Sang Ratu Berdarah Emas

Sang Ratu Berdarah Emas
amarah kenzo dan Agatia


__ADS_3

Agatia mengangkat kepalanya dan memandang pemilik kedai makanan itu dari dalam tudungnya.


tiba-tiba pemilik kedai makanan itu terlempar jauh dan menubruk meja dagangan sayur dan pingsan seketika.


bukan hanya kedua anak tadi menegang melihat kejadian itu namun juga semua orang di situ termasuk kenzo.


kemudian Agatia mendekati kedua anak kecil itu, keduanya sama-sama ketakutan saat melihat Agatia mendekati mereka.


puk....


Agatia menepuk puncak kepala keduanya.


"jangan takut,jadi ceritakan apa sebenarnya yang terjadi??"ucap Agatia.


"kami hanya ingin mencari makanan,karena kami sangat kelaparan"ucap anak perempuan itu.


kenzo yg mendengar semua itu merasa amarahnya memuncak.


bukan hanya kenzo yg merasa marah namun juga Agatia.


"hehehe .......apa kalian ingin bertemu dengan ku??"gumam Agatia sambil tertawa dengan penuh aura yg kelam mengelilingi tubuhnya.


Agatia mendatangi ayahnya dan mengandahkan tangannya.


sedangkan kenzo hanya mengangkat sebelah alisnya.

__ADS_1


"ayah....apa kau juga ingin ku lemparkan ke bara api??"ucap Agatia sambil tersenyum seram.


akhirnya Kenzo mengerti lalu memberikan sekantong keping uang kepada Agatia.


lalu Agatia berjalan mendekati kedua anak tadi lalu memberikan uang itu kepada mereka.


"wah .....kakak kita beruntung.kakak cantik bertudung ini sangat baik"ucap gadis kecil itu


"maaf.....apa tak apa-apa anda memberikan ini kepada kami"ucap anak laki-laki.


"tidak apa-apa,ambil lh"ucap Agatia.


"benar apa yg kakak bertudung itu katakan, apalagi orang-orang di desa kita sangat membutuhkan untuk bertahan hidup "ucap gadis kecil itu sambil menarik ujung baju baju sang kakak.


"desa??"beo Agatia dan kenzo bersamaan.


"siapa yg...."kenzo ingin meluapkan amarahnya namun di tahan oleh Agatia.


"kalau begitu bisa kalian bawa kami ke desa kalian??"ucap Agatia.


"dengan senang hati"ucap gadis kecil itu.


"yue....jangan sembarangan mengajak orang asing ke desa kita"ucap anak laki-laki itu


"kakak.....girvin...aku yakin mereka bikan orang yg jahat kok"ucap gadis yg bernama yue itu

__ADS_1


"baik lh,nona mari ikut kami"ucap anak laki-laki yg bernama girvin itu.


mereka melintasi hutan yg lebat,sepanjang perjalanan Agatia dan kenzo memiliki aura yg kelam dengan amarah yg meluap-luap.


"ayah......biar tia yg menikmati permainan kali ini"ucap Agatia sambil menunduk menyembunyikan wajah menyeramkan miliknya.


"apa kau yakin??aku sangat ingin mencabik-cabik nya"ucap kenzo.


"bila ayah ingin mencabik-cabik nya,maka aku ingin mengunyah orang yg melakukan ini semua"ucap Agatia


"hehehe..."tawa seram keduanya,yg membuat kedua anak tadi merasa merinding dengan sikap keduanya


"kakak...kita sudah sampai"ucap yue.


Kenzo dan Agatia melihat suasana desa yg kumuh dan banyak rakyat yg memakai baju compang camping.


hati kenzo seakan-akan teriris saat melihat rakyatnya seperti itu.


sedangkan Agatia semakin ingin secepat mungkin membuat orang-orang yg membuat desa itu menjadi semenderita itu.


"yue siapa mereka??"ucap kakek tua yg menghampiri mereka.


"kakek....mereka adalah kakak yg menolong dan memberi kami sekantong keping uang ini"ucap girvin.


sang Kakek membuka kantong tersebut dan terbelalak melihat keping emas yg cukup banyak itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2