
"maaf.....aku tak mengetahui jika kau berulang tahun hari ini,dan maaf memberikan malam yg buruk untuk mu"ucap Agatia bersalah.
"tak apa kak.....tpi....boleh kh carl tidur bersama kak tia malam ini??"ucap carl ragu takut Agatia mau menerima permintaan nya.
carl menghela napas lemas melihat Agatia yg terdiam tak menyahut.
"maaf mengganggu kakak...."ucap carl sedih.
saat carl ingin beranjak pergi Agatia memeluk erat carl.
"kapan pun kau ingin ke tempat ku datang lh"ucap Agatia.
carl terkejut.
"terimakasih kak tia"ucap carl sambil membalikan badannya lalu memeluk erat Agatia sambil terisak menangis.
"kemari lh"ucap Agatia sambil berjalan menuju kasurnya.
carl tersenyum gembira dan melangkahkan kaki mungilnya mengikuti Agatia.
Agatia menyelimuti tubuh carl dengan selimutnya.
"tidur lh"ucap Agatia.
"baik...selamat malam kak tia"ucap carl.
tak membutuhkan waktu yg lama carl tertidur lelap,karena memang awalnya ia sangat ngantuk.
Agatia mengeluarkan cahaya kecil di jarinya lalu menuliskan sesuatu di udara lalu menjentikkan jarinya.
__ADS_1
"selamat ulang tahun carl....semoga kau menyukai hadiah ku"gumam Agatia lalu terlelap.
******
di kerajaan Emernikc Alan memandang jauh ke arah wilayah negeri Diamoldn.
"yang mulia merindukan dia??"tanya Neil.
"......."alan hanya terdiam.
"tuan jika anda merindukannya dan benar-benar ingin dia menjadi milik tuan,maka kejar lh"ucap neil
"apa kau pernah memiliki wanita??"ucap alan datar.
"hehe.....kalau itu saya tidak ada tuan"ucap neil sambil cengengesan.
"pergi kau dari dini...jika tidak aku akan memotong leher mu"ucap alan dingin dan datar.
Alan kembali memandang ke arah negeri Diamoldn.
"Tia....apa kau baik-baik saja??"gumam alan lirih.
"apakah aku harus mengejar mu seperti yg dikatakan oleh neil??"gumam Alan.
Alan terus menerus memandang langit malam penuh bintang itu dan berharap akan dapat bertemu dengan Agatia kembali.
*****
di pagi yg cerah carl terbangun lalu di sambut dengan tumpukan hadiah yg mengelilinginya.
__ADS_1
kini ia telah berusia 4 tahun.
"waah....hadiah ini pasti dari kak Tia"ucap carl lalu menengok ke sana ke sini mencari keberadaan Agatia dalam ruangan itu namun ia tak menemukan keberadaan Agatia.
akhirnya carl turun dari kasur Agatia dan keluar dari kamar Agatia untuk mencari Agatia.
ketika itu Emelina jga ingin masuk ke dalam kamar Agatia.
"pangeran kecil.....anda ingin kemana??"ucap Emelina
"aku ingin mencari kak tia"ucap carl datar.
sifat carl 180 derajat telah berubah setelah kejadian kemaren lusa.ia ingin menjadi orang yg kuat dan mematuhi perkataan Agatia saja.
namun jika bersama Agatia sifatnya akan kembali 180 derajat menjadi manja dan cengeng layaknya anak berusia 4 thn pada umumnya.
"yang mulia ratu.....yang mulia ratu sedang berziarah rutin"ucap Emelina dengan nada sendu.
"berziarah??"gumam carl.
lalu kemudian ia pergi dari sana mengacuhkan panggilan dari Emelina.
carl sampai di tempat makam yg dimaksud,ia mengetahui jalannya karena membaca pikiran Emelina.
dan keahlian itu ia dapatkan entah kenapa ketika ia bangun dari tidurnya saat pagi tadi.
lalu carl membulatkan tekatnya dan ingin menerobos masuk namun tak bisa karena ada penghalang yg di buat oleh Agatia di pintu utama,namun ia hanya bisa melihat Agatia yg menangis di samping peti mati yg bening itu.
"kakak Tia menangis lg.....aku...aku benci....kak tia sedih"gumam carl sambil mengepalkan tangan mungilnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG.......