Shadow & The Jester

Shadow & The Jester
Chapter 12


__ADS_3

(A/N : Bab ganda, sekalian buat yang hari raya Iduk Fitri besok. Terus juga, kalau Author ingin minta maaf kepada para pembaca sekalian)


Chapter 12 : Penghancur Dojo.


\=-----\=-----\=-----\=-----\=


(POV Orang Ketiga)


Di dalam salah satu kamar tidur yang ada di Istana dari Kingdom of Groxia...


"Ini aneh." Saki menggumamkan hal tersebut dengan nada suaranya yang menjadi sangat dingin, pada saat dia terus menatap layar mengambang yang ada di depannya.


Saat ini, gadis tersebut sedang mengecek salah satu Unique Skill miliknya, di mana salah satu fungsinya itu, adalah untuk mengecek keberadaan dari seseorang yang gadis itu cintai.


Hanya saja... "Bagaimana Sou-ku bisa berada di sisi Timur dari Benua ini? Bukannya baru tadi dia pergi?"


Itulah yang membuat gadis Aizawa ini bingung. Lagi pula, seharusnya tidak mungkin orang itu bisa pergi ke sisi lain Benua, hanya dalam waktu beberapa jam, kecuali...


"Apa ada seseorang yang membantunya... Atau hal ini mungkin efek dari Unique Skill miliknya?"


Lagi pula, gadis Aizawa itu yakin, kalau orang yang sedang di rujuk olehnya ini pasti akan memiliki hal tersebut, meskipun sayangnya itu dia bukanlah seorang Hero.


"Tapi tetap saja, tidak peduli seberapa jauhnya kamu melarikan diri, pada akhirnya kamu akan menjadi milik ku juga, My Honey~"


Setelah itu, gadis tersebut terus memandangi layar yang ada di depannya, dengan senyum bengkok yang tumbuh di wajahnya, sebelum dia memutuskan untuk tidur.


Lagi pula, dia masih perlu mengikuti beberapa hal besok, yang pastinya akan sangat melelahkan, karena ketidakhadirannya seseorang yang begitu berharga baginya.


Hanya saja, yang tidak akan pernah gadis tersebut sangka-sangka ini, adalah mengenai fakta, kalau hal tersebut bukanlah letak lokasi dari seseorang yang sedang dirinya pikirkan saat itu, karena...


...


Di kamar tidur yang lainnya...


Asahi bisa terlihat sedang berbaring dengan ekspresi lelah yang terpampang di wajahnya, pada saat dia memikirkan salah satu muridnya, yang kemungkinan besar menjadi penyebab dari perginya sepuluh orang murid, dengan satu guru matematika tertentu.


Hanya saja, ada sebuah permasalahan di dalam pikirannya saat ini, yaitu... 'Ini mungkin, memang salahku.'


Lagi pula, belum lama ini, murid yang pertama pergi itu memiliki beberapa masalah dengan dirinya, yang masih berkaitan dengan suatu insiden di Turnamen Sepak Bola yang terjadi dua bulan yang lalu.


Insiden tersebut benar-benar sangat tidak terduga sama sekali, apalagi hal itu benar-benar hampir saja menghancurkan reputasi baik milik Ryuuji Gakuen, dan dia mungkin memang sedikit keterlaluan saat itu.


Namun, karena nasi telah menjadi bubur, jadi satu-satunya hal yang wanita itu bisa lakukan sekarang adalah fokus dengan hal yang sedang ada di depannya, sebelum dia mulai mencari keberadaan dari orang-orang yang pergi ini.

__ADS_1


Setelah memutuskan hal tersebut, wanita itu kemudian pergi tidur, tanpa menyadari, kebenaran mengerikan apa yang akan muncul di depan matanya, tepat setelah dirinya bertemu dengan muridnya tersebut.


.....


....


...


Keesokan harinya, di kedalaman dari Forest of Groen...


"Urghh! Ini menyebalkan sekali. Hutan ini lebih menjijikkan dari apa yang aku pikirkan."


Souji hanya bisa menggumamkan hal tersebut dengan penuh rasa kesal, pada saat dia menatap ke arah sekumpulan serigala berkaki enam yang ada di depannya.


Pada saat ini, bisa di bilang, baru beberapa puluh menit dirinya bangun, tapi belum setengah jam, di mana ketika dia sedang ingin mencuci muka di sungai dekat gua tempat markas sementara mereka berada, sekumpulan serigala berkaki enam tersebut tiba-tiba saja mengepung dirinya.


Bukannya dia peduli dengan hal tersebut. Hanya saja, setidaknya itu... 'Datanglah nanti, setelah matahari benar-benar terbit.'


Lagi pula, saat ini matahari saja masih belum kelihatan di langit, baru siluetnya saja, yang artinya masih sekitar jam lima, dan itu benar-benar terlalu pagi untuk hal-hal semacam ini.


Namun, meskipun dirinya mengeluh tentang hal-hal semacam itu, tapi pada akhirnya remaja tersebut bisa membantai seluruh kumpulan serigala itu dengan sangat mudah.


Bagaimana caranya? Itu mudah, apalagi jika kalian mengetahui identitasnya aslinya di Bumi, dengan mengecualikan identitasnya yang ada saat ini.


Hanya saja, tidak peduli seberapa banyaknya dia menjajah setiap Dojo yang ada di Jepang, pada akhirnya tidak ada satu pun dari mereka yang bisa mengalahkannya, yang sempat membuatnya menjadi agak frustasi selama beberapa tahun, sampai dirinya bertemu dengan murid pindahan tersebut.


