
Saat ia memasuki ruangan yang pertama, ia melihat ada banyak sekali buku yang terbengkalai di sana. Ia pun langsung mencari buku-buku yang masih utuh dan ia mendapatkan satu buku yang sangat berguna untuknya karena buku itu berisi mantra sihir api, yang merupakan elemen yang sering ia pakai saat ini dan juga buku yang berisi mantra sihir kegelapan.
Saat ia membuka salah satu buku tersebut, ia langsung melihat dan membacanya. Reyoura yang merasa buku ini sangat berguna, akhirnya ia membawanya dan mempelajari mantra yang ada di buku yang ia baca sebelumnya.
“Waaaah, mantra di buku ini ternyata sangat berguna, mungkin aku akan membawanya dan mencoba mantra yang ada di buku ini.” Katanya dengan wajah senangnya.
Setelah Reyoura selesai memeriksa ruangan pertama yang merupakan ruang perpustakaan pribadi. Reyoura pergi ke ruangan selanjutnya yang berada di sebelah ruang perpustakaan tadi. Reyoura ingin tahu apa yang ada di dalamnya dan segera membuka pintu tersebut. Namun, pintu tersebut terkunci dan tidak bisa dibuka.
“Mungkin, ada sesuatu di dalam sana, sehingga aku tidak bisa masuk ke ruangan ini.” Gerutunya Reyoura sambil menatap pintu tadi.
Tetapi, sebelum ia pergi untuk memeriksa ruangan lainnya. Ia pergi ke ruangan sebelumnya dan mencari sesuatu di sana.
“Di dalam bangunan tua ini, ternyata ada banyak sekali ruangan. Mungkin butuh waktu lama untuk memeriksa semuanya, lebih baik aku pergi ke ruangan tadi saja dan memeriksa sekali lagi siapa tahu ada yang lebih berguna sekaligus mencari pengetahuan yang baru, tentunya.” Pikirnya Reyoura dengan memajukan bibirnya.
Setelah Reyoura kembali ke ruangan sebelumnya, Reyoura melihat sebuah kunci yang tergantung di ruangan sebelumnya. Lalu, ia mengambil kunci yang tergantung itu dan menyimpannya untuk mencoba memeriksa kembali ruangan yang terkunci tersebut keesokan harinya.
***
Keesokan harinya, lebih tepatnya Di pagi hari, ia pergi ke ruangan yang terkunci sebelumnya sambil membawa kunci yang ia temukan di ruangan perpustakaan kemarin. Ia berpikir kunci ini akan membuka ruangan itu dan ruangan lainnya.
“Baiklah, aku coba yaaah… Satu.. Dua.. Tiga..” Reyoura yang bersiap untuk memasukkan kunci tersebut dan mencoba untuk memutar kunci tersebut.
Setelah Reyoura berusaha keras melakukan itu. Akhirnya pintu tersebut terbuka dan Reyoura langsung membuka pintu dan masuk ke dalam untuk memeriksa apa yang ada di dalam ruangan yang terkunci itu.
“Akhirnya terbuka juga, saatnya kita periksa ruangan ini.” Katanya.
__ADS_1
Reyoura memeriksa setiap bagian pada ruangan tersebut sampai ke bagian yang sulit sekalipun. Namun, ia tidak menemukan benda berguna di sana. Reyoura menemukan sumur di ruangan tersebut dan perlengkapan yang masih bisa dipakai. Reyoura mulai jengkel dengan pemilik bangunan tua sebelumnya karena ia mengunci ruangan yang sering ia lihat di rumahnya.
“Inimah cuma kamar mandi! Kenapa orang itu menguncinya, haduh.” Reyoura yang sedikit kesal dengan apa yang ia lihat saat ini.
Setelah ia selesai memeriksa kamar mandi itu, ia melanjutkan pemeriksaan ke beberapa ruangan. Satu persatu ia masuki ruangannya, dimulai dari ruang dapur, ruang kerja, ruang tamu, sampai gudang jugq ia masuki dan ia periksa. Sekarang Reyoura sudah memeriksa semua ruangan di banguna tua itu dan hanya satu ruangan lagi yang belum ia periksa. Reyoura membuka pintu tersebut dan masuk ke dalamnya
Di dalam, ia melihat hanya ada sebuah ranjang di sana. Reyoura menemukan sesuatu saat ia memeriksa seluruh bagian ruangan itu…
“Ah, akhirnya aku menemukan sesuatu di bawah sana.” Kata Reyoura yang langsung merangkak ke bawah ranjang itu.
Reyoura menemukan beberapa majalah di bawah ranjangnya dan ia mengambil majalah tersebut.
“Lo? Kenapa ada majalah di sini?” bingungnya Reyoura dengan beberapa majalah yang ia temukan. Terlebih lagi, majalah yang ia temukan adalah majalah dewasa. Namun, ia tetap menyimpannya.
Setelah banyaknya majalah yang ia temukan di bawah sana, akhirnya Reyoura menemukan sebuah gulungan di sana. Ia langsung membuka gulungan tersebut dan kaget dengan apa yang tertulis di gulungan tersebut.
Reyoura langsung membaca isi gulungan tersebut dan tidak diduga kalau di bangunan tua yang ia tempati sekarang adalah jalan masuk menuju ke kerajaan Fribard. Reyoura semakin senang dengan apa yang ia baca tadi. Namun, sekarang ia tinggal mencari portalnya agar ia bisa melewati pintu masuk itu.
“Sekarang aku harus cari portalnya. Tapi, sebelum itu aku harus mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke daerah iblis.” Katanya sambil menuju ke kamar mandi.
“Lagipula, aku belum mandi selama beberapa hari.” Pikirnya sambil tersenyum tipis dan bersenandung ria karena senang.
***
Reyoura yang sehabis mandi dan memakai pakaiannya langsung bergegas mencari portal tersebut di setiap ruangan yang sudah ia masuki. Tetapi, ia tidak menemukan apapun. Ia pun kembali membuka dan membaca gulungan tersebut agar ia mendapatkan petunjuk di sana. Meskipun sudah dijelaskan pada gulungan tersebut, Reyoura tetap saja tidak menemukan sebuah petunjuk pada gulungan tersebut. Namun, Reyoura tidak menyerah begitu saja, ia membacanya sekali lagi dengan perlahan dan ia pun akhirnya menemukan sebuah petunjuk tentang portal tersebut.
__ADS_1
“Ah, ini dia.”
“Portalnya terletak di dasar sumur di kamar mandi.” Tulisan yang Reyoura baca pada gulungan tersebut.
Itulah alasan mengapa kamar mandi terkunci adalah untuk menyembunyikan portal tersebut. Reyoura pun kaget dengan apa yang tertulis di dalamnya. Ia pikir itu hanya kamar mandi biasa dan tidak ada yang bisa ditemukan di sana. Namun, ternyata itu adalah ruangan yang paling penting dari semua ruangan yang sudah ia periksa.
“A-apa? Jadi ini alasan ruang kamar mandi dikunci? Aku benar-benar tidak menyangka hal itu.” Gumamnya sambil memegang gulungan itu dengan keras.
Lalu, ia langsung bergegas menuju ke kamar mandi tadi dan menguras air yang ada di dalam sumur tersebut hingga benar-benar habis dikuras olehnya. Dan ia menemukan sebuah lambang yang dimaksud gulungan tersebut yang menjadi portal untuk memasuki wilayah kerajaan Fribard yang sudah dijajah oleh bangsa iblis.
“Sekarang, apa yang harus aku lakukan?” katanya yang sudah mendarat di dasar sumur.
“Mungkin aku taruh saja gulungannya di tengah portal.” Katanya.
Setelah ia meletakkkan gulungan tersebut di tengah portal. Tiba-tiba gulungan tersebut melayang dan portalnya mengeluarkan sinar dari dalam tanah. Reyoura pun tidak bisa melihat apa-apa karena cahayanya bersinar terlalu terang sehingga ia harus menutup kedua matanya.
Ketika Reyoura membuka kedua matanya lagi…
“A-aku dimana?” tanyanya Reyoura sembari membuka kedua matanya.
Ia sudah berada di tempat yang cukup dekat dengan kerajaan tersebut. Reyoura juga melihat ada iblis yang berjaga di depan gerbangnya.
“Apa aku sudah sampai di kerajaan Fribard?” katanya sambil melihat ke arah timur yang dimana kerajaan tersebut berada.
“Dan ada penjaganya juga, menyebalkan sekali.” Ia merasa jengkel ketika melihat iblis di sana.
__ADS_1
Reyoura mulai mengamati pergerakan dari penjaga gerbang tersebut dan mencari kesempatan untuk menyelinap masuk ke dalam sana. Namun, disaat Reyoura ingin menyelinap masuk. Ada iblis yang membawa manusia yang diculik dan dijadikan tawanan oleh para iblis itu. Melihat kekejaman para iblis itu, Reyoura sangat kesal dan ingin membunuh iblis tersebut dan menyelamatkan mereka yang ditawan oleh para iblis.
***