
"Ratu Diamoldn,mari naik lh"ucap Alan sambil mengulurkan tangannya kepada Agatia.
Agatia menyambut uluran tangan dari Alan.
"terimakasih"ucap Agatia
"......."Alan hanya terdiam,karena di dalam benaknya sekarang begitu banyak pertanyaan kepada ayah dan ibunya.
"ayahanda.......kita bahas semua ini di istana"ucap Alan datar yg hanya melirik raja Romirro.
"baik lh"ucap raja Romirro.
rombongan itu kembali ke kerajaan Emernikc dan di sambut oleh permaisuri karina yg sedari tadi khawatir dengan putra nya.
"syukurlah kalian sudah kembali"ucap permaisuri karina.
"ahh.....maaf ketidak sopanan kami dalam menyambut kedatangan anda yang mulia Ratu Agatia"ucap permaisuri karina.
"tidak.harusnya aku yg menghormati kalian sebagai tuan rumah"ucap Agatia sambil menarik ujung gaunnya dan meletakkan tangannya di dada sebagai tanda hormat.
"anu....baik lh...suatu kehormatan bagi kami mendapatkan hormat dari Ratu Agatia, "ucap raja Romirro.
"heh.....wanita ****** itu!!!mau apa kau ke kerajaan Emernikc hah??"ucap seorang gadis dari tangga.
"Leona!!!jaga ucapan mu"ucap raja Romirro marah.
"kenapa ayah??dia orang yg jahat....dia menyakitiku,dan apa ini lg??! mungkin dia datang untuk menyakiti keluarga dan rakyat kita.atau jangan-jangan dia adalah pemimpin para monster itu untuk menyerang negeri Emernikc??"ucap Leona.
__ADS_1
"cukup Leona!!"ucap permaisuri karina.
"kenapa ibunda membela orang asing seperti dia??"ucap Leona dengan mata yg mulai berkaca-kaca.
"leo...."Raja Romirro ingin membentak Leona namun Agatia mengisyaratkan agar Raja Romirro tentang.
Alan yg melihat itu hanya bisa menghela nafas lelah.
"leona pergi kembali ke kamar mu"ucap Alan lembut.
"kenapa???apa kakak jga percaya dengan iblis kecil itu??"teriak Leona sambil menangis.
"cukup!!"ucap Agatia.
"aku kemari bukan menjadi topik yg menghancurkan hubungan kalian atau melukai negeri Emernikc,aku datang karena menagih perjanjian antara dua negeri"ucap Agatia datar.
"putra ku..... Ratu Agatia adalah orang yg kami minta bantuan untuk melindungi negeri ini,dia jga calon tunangan mu.semua ini dengan syarat kita memberikan ia kekuatan bunga kehidupan"ucap permaisuri karina.
"apa?? mustahil kalian gila??;"ucap Alan marah.
"kalian menukar keselamatan negeri dengan kekuatan bunga kehidupan dan diri ku??!tidak kh kalian tau kalau aku berjuang menyalurkan kekuatan ku kepada bunga kehidupan itu agar melindungi negeri ini???"ucap Alan.
"Alan.....aku"ucap Agatia
"cukup...haha..ternyata aku sependapat dengan Leona kalau kau adalah wanita iblis"bentak Alan.
"pergi dari negeri Emernikc,kami tak butuh perlindungan mu,dan jangan kau menampakkan wajah menjijikkan itu di hadapan ku lg"ucap Alan lalu pergi ke kamarnya.
__ADS_1
Leona yurin dari tangga lalu menampar wajah Agatia dengan keras.
"kau membuat kakak ku menderita,enyah lh kau iblis"ucap Leona yg mendorong keras Agatia.
beruntung raja Romirro dengan cepat menolong Agatia ahar tak terjatuh.
"leona!!!apa yg kau lakukan??"ucap raja Romirro.
"aku tak peduli"ucap Leona lalu berlari ke arah kamarnya.
Agatia terdiam.
"yang... mulia Ratu "ucap raja Romirro tak enak hati.
"haha.....tak apa,raja.permaisuri.ini jga salah ku yg membuat hubungan kalian"ucap Agatia sambil berbalik ingin pergi namun di hentikan oleh permaisuri karina.
"yang mulia ratu,mohon kiranya yang mulia mau bermalam di kerajaan kami,karena hari sudah sangat larut "ucap permaisuri karina.
"tak apa-apa,aku akan kembali ke kerajaan "ucap Agatia datar.
"tidak ku mohon yang mulia "ucap permaisuri sambil membungkuk.
Agatia menghela napas pasrah
"baik lh"ucap Agatia.
BERSAMBUNG.......
__ADS_1