Kenapa bisa begitu? Itu karena, meskipun remaja laki-laki tersebut memang sama sekali tidak berbakat dalam bidang apapun, tapi entah kenapa, orang itu selalu saja memberi dirinya getaran, seseorang yang tidak mungkin bisa dia kalahkan.


Jujur saja, pada saat merasakan hal itu untuk pertama kalinya, bisa di bilang, hal tersebut rasanya seperti sebuah berkah bagi dirinya, karena akhirnya ada seseorang yang bisa bertarung seimbang dengan dirinya.


Tapi sayangnya itu, murid pindahan tersebut selalu saja menolak untuk berduel dengannya, sampai memutuskan untuk pergi saja, tepat setelah mereka memulai duel mereka.


Pada saat memikirkan hal itu kembali, Souji tanpa sadar langsung menginjak kepala dari pimpinan kelompok serigala berkaki enam tersebut dengan sangat keras, hingga menyebabkannya hancur dengan cara yang kurang menyenangkan, dan hal itu sepertinya berhasil membuat teror muncul di mata para serigala berkaki enam yang tersisa, hingga mereka semua pada akhirnya memutuskan untuk pergi, melarikan diri dari sana.


Tapi, sayangnya itu, karena para serigala berkaki enam tersebut sudah terlanjur membuatnya kesal, jadi Souji tidak membiarkan satu pun serigala berkaki enam itu hidup, alias dia benar-benar membantai mereka semua.


Tentu saja, setelah melakukan pembantaian besar-besaran itu, remaja tersebut kemudian segera menggunakan salah satu [Sub-Skill] dari Unique Skill [Ultimate Cooking] miliknya, hanya untuk memisahkan setiap hal yang bisa digunakan atau di jual, dari para serigala tersebut.


Setelah selesai memisahkan seluruh hal itu, pada akhirnya Souji kembali berjalan menuju ke sungai, sambil tidak lupa untuk menyimpan seluruh bahan-bahan tersebut.


Di dalam perjalanan menuju ke sungai, tanpa di sadari oleh remaja tersebut, dia baru saja menghancurkan salah satu kunci utama dari rantai makanan yang ada di hutan itu, hingga nantinya akan membawa bencana yang besar terhadap Kingdom of Groxia.


Tentu saja, hal tersebut tidak akan dirinya sadari dalam waktu dekat ini, karena...

__ADS_1


.....


....


...


Sementara itu, di sisi lain dari Benua tersebut...


Dafa yang sedang belajar tentang sistem Magic yang ada di Dunia ini, tentunya di ajari oleh Orobas, seorang guru yang benar-benar sangat sulit untuk dipahami penjelasannya...


Intinya sih, remaja itu segera dikejutkan, oleh pintu dari ruang singgasana tersebut yang terbuka dengan begitu kerasnya, pada saat sesosok orang yang sangat asing bagi dirinya muncul dari sana.


"Orobas!! Apa kamu sudah selesai dengan apa yang diriku ini minta kamu lakukan kemarin!?"


Pada saat itulah, tepat setelah kata-kata itu terdengar, ekspresi wajah dari Dafa segera menjadi sangat gelap, sebelum dia...


*BOOOOOM!!*


Begitu saja, sebuah ledakan besar dari niat membunuh yang begitu mengerikan segera mengguncang seluruh Dunia, hingga berhasil membuat seluruh makhluk hidup yang ada di sana bergidik dengan penuh ketakutan.


Kenapa? Itu karena, bukan hanya niat membunuh saja, tapi di dalam hal tersebut, bisa terlihat dengan sangat jelas, terutama oleh orang-orang kuat yang ada di sana, jika hal tersebut memiliki konsep kematian yang begitu pekat menyatu dengannya.


Tentu saja, meskipun merasakan seluruh hal itu, tapi entah kenapa tidak ada satu pun orang yang menyadari dari mana asalnya hal tersebut, itu karena...


\=-----\=-----\=-----\=-----\=


Author Note :


Yayy!! Update lagi!!


Pada bab kali ini, kita mendapatkan dua buah sudut pandang dari dua orang baru, plus sedikit mengenai masa lalu dari Souji.


Bukan hanya itu saja, di sini pun di perlihatkan kemunculan dari kemungkinan salah satu dalang utama, dari kenapa seluruh orang yang ada di Ryuuji Gakuen bisa terpanggil ke Dunia lain.


Tidak berhenti sampai di sana saja, tapi di sini pun kita sedikit diperlihatkan niat membunuh milik MC kita yang sesungguhnya, yang bahkan mengandung konsep kematian itu sendiri.


Nantinya, hal tersebut akan dijelaskan sedikit demi sedikit, karena ada alasan terselubung, dari kenapa hal tersebut bisa memiliki konsep kematian di dalamnya.


Itulah kenapa, bagi kalian yang ingin menunggu kelanjutannya, agar tidak ketinggalan, silakan di subscribe novel ini, sekalian like setiap babnya, plus tolong beri saya feedback, soalnya hal itu sangat diperlukan, untuk keberlanjutan dari novel ini.


Itu aja sih yang author ingin sampaikan, dan bagi kalian yang ingin mendukung author, kalian bisa traktir author di akun trakteer milik author yang bisa kalian akses melalui BIO IG author @Panagakos_Void.


Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya! Adios~!

__ADS_1


__ADS_2