulu "
"baik nona "
telfon pun berdering.. erik yang tengah di sibuk tidak suka jika ada panggilan masuk
sial.. tidak di angkat.. dante
erina pun pindah menelfon dante..
halo dante.. di lobby ada ibu Fatima ibunya bilang pada suami ku? apa boleh aku temui, kasihan dia seorang ibu
"tuan, telfon itu loudspeaker sejak tadi "
"tunggu 10 menit, kamu tidak boleh bertemu sebelum aku datang " teriak erik menutup telfon..
kali ini erina.. menuruti erik
"dimana? wanita itu? " tanya erik dengan datang buru -buru
"ayo, aku menyuruh pap, bawa dia ke coffe shop depan " erina gandeng tangan erik
di coffe shop, sudah duduk ibunya tommy dengan wajah penuh kesedihan
"princess, akhirnya kamu datang " peluk ibu tommy menangis
"bibi, tenanglah duduk kita bicara "
"tuan erik kamu suami erina kan, aku minta maaf atas ketidak nyamanan atas sikap tommy, princess ini foto tommy sekarang"
menunjukkan foto tommy yang penuh lebam, bahkan benar salah satu tangannya patah
"erina aku sadar kesalahan tommy tidak bisa di maafkan, aku pun malu sebagai seorang ibu tidak bisa didik tommy dengan baik, ini sertifikat tanah rumah dan toko kain yang aku miliki, kamu berhak karena semua modal.. itu dari mu "
"bibi apa aku sejahat itu?, tempo hari aku setuju Terima mobil, rumah dari tommy karena tommy janjikan kebahagiaan padaku, dia selalu bikin aku bermimpi, jika aku menikah dengannya rumah yang sederhana, tapi tommy menyakiti ku? dia selingkuh tapi tetap ingin menikahi aku, tommy terlalu serakah, hatiku sakit bibi" erina menangis
erik pun hanya diam tanpa bicara
"princess, aku minta maaf, mungkin itu kesalahan ku juga awalnya aku sadar jarak antara kamu dan tommy itu terlalu jauh, aku takut sampai kapan pun ayah mu tidak akan setuju punya besan seperti kami " ibu Fatima juga menangis
"bibi ayahku memang keras tapi dia tidak sekejam itu, saat usia pacaran kami.. 3 tahun daddy pernah beri kesempatan tommy untuk datang ke rumah Hilton jika tommy menunjukkan keseriusannya tapi apa ? tommy terlalu takut mencoba dari pada berusaha berjuang, hingga ayah ku menarik.. kesimpulan pria itu tidak serius,.. tapi otak dan hatiku tidak bisa berpikir sama, aku tetap bela tommy "
__ADS_1
jadi erina tidak sekeras itu? erik hanya duduk memperhatikan ke dua wanita yang sedang serius
"princess, sekali lagi aku minta maaf"
"lagi pula mobil.. dan rumah tommy itu papinka lelang untuk yayasan kanker milikku, gaji tommy yang di potong 40 peran juga masuk ke yayasan, aku hanya terlalu sakit hati hingga putuskan tommy ke luar pulau.. Jawa agar aku tidak perlu bertemu "
"tidak nak, hatimu terlalu baik, meskipun sakit hati jika tommy gajinya di potong untuk mencicil biaya kuliah adik tommy itu sama saja 30 tahun ke depan dia tetap bekerja, tandanya kamu sangat baik, tetap menjaga nama anak ku sebagai dosen dan membiarkan tommy tetap bisa menafkahi anak dan istrinya.. terima kasih sayang "
"syukur lah, jika bibi paham maksud ku"
"ini kue favorit mu bibi bawakan"
"Terima kasih, aku selalu makan ini jika pulang ke Indonesia"
"tuan erik, princess sangat baik meski kadang terlihat bar-bar, nakal, dan keras kepala sebenarnya dia putri yang patuh, buktinya dia tidak melanggar aturan daddy nya, padahal jika princess mau sudah dari dulu.. dia menikah dengan tommy, sebelum aku pergi apa yang bisa bibi berikan sebagai balasan kebaikan hatimu selama ini nak, bibi ingin balas budi "
