Sang Ratu Berdarah Emas

Sang Ratu Berdarah Emas
amarah sang putri Agatia 1


__ADS_3

satu hari telah berlalu setelah kepergian kenzo ke medan perang,pagi ini Agatia sudah siap dengan gaun putri mahkotanya dan Tiara yg indah di kepalanya.


"tuan putri memang sangat cantik"ucap lilya.


"terimakasih lilya"ucap Agatia


"kau memang mirip dengan kakak"gumam Emelina.


"apa bibi mengatakan sesuatu??"ucap Agatia berpura-pura tak mendengar gumaman Emelina.


"ah.....tidak,jadi kau harus mempersiapkan diri mu dan pergi ke aula tahta,semoga kau bisa mengatasinya"ucap Emelina dengan raut wajah yg gelisah jika Agatia bertemu dengan banyak mentri.emelina khawatir jika para mentri membuat tertekan.


Agatia mengambil tangan Emelina dan mengelus nya


"bibi...jangan khawatir...Tia pasti bisa kok dan juga ada kak Eky yg melindungi ku"ucap Agatia.


"baiklah, aku percaya kepada mu,pergi lh"ucap Emelina


"baik lh bibi"ucap Agatia.


"dan untuk mu..... jangan sekali-kali bkau lengah melindungi tuan putri.jika tidak,aku akan mengutili kau"ucap Emelina kepada Eky.


"baik ibunda"ucap Eky


Agatia keluar dari kamarnya dan di sampingnya berdiri Eky yg melindungi,juga di ikuti dengan pelayan,pengawal di belakang serta kasim,penasehat,dan duke.

__ADS_1


"semut-semut kecil aku datang" batin Agatia.


"YANG MULIA TUAN PUTRI AGATIA MEMASUKI AULA...!!"ucap kasim.


pintu aula tahta terbuka Agatia berjalan dengan anggun dan tegas.


serempak para mentri memberi hormat kepada Agatia .


"hormat kepada Yang mulia tuan putri,semoga tuan putri selalu di disinari cahaya Diamoldn"ucap mereka.


Agatia sampai di bangku tahta emas itu,lalu membalikkan badannya menghadap semua mentri yg masih memberi hormat kepadanya.


"semuanya bangunlah"ucap Agatia.


seorang mentri maju.


"lapor.....tuan putri peluasan perbatasan di utara berjalan dengan baik"ucap salah satu mentri.


dan banyak lg laporan yg di terima oleh Agatia,namun Agatia tetap terlihat tenang.karena,mangsanya akan segera ia tangkap dan ia cincang.


"dari segala laporan semuanya, seperti nya semua hal ternyata baik-baik saja"ucap Agatia.


"bukan kah begitu menurut anda mentri pembangunan,mentri pangan??"ucap Agatia.


"be... benar yang mulia"ucap keduanya gugup.

__ADS_1


brak.....


Agatia mengebrak kursinya dan bangun berdiri dari kursinya dan berjalan menuruni tangga dengan anggun.


"apakah benar??apakah semua rakyat Diamoldn sejahtera???"ucap Agatia dengan aura yg menakutkan bahkan kini rambutnya sudah mulai berubah menjadi putih keperakan.


"aa....be...be..benar tuan putri"ucap keduanya yg semakin gugup.


dan bukan hanya kedua mentri itu yg merasa gugup namun semua orang yg berada di aula itu merasa merinding melihat aura Agatia yg lebih menyeramkan dari aura kenzo saat melaksanakan rapat antar mentri.


tiba-tiba kedua mentri itu melayang seolah-olah leher mereka di cekik dan diangkat ke atas.


mereka meronta-ronta memohon pengampunan Agatia.


Agatia hanya tersenyum sinis lalu melepas kekuatannya dan membuat kedua mentri tadi terjatuh dilantai istana dengan keras.


"jadi apa kalian bisa memberi ku penjelasan??"ucap Agatia.


"ampun yang mulia tapi kami tak mengerti apa yg dikatakan oleh tuan putri??,semua orang mengetahui jika di luar sana semuanya baik-baik saja"ucap mentri pangan.


tiba-tiba mentri pangan terbakar oleh api suci berwarna biru kehitaman.


"agrh......arrrrhhh"teriak mentri pangan dalam kobaran api itu.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2