
Tiba-tiba mentri pangan terbakar oleh api suci berwarna biru kehitaman.
"agrh......arrrrhhh"teriak mentri pangan dalam kobaran api itu.
semua orang terkejut bukan main,mereka memandang arah datangnya aura api suci itu.
mereka semua pucat pasi melihat Agatia yg tersenyum menyeramkan
"apa yg kalian katakan jika rakyat hidup dengan tentram??lalu apa yg terjadi dengan desa Ribaizon di pinggir hutan barat???,apa yg terjadi dengan banyak pengemis yg berpakaian compang camping di pusat kota???,bagaimana dengan para budak yg selalu di tindas dengan sesuka???APA ITU YG KALIAN KATAKAN TENTRAM, SEJAHTERA??????JAWAB?!!!!"ucap Agatia menaikan beberapa oktaf suaranya.
lutut mentri pembangunan terasa lemas,ia akhirnya mengetahui amarah sang putri yg di rumorkan imut,dan cantik itu.namun,ia merasa yg di depan nya sekarang adalah monster berdarah dingin.
"apakah kau mengetahui kesalahan mu tuan mentri??"ucap Agatia kepada mentri pembangunan.
"mohon yang mulia tuan putri menghukum hamba,hamba bersalah karena melakukan korupsi bersama mentri pangan......mohon yg mulia menghukum ku"ucap mentri pembangunan sambil bersujud.
"tentu saja kau harus menerimanya,pelayan....bawa dia dan penggal kepalanya"ucap Agatia.
semua orang terkejut dengan apa yg dikatakan oleh Agatia namun tak satu pun yg berani melawan perkataan Agatia.
"yang mulia.....yang mulia tuan putri.....ku mohon lindungi lh keluarga ku,ini permohonan terakhir ku"ucap mentri pembangunan sebelum di bawa pergi dari aula itu.
"ya baiklah,aku akan menepati janji ku"ucap Agatia.
__ADS_1
kemudian aula masih kembali hening ketika mentri pembangunan si bawa keluar.
"mentri keuangan, kirimkan bahan pangan,tabib,dan bangun lh desa Ribaizon."ucap Agatia
"baik yg mulia"ucap mentri keuangan
"dan untuk mentri yg lain, berkerja lh sesuai dengan perannya masing-masing.jika ingin bernasib sama dengan kedua mentri tadi,maka berhati-hatilah"ucap Agatia sqmbil tersenyum manis dan mengemaskan.
"se...senyum itu....bukan senyum baik....namun senyum peringatan akhir nafas kehidupan" batin semua mentri.
"tuan putri Agatia memang sangat luar biasa" gumam penasehat dan duke kerajaan.
"jika kalian memiliki laporan katakan saja kepada ku kapan saja,tapi ingat jangan coba-coba membodohi ku"ucap Agatia.
semua orang membungkuk hormat mengantar kepergian Agatia dari aula itu.
Agatia keluar dan berjalan menuju ruang kerja ayahnya untuk menyelesaikan beberapa laporan yg belum di selesaikan oleh ayahnya.
*****
di lain tempat 3 orang gadis berjubah hitam melihat sengitnya medan perang di perbatasan.
"kalian bersiaplah,musuh sepertinya memiliki rencana yg tersembunyi seperti yg dikatakan oleh ketua"ucap salah satu gadis itu.
__ADS_1
"baiklah kak Elefil"ucap mereka yg tak lain adalah Elefil, drichly dan kaide.
kenzo sempat berhasil memukul mundur musuh namun tiba-tiba tanah bergemetar,dan langit menjadi hitam kelam.
keluarlah banyak monster dan iblis dan menyerang pasukan kenzo.
kenzo dan keempat ksatria nya dengan tenang membunuh monster dan iblis itu.
namun karena banyaknya jumlah pasukan monster dan iblis pasukan kenzo banyak gugur dan hanya tersisa kenzo dan keempat ksatria nya.
kenzo mengeluarkan seluruh aura nya,dan menyerang monster dan iblis itu dengan gesit.
"hahaha......apakah raja Diamoldn selemah ini"sebuah suara yg bergema.
kenzo melirik udara dan melempar pedang sucinya dan sukses mencap pada dada ketua pasukan musuh.
"ukh...uhuk...uhuk...dasar sialan, monster bunuh raja itu"ucap nya sambil memercikan darahnya pada pola lingkaran sihir.
monster-monster dan iblis berlari menuju Kenzo,namun kenzo hanya memandang datar semua makhluk itu.
saat ingin melepas aura kuat milik kenzo, tiba-tiba cahaya terang membuat sebagian monster terbakar dan hangus.
saat asap itu terbang di bawa angin,terlihat lh sosok tiga gadis berjubah hitam.
__ADS_1
BERSAMBUNG........