
Seketika Augustus khawatir dengan Reyoura, karena harus berurusan dengan iblis untuk dirinya. "Jangan... Jangan pergi." kata Augstus. "Tetaplah disini, bersamaku." lanjutnya sambil memeluk erat Reyoura. Namun, ia Itu membuat semua orang yang berada di sana pun terkejut, dengan apa yang mereka lihat saat ini. Terlebih lagi, ada kedua anak perempuan yang baru tiba dan ingin menemui Augustus.
Mereka juga melihat sesuatu yang membuat wajah mereka memerah saat melihatnya. Lalu, mereka berdua datang menghampiri Augustus yang sedang memegang tangan anak laki-laki tersebut yang dimaksud ialah Reyoura.
“Nona, apa nona kenal dengan laki-laki ini?” tanyanya salah satu anak perempuan tersebut yang merupakan teman dekatnya di akademi. Lalu, Augustus hanya bisa mengangguk dengan pipi memerah ketika menjawab pertanyaan temannya sambil memegang tangan Reyoura dengan erat, karena ia tidak ingin Reyoura pergi dan meninggalkan dirinya.
“Eh, apa? Kenal? Kita aja baru bertemu, bagaimana aku bisa mengenalmu?” tanyanya yang begitu terkejut melihat jawaban dari Augustus yang mengenal dirinya, semua teman Reyoura yang melihat itu hanya bisa cemberut ketika mendengar pernyataan itu, kecuali Deco. Deco sudah mengetahuinya dari awal, karena mana yang ia rasakan di tubuh Augustus sekila mirip seperti milik Reyoura yang dulu.
Terlebih lagi, Deco mendapatkan rumor bahwa Reyoura melakukan ritual terlarang yang mengharuskan si pengguna memindahkan mananya ke tubuh seseorang yang sudah tak bernyawa.
“Hey, Reyoura? Apa kamu tidak mau tinggal lebih lama di sini?” tanyanya, dan ia berharap agar Reyoura mau tinggal lebih lama di sini bersamanya. Namun, hal itu dibantah oleh Reyoura, karena ia tetap memilih untuk pergi ke kekaisaran Abyss yang merupakan kekaisaran iblis. “Maaf, kami tidak mempunyai waktu untuk meladeni kalian..” kata Reyoura, dan ia membalikkan badannya dan melihat sekilas wajah Augustus yang mengingatkannya kepada pacarnya, Alicia Augustus.
Lalu, ia baru menyadari bahwa perempuan yang memegang tangannya itu adalah pacarnya. Agar lebih meyakinkan dirinya ketika melihat Augustus itu adalah wanita yang ia cintai sampai sekarang, ia terus memandangi wanita yang ia pikir adalah pacarnya.
Reyoura yang melihat wajah Augustus yang dibalut dengan kesedihan. “Alice, apa kamu adalah Alice?” tanyanya yang sedikit bingung, lalu Augustus hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum, dan Reyoura pun langsung memeluknya.
“Syukurlah, kamu masih hidup, Alice.” Katanya, dan ia terus memeluknya erat sekali, sehingga membuat Alicia susah bernafas. Membuat semua yang ada di sana, termasuk kedua teman Alicia yang baru tiba di sana hanya bisa terkejut.
__ADS_1
Melihat kejadian tersebut, membuat Gilardino berpikir si wanita yang dipeluk Reyoura mempunyai hubungan khusus. Namun, ia tidak mengetahui hubungan apa yang mereka dapatkan.
“Hmm, sebenarnya wanita itu, siapanya Reyoura, aku penasaran akan hal itu?” pikirnya Gilardino, yang meerupakan teman pertamanya Reyoura saat di akademi. Lalu, Deco menghampiri si Gilardino yang sedang berpikir keras mengenai hubungan mereka berdua.
“Oi, apa kau benar temenan dengan Reyoura?” Tanya Deco yang tiba-tiba datang mengejutkan Gilardino. “Kalau itu benar, seharusnya kau tahu siapa wanita yang Reyoura peluk.” Lanjutnya, dan Gilardino menyadari bahwa dirinya masih belum mengerti tentang Reyoura.
Begitu pun dengan Rafael dan Bernard yang juga belum mengerti tentang Reyoura. Lalu, mereka meminta Deco untuk menjelaskan siapa wanita yang Reyoura peluk saat ini, tidak hanya mereka bertiga saja yang penasaran. Tetapi, semua temannya juga penasaran dengan wanita yang dipeluk Reyoura. Pada akhirnya, Deco pun mulai menjelaskan hubungan Reyoura dengan si wanita yang dipeluknya.
Ketika Deco selesai menjelaskan hubungan diantara mereka berdua, semua temannya Nampak terkejut, karena selama ini Reyoura tidak menceritakan tentang pacarnya yang kembali hidup, jadi mereka menganggap itu hanyalah lelucon. Pada awalnya, Deco juga tidak percaya akan hal itu, namun, setelah Deco melihatnya sendiri, ia pun percaya.
Kedua teman Alicia juga terdiam dengan wajah mereka yang memerah, lalu Reyoura melepas pelukannya, dan mereka hanya saling memandang satu sama lain. Kemudian, mereka melihat ke arah yang berlawanan, membuat temannya Reyoura geram karena tingkah laku mereka berdua, dan beberapa diantaranya malu ketika melihatnya, karena mereka ingin melihat adegan berikutnya.
Alicia langsung mencium bibir Reyoura, dan itu membuat temannya Reyoura semakin terkejut, karena apa yang Deco jelaskan tadi bukanlah suatu kebohongan. “Eeh, jadi benar, kalau mereka itu pacaran.” Kata Rafael. “Aku akan meminta pajak jadian ke Oura.” Lanjutnya sambil tersenyum, dan ia menganggap itu sebuah lelucon. “Dan aku akan meminta dia mentraktirku sesuatu.” Kata Benn yang juga terbawa suasana mendengar perkataan Rafael.
Sedangkan, kedua temannya semakin memerah ketika melihat ada yang berciuman di depan mereka. Setelah Alicia mencium bibir Reyoura, wajahnya pun memerah, saking malunya ia melakukan itu di depan orang lain. “I-i-itu adalah ucapan terima kasih, karena sudah menyelamatkanku.” Sambil melihat ke arah yang berlawanan karena tidak berani menatap wajah Reyoura.
“Apa kamu tidak menyukainya, Rey?” tanyanya, sempat terdiam karena terkejut mendengar perkataan Alicia, namun Reyoura tersenyum tipis saat melihat wajah Alicia yang malu-malu. “Bukannya aku tidak menyukainya. Malah, aku masih menginginkannya darimu.” Wajah Alicia semakin memerah ketika mendengar jawaban dari Reyoura, dan Reyoura bisa kembali melihat senyuman Alicia yang sudah ia rindukan selama ini.
__ADS_1
“Tapi..” sambil mengeluarkan air matanya. “Tapi, kenapa kamu memberikan semua manamu demi diriku.” Lanjutnya. “Kalau begini ‘kan, kekuatanmu melemah…” dan ia pun menangis, karena menganggap dirinya terlalu lemah, sehingga Reyoura harus memberikan semua mana untuknya, saat ingin melanjutkan perkataan tadi, Reyoura langsung menempatkan jari telunjuknya ke mulut Alicia.
“Tidak apa, aku melakukan ini hanya untukmu. Aku tidak peduli dengan mana itu, karena aku sendiri sudah cukup kuat untuk melindungimu.” Kata Reyoura, seketika membuat kedua teman Alicia menutupi pipi mereka yang memerah ketika mendengar kata-kata manis dari Reyoura, dan mereka membayangkan Reyoura mengatakan hal yang sama kepada mereka.
“Lebih baik aku menjadi lemah agar terus bersamamu, daripada menjadi kuat tapi tidak adanya dirimu.” Lanjutnya, Alicia tahu betapa penting dirinya bagi Reyoura, sampai rela memberikan semua mananya untuk dirinya.
Lalu, ia memeluk Reyoura dengan erat sambil melanjutkan tangisnya, namun tangisannya kali ini begitu pelan dan hanya bisa didengar oleh Reyoura, begitu pun dengan Reyoura yang juga memeluknya erat.
Saat mereka sedang berpelukan, salah satu teman Alicia yang sedaritadi melihat kemesraan mereka berdua, mulai melayangkan sebuah pertanyaan yang membuat dirinya penasaran dengan hubungan Reyoura dengan nona mereka. “Anu, sebenarnya apa hubunganmu dengan nona kami?” tanyanya dengan rasa penasaran.
Teman yang disampingnya langsung menarik si tangan wanita tadi dan pergi menjauh agar tidak mengganggu hubungan sepasang kekasih, sepasang kekasih itu ialah Reyoura dan Alicia. Akan tetapi, bukannya ikut menjauh, justru si wanita tadi malah tetap berdiri di sana dan menunggu jawaban dari Reyoura.
Reyoura yang mendengar pertanyaan tersebut hanya tersenyum tipis ke arahnya. “Sebenarnya, aku dan nona kalian sudah berpacaran, dan itu sudah 4 tahun lamanya kami berpacaran.” Jawabnya, yang membuat kedua teman Alicia terkejut dan membuat rasa penasaran dari salah satu temannya hilang.
Begitu pun dengan ketiga temannya Reyoura yang menghampiri Reyoura, ketiga temannya yaitu Gilardino, Rafael, dan Bernard. Mereka juga mendengar perkataan Reyoura tadi, dan itu membuatnya semakin terkejut, mereka pun bersiap untuk membawa Reyoura ke suatu tempat agar Reyoura mau meenjelaskan hal itu.
Namun, Alicia tidak mau melepaskan pelukannya begitu saja, sehingga membuat ketiga teman Reyoura dan kedua temannya pun terdiam untuk sementara.
__ADS_1