"cukup do'akan aku, bibi sekarang aku sudah menikah, aku hanya ingin di tiap usai sholat bibi do'akan kami, agar pernikahan ku dengan suami ku sakinah mawadah warahmah, aku ingin hidup bahagia bersama suami ku selama nya, mungkin erik bisa berikan kebahagiaan yang cuma di janjikan tomy, tapi suami ku bisa wujudkan " erina genggam.. tangan erik
tapi yang bikin takjub erik tidak menyangka jawaban dewasa erina, dan ingin bahagia selamanya bersama membuat wajahnya datar cemburu jadi sumringah
"princess, jika di kehidupan mendatang aku boleh minta aku akan berdoa untuk memiliki anak menantu sebaik dirimu, pasti ibu mertua mu sangat beruntung ya "
ibu mertua bahkan aku belum mengenalnya
"bibi hati -hati di jalan ya, supir ku akan antar bibi "
"terima kasih princess dan tuan erik, saya pamit "
"jadi selama ini kamu begitu royal, bantu semua keluarga tommy "
"iya, karena aku kesepian, uang ku banyak tapi tidak bisa membeli kehangatan keluarga seperti di rumah tomy, aku senang saat bisa kumpul bersama di meja makan, itu hal berharga yang sudah hilang sejak ibu ku meninggal "
"hati mu sangat baik pada ibu orang lain, tapi kenapa sulit pada ibu tiri mu vivi Hilton? "
wajah erina berubahnya masam, saat vivi Hilton di sebut erik
"erina, you angry ? "
"dia bukan seorang ibu , dia hanya wanita yang mengambil kebahagiaan dari rumah orang lain"
"kamu tidak bisa maafkan dia? "
"bisa "
"kapan princess? "
"jika kamu sudah maafkan ibu mu "
erik pun.. makin diam sulit menjawab
__ADS_1
"kamu selalu berani menimpali omongan ku "
"karena kamu terlalu banyak meminta, sedangkan tidak pernah memberi yang istrimu ingin kan "
"erina Hilton, ternyata benar cuma kamu jodoh seimbang untuk ku "
"sudahlah, aku mau pulang, jika kamu masih sibuk, aku pulang dengan papinka saja "
"kamu mau bebas tanpa aku? " erik dekati erina
"tidak tuan erik.. aku cuma ingin santai, pekerjaan ku sudah selesai "
erina.. erina hatimu terlalu baik,..
satu lagi apakah erina tahu sesuatu tentang ibu ku?
"ayo.. kita pulang rasanya aku ingin memberi hukuman, karena mantan pacar mu selalu hadir di saat aku , terlihat tenang "
"aku tidak takut padamu " erina tertawa
mereka pun pulang lebih cepat..
namun susana mendung.. hujan pun turun begitu deras..
erina pun membuka jendela dan berdoa
"apa yang kamu lakukan princess? "
"berdoa "
"apa? "
"ibu ku bilang, berdoa saat hujan turun, mungkin akan cepat di kabulkan, setidaknya aku sudah meminta, aku yakin pasti di kabulkan Tuhan, cepat atau lambat "
"kamu terlalu pintar, terus menjawab pertanyaan ku " erik tersenyum
"nona erina, benarkah jika hadiah meat and great " tanya dante
"tentu, kamu sudah follow aku? "
"sudah nona, bahkan saya memberi like semua update status nona "
"bagus, semoga beruntung "
"dante "
"maaf tuan, saya hanya fans nona erina selebgram, bukan istri anda "
"apa bedanya dia tetap, istriku "
__ADS_1
"dante.. ternyata kamu benar bos mu begitu menyukaiku, makanya dia selalu cemburu" goda erina..
dante pun tersenyum.. benar cuma nona erina yang bikin tuan tersenyum..