
Duk...duk.....
kepala Mentri pertahanan utara menggelinding di tanah.
sedangkan semua orang bergemetar takut kecuali kenzo yh tersenyum puas akan apa yg di lakukan putrinya itu.
sevbasthian mendekati Eglex.
"bukan kh dia lebih menyeramkan dari si iblis itu??"ucap sevbasthian berbisik kepada Eglex.
"kali ini aku setuju"ucap Eglex datar.
"ya....lihat lh dia masih dapat tersenyum manis meskipun sedang mencabut nyawa seseorang"bisik sevbasthian.
"paman sevbasthian......aku mendengar semuanya.....jadi apakah paman ingin mencobanya??"ucap Agatia tersenyum manis dan mengangkat tangannya yg memegang pedang yg mengkilat.
"hehehe.......tuan putri yg cantik dan imut.....dikasihani lh nyawa paman mu ini...paman bahkan belum mempunyai istri karena di kekang ayah mu"ucap sevbasthian.
"apa kau ingin mati??"ucap kenzo datar.
"hoho....tidak"ucap sevbasthian.
Agatia menghilangkan pedang kristal yg ia pegang lalu berlari kepada kenzo.
"ayah....tia senang ayah sudah kembali"ucap Agatia.
kenzo menunduk lalu mengendong Agatia.
"lain kali jangan mengambil jalan yg membahayakan diri mu"ucap kenzo mencium pipi Agatia.
semua orang terteguh melihat kelakuan kenzo yg berubah 180 derajat jika bersama Agatia.
"bubar"ucap kenzo lalu membawa Agatia masuk ke istananya.
__ADS_1
kenzo menyuruh pelayan membawakan baju baru untuk Agatia ke istananya kenzo.
"ayah....kenapa ayah membawa aku ke istana ayah??"tanya Agatia
"apa kau tak menyukainya?"ucap kenzo
"tidak seperti itu, Tia pengen sekali liat istana ayah.tpi apakah tak apa-apa tia msk istana ayah??"ucap Agatia
"kenapa tak boleh??apa ada orang yg menghalangi kau datang ke istana ku??"ucap kenzo.
"tidak ada kok"ucap Agatia menggelengkan kepalanya.
gerbang istana kenzo terbuka,mata Agatia terbelalak melihat bangunan yg terbuat dari emas itu.
"widih.....dasar yh istana raja.....ckck" batin Agatia berdecak kagum.
kenzo menurunkan Agatia di atas kasurnya.
tok...tok.
beberapa pelayan masuk dengan nampan yg berisi pakaian untuk Agatia dan sebagiannya yg mengurus air untuk Agatia mandi.
"hormat kepada yang mulia dan tuan putri...semoga yang mulia dan tuan putri selalu di terangi oleh cahaya Diamoldn"ucap mereka bersamaan.
"bangun.laksanakan tgs kalian"ucap kenzo datar.
"baik"jawab mereka.
setelah beberapa saat seorang pelayan keluar dari tempat pemandian.
"tuan putri airnya sudah siap"ucap pelayan itu.
"baik lh, terimakasih kak"ucap Agatia sopan.
__ADS_1
"ayah tia ingin membersihkan diri dulu"ucap Agatia.
"pergi lh"ucap kenzo.
lalu Agatia pergi ke pemandian,namun pelayan yg tadi masih mengekor di belakang nya.Agatia menghentikan langkah nya.
"kakak pelayan....kenapa kkak mengikuti ku??"ucap Agatia.
"menjawab putri,nubi membantu tuan putri mandi"ucap pelayan itu.
"tidak...tak perlu.aku bisa mandi sendiri kok.kakak pelayan siapkan baju ganti ku saja"ucap Agatia.
"heh.....biar gue bocil-bocil kek gini jiwa gue udah remaja berusia 18 thn,mandi di bantuin.....iiiii ngeri gue" batin Agatia.
"baik tuan putri"ucap pelayan itu.
Agatia lalu masuk ke pemandian dan membersihkan dirinya.
setelah itu Agatia keluar dari pemandian dan berpakaian.
parabpelayan menghormat ketika menyelesaikan tugas mereka dan pamit undur diri dari sana.
"ayah....baju ini sangat indah"ucap Agatia
"sangat di sayangkan jika terkena darah saat membunuh" batin Agatia.
"kau menyukainya??"ucap kenzo
"ya"ucap Agatia.
"kemari lh ceritakan apa yg terjadi sebenarnya tadi"ucap kenzo.
"jadi ......bla...bla"ucap Agatia bercerita yg sebenarnya kepada kenzo.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....