Si Pria Payung Yang Ingin Menjadi Petualang

Si Pria Payung Yang Ingin Menjadi Petualang
21. Kota Potion


__ADS_3

Saat ini, mereka tengah pergi ke kekaisaran yang dihuni oleh para iblis. mereka pergi dengan menaiki naga milik Reyoura, sebenarnya mereka hanya ingin mengejar dan menangkap ketiga iblis yang melarikan diri, termasuk si pemimpin mereka.


Namun, pada saat Reyoura menemukannya, niatan untuk menangkapnya mulai menghilang setelah ia tahu tujuan mereka. Terlebih lagi, mereka pergi ke sana untuk meminta bantuan kepada kaisar mereka, kaisar Uno. Yang merupakan anak dari raja Allocer yang sudah dibunuh oleh Reyoura.


Butuh waktu beberapa hari untuk ketiga iblis tersebut sampai ke kekaisarannya, karena harus melewati hutan yang dihuni oleh banyak monster yang tidak diketahui jumlah aslinya, dan kekuatan mereka juga tidak ada yang tahu.


Meskipun mereka bertiga memasuki hutan agar bisa bersembunyi dari Reyoura dan teman-temannya, namun mereka akan sering bertemu dengan monster di dalam sana, dan mereka dalam kondisi yang tidak menguntungkan, karena mereka mendapatkan luka yang cukup fatal dan pemimpin mereka telah kehilangan satu tangannya akibat pertarungan melawan Reyoura.


Sedangkan, Reyoura dan teman-temannya turun di tanah lapang untuk beristirahat sebelum melanjutkan kembali perjalanannya, dan teman-temannya pergi berburu monster di sekitar untuk mereka makan dan mengambil air untuk mereka minum, kecuali Gilardino yang sibuk dengan banyaknya muntah, karena dirinya tidak kuat dan selalu mual saat di udara.


Dan Reyoura juga punya kesibukan sendiri, yaitu menyiapkan kayu bakar untuk membuat api unggun dan mengurus kedua naga miliknya, lalu ia pergi ke sebuah kota yang terletak tidak jauh dari tempat mereka beristirahat untuk membeli obat dan beberapa potion untuk pertempuran besar-besaran nanti menggunakan koin iblis, koin yang paling mahal dari koin lainnya.


saat orang lain memasuki gerbang tersebut dengan membayar 5 koin emas perorang, Reyoura memberikan penjaga tersebut berupa 1 koin iblis, yang membuat penjaga terkejut dengan koin tersebut, dan langsung mengantarkan Reyoura ke pusat kota, lalu ia memberikan lagi 1 koin iblis untuk penjaga yang menemaninya sebagai ucapan terima kasih.


“Hmmm, tempat ini terlihat nyaman…” kesan pertama Reyoura ketika sampai di tengah kota yang terlihat seperti desa pada umumnya. “Tapi, sepertinya aku harus buru-buru.” Katanya yang teringat dengan teman-temannya yang menunggu di sana.


Sesampainya di toko obat, ia langsung dikejutkan denga banyaknya obat yang jarang ia temui di tempat lain, bahkan sampai ada obat yang susah untuk ditemukan. Reyoura mengambil obat yang ia perlukan saat ini, dan beberapa obat yang jarang dan susah untuk ditemui. Lalu, ia menuju kasir untuk membayar obat yang dibelinya.


“Permisi, mbak.” Panggilnya Reyoura yang tidak mendapatkan jawaban. Lalu, datanglah wanita muda nan cantik menemuinya. “Iya, apa kau ingin membeli sesuatu di sini?” tanyanya dengan suara lembut dan senyum di bