
Seorang wanita berjubah putih bertudung muncul.
"kerja bagus tuan sevbasthian"ucap wanita itu.
"kali ini biar aku menyelesaikan tugas ini"ucap wanita itu yg tak lain adalah Elefil.
****
sedangkan carl di bawa dan di lempar ke dalam penjara bawah tanah.
"keluarkan aku....keluarkan.....kalian jahat"ucap carl.
seorang wanita yg sangat di kenal oleh carl berjalan menuju sel penjara carl.
"kak Tia......tolong carl....mereka jahat"ucap carl.
"menolong mu???jangan harap!!"ucap seseorang yg seperti Agatia itu.
"kakak Tia....."ucap carl tak percaya.
"bu...bukan...kh....ka...kakak....yg menyuruh....ku kemari??!!"ucap carl dengan tatapan yg kosong.
"hahahaha.......aku hanya ingin menyiksa mu...karna kau adalah orang yg membuat ku menderita "ucap Agatia itu.
"kau ingin melihat kebenaranya???"ucap Agatia
lalu menggunakan kekuatannya membuat ruangan dimensi lain, dimensi masa lampau.
air mata mengalir dari kedua mata carl.
carl menundukkan kepalanya,terasa sangat terpukul.
__ADS_1
"aku....aku membenci mu"gumam carl lirih.
aura khas keturunan kerajaan Diamoldn menyelimuti tubuh kecil carl,rambut hitam kecoklatan miliknya mulai memutih,pupil mata yg awalnya coklat kini berubah menjadi semerah darah.
retakan pada dinding dimensi lain dan guncangan hebat dalam dimensi itu, sampai kini dimensi itu hancur dan menjadi serpihan-serpihan kaca bening berwarna-warni.
carl bangkit dari duduknya dan berjalan gontai ke arah Agatia.
serpihan kaca dimensi yang pecah tadi berkumpul dan membentuk sebuah katana dengan aura ungu dan hitam pekat yg menyelimuti katana itu.
carl mengangkat kepalanya dan menatap Agatia dengan tatapan penuh kebencian, kekecewaan.
carl meleset menuju Agatia dengan katana yg ia genggam dengan kedua tangan mungil miliknya.
"AKU MEMBENCI MU!!!"ucap carl
namun sebelum katana itu menusuk Agatia seseorang menjadikan dirinya tameng untuk menahan serangan carl, tangannya menggenggam erat katana itu,yg membuat tangannya terluka.
"maaf atas semua yg membuat mu sedih carl"ucap seseorang itu.
"ka.....aa...kak .....T....ti...tia??!"ucapnya tak percaya.
katana yg di ngengam oleh carl terjatuh ke lantai,air mata keluar dari matamya semakin deras.
"kau berhasil membangkitkan darah keluarga kerajaan Diamoldn carl"ucap Agatia.
"tapi...."ucap carl bergumam sambil menatap agatia yg menciptakan ruang dimensi tadi.
"dia?? Elefil..... berubahlh ke wujud mu"ucap Agatia.
"maaf membuat tuan muda menjadi takut dan kecewa dengan kenyataan yg mengerikan"ucap Elefil yg kembali ke wujud asalnya sebagi seorang gadis Elf.
__ADS_1
"Elefil kembali lah,kau sudah menyelesaikan tugas mu"ucap Agatia.
"baik"ucap Elefil lalu menghilang.
"aa ....apa yg.....se.. sebenarnya terjadi??"ucap carl.
"tak perlu takut,bukan kh sudah ku katakan jika kau bukan sendiri di dunia ini??!"ucap Agatia sambil mengelus puncak kepala carl dengan lembut.
"te.....teri....maka...sih......hiks.."ucap carl sambil terisak menangis.
"maaf membuat mu sedih,aku melakukan ini semua agar kau menjadi sosok yg kuat,di istana ini sangat berbeda dengan dunia di luar tembok istana ini.jika kau memiliki sisi yg lemah kau akan di jadikan umpan untuk menjadi titik lemah kerajaan Diamoldn"ucap Agatia.
"titik lemah kerajaan Diamoldn??"tanya carl
"ya....karna kau lh orang yg ku sayangi dan harus ku lindungi"ucap Agatia
"carl......carl...janji akan menjadi lebih kuat"ucap carl
"aku menantinya"ucap Agatia
mata carl berhenti pada tangan Agatia yg terluka karena menggenggam katana nya tadi.
Agatia mengikuti arah pandangan carl.
"tal perlu khawatir"ucap Agatia sambil menggunakan sihir penyembuh kepada tangannya yg terluka.
"maaf......aku sudah menyakiti kak Tia"ucap carl
"tak apa.....mulai sekarang jangan mudah percaya kepada orang lain"ucap Agatia.
"baik"ucap carl.
__ADS_1
"ikut aku kita akan makan malam"ucap Agatia.
BERSAMBUNG......