
"tidak ibunda.....bunga ini terlahir dari darah ku,maka aku harus melakukan semua ini"ucap pemuda itu.
"Alan......hentikan.....ayah sudah meminta perlindungan dari negeri Diamoldn.....kami tak ingin melihat mu seperti ini "ucap permaisuri sambil terisak .
"apa kalian tak mempercayai ku,dan lebih mempercayai orang lain??"ucap pemuda yg di panggil Alan itu.
"tidak.kaminmelakukan itu karna kami menyayangi mu "ucap permaisuri sambil memeluk putranya itu.
tiba-tiba seorang pemuda yg berusia 3 thn lebih tua dari Alen masuk.
"menghormat kepada yang mulia pangeran mahkota,hormat pada permaisuri"ucap pemuda itu
"apa yg terjadi Neil??"ucap Alan yg masih dengan wajah datar nya.
"pangeran mahkota...... monster semakin banyak dan menyerang negeri Emernikc sebelah utara,yang mulia Raja sedang berjuang mengalahkan monster "ucap pemuda yg bernama Neil itu, pengawal pribadi pangeran mahkota negeri Emernikc.
sang permaisuri yg mendengar itu terjatuh pingsan.
"sial.....papah ibunda ke kamarnya dan lindungi ibunda "perintah Alan lalu keluar dari ruang bawah tanah itu.
****
sedangkan di luar sana tepatnya di bagian utara kerajaan Emernikc, monster semakin banyak dan brutal.
"menjauh lh"perintah seseorang berjubah hitam bertudung.
semua orang terkejut,raja negeri Emernikc ingin menyangkal.
"Raja Romirro calon mertua ku.......aku datang memenuhi janji ku"ucap seorang berjubah hitam bertudung itu.
"ehh??.....Yang mulia Ratu Agatia!!"ucap raja Romirro terkejut.
__ADS_1
hempasan angin membuat tudung itu lepas bersamaan dengan Agatia yg membuka jubahnya kemudian memperlihatkan gaun putihnya yg serasi dengan warna rambutnya.
"bawa pasukan mundur,dan lindungi lh rakyat "ucap Agatia datar.
Raja Romirro mengangguk dan memimpin pasukan mundur dan hanya menyisakan Agatia sendiri.
"api neraka......lahap lh mereka"ucap Agatia, lalu api biru keluar dari tangannya dan melahap setengah dari pasukan monster itu.
"ukh....sial luka saat di air terjun tadi belum sembuh seutuhnya"gumam Agatia sambil meringis kesakitan.
para monster bersamaan ingin menerkam Agatia.
sedangkan Agatia hanya pasrah.
"hah.....mungkin aku akan bertemu ayah di tempat yg berbeda" batin Agatia sambil menutup matanya.
namun.....
semua monster musnahkan di telan api hitam kemerahan.
Agatia terkejut dan membuka matanya dan melihat semua monster telah di musnahkan oleh seorang pemuda.
"bodoh"hanya kata-kata itu keluar dari mulut seorang pemuda itu.
"ya.....kau membuat ku tak bisa bertemu dengan ayah"ucap Agatia lirih sebelum terjatuh pingsan tak sadarkan diri.
pemuda itu terkejut akan hal itu,lalu menjentikkan jarinya.tiba-tiba muncul cahaya terang dari menara istana dan menjadi dinding yg kuat melindungi seluruh negeri Emernikc.
"ukh....uhuk...uhuk"pemuda itu terbatuk dan memuntahkan darah emas darah yg sedikit berbeda dengan Agatia.
lalu pemuda itu pingsan di samping tubuh Agatia,dengan wajah keduanya saling berhadapan dan sangat dekat.
__ADS_1
_
_
_
hari sudah malam Agatia sudah siuman dan terkejut dengan pemuda yg mengatakan ia bodoh tadi.
"pria aneh,yg tak memiliki tata Krama"gumam Agatia.
"ukh..."suara reguhan pemuda itu.
"beruntung kau tak mati"ucap Agatia.
"huh....bocah kecil yg bodoh ternyata"ucap pemuda itu.
"apa kau tak memiliki tata Krama??"ucap Agatia.
"untuk apa??apa kau menginginkan hormat dari ku??"ucap pemuda itu datar,sambil menghampiri Agatia.
"kau pria yg paling aneh di dunia"ucap Agatia.
pemuda itu mencekik leher Agatia.
"lepaskan"ucap Agatia.
tiba-tiba tubuh pemuda itu menegang dan kemudian perlahan melepas cekikan nya pada leher Agatia dan memegang lehernya sendiri
"Apa yg sebenarnya terjadi??"gumamnya
BERSAMBUNG ....
__ADS_1