Sang Ratu Berdarah Emas

Sang Ratu Berdarah Emas
tiga gadis berjubah hitam


__ADS_3

Saat ingin melepas aura kuat milik kenzo, tiba-tiba cahaya terang membuat sebagian monster terbakar dan hangus.


saat asap itu terbang di bawa angin,terlihat lh sosok tiga gadis berjubah hitam.


"maju"ucap gadis Elf itu.


ketiganya maju dan memusnahkan monster dan iblis dengan gesit dengan menggunakan panah cahaya yg di ajarkan ketua mereka.


"sialan b******n kecil... kenzo ingat aku tak akan menyerah karena hal ini,aku akan kembali membalas dendam ku"ucap ketua pasukan musuh itu lalu menghilang.


sedangkan monster dan iblis sudah selesai di basmi oleh ketiga gadis yg berjubah, ketika ketiga nya ingin pergi, sevbasthian menghentikan mereka.


"tunggu!! bolehkah kami mengetahui apa maksud dari apa yg telah kalian lakukan???"ucap sevbasthian.


ketiga gadis itu menghentikan langkah mereka, lalu membalikkan badan mereka,sambil membuka tudung di kepala mereka.


ketiga gadis itu adalah Elefil, drichly,dan kaide.


"kami hanya menjalankan perintah ketua kami "ucap Elefil mewakili kedua temannya.


"siapa ketua kalian?"ucap Eiron.


"maaf tuan,kami tak bisa memberi tahukan kepada tuan dan yang mulia Baginda raja kenzo, tentang siapa tuan kami"ucap drichly.


"dan kami tak memiliki niat yg jahat"ucap kaide.


"yang mulia kami harus kembali,dan mohon yg mulia tak menyelidiki kami,karena semua itu hanya sia-sia saja"ucap Elefil lalu membungkuk hormat diikuti drichly dan kaide.


kemudian ketiganya pergi dari sana.

__ADS_1


"biarkan mereka pergi"ucap kenzo menghentikan sevbasthian yg ingin menghentikan Elefil, kaide dan drichly pergi dari sana.


"kembali ke tenda"ucap kenzo.


*****


sedangkan di istana Agatia dengan puas hati menertibkan para mentri dan penjabat kerajaan,


kini rakyat selalu di perhatikan tanpa tertinggal satu pun,karena para mentri khawatir jika mereka melakukan kesalahan secuil pun terhadap rakyat,nyawa adalah hukumannya.


semua orang memuji kebijaksanaan Agatia dalam memimpin negeri.


penasehat raja hanya bisa tersenyum.


"andai saja yang mulia Baginda raja segenius tuan putri maka,aku memilih pensiun" batin penasehat raja.


namun ia hanya mendesah karena mengingat kenzo tak memberikan izin kepadanya untuk pensiun.


"yang mulia.....hamba ingin mengundurkan diri"ucap penasehat kerajaan itu.


"Agion..... apa kau benar-benar ingin mengundurkan diri??"ucap kenzo datar.


"ya..benar yang mulia"ucap penasehat kerajaan itu yg bernama Agion.


"katakan alasan mu?!"ucap kenzo.


"yang mulia,hamba sudah menjadi penasehat kerajaan sudah 35 thun lamanya,sedangkan usia ku sekarang sudah 70 tahun..... mohon kiranya yang mulia membiarkan ku mengundurkan diri untuk menikmati luasnya dunia yg indah di luar dimasa tua ku ini"ucap Agion.


"boleh saja. ....namun kepala mu harus putus dari badan mu jika ingin melihat dunia seperti yg kau inginkan "ucap kenzo.

__ADS_1


flashback off.


"hah...sudah lh....aku seperti akan menikmati masa tua ku dengan berdiri di samping yang mulia"ucap Agion lalu pergi.


_


_


_


sedangkan di ruang kerja Agatia tak bosan-bosannya memeriksa laporan,ia bahkan melupakan makan siangnya.


tok...tok...


"masuk lh"ucap Agatia.


cklek....


Emelina dan lilya datang dengan membawa makanan untuk Agatia.


"tuan putri,sebaiknya tuan putri makan dulu"ucap Emelina.


"bibi ....Tia belum lapar"ucap Agatia


"tidak bisa!!kau harus makan,jika kau sakit ayah mu akan membunuh kita semua"ucap Emelina sambil menyeret Agatia menujubmeja makan.


"makan"perintah Emelina.


sedangkan Agatia langsung patuh dan memakan makanan nya,jika tidak Emelina akan semakin ganas ketika ia marah.

__ADS_1


BERSAMBUNG.......


__ADS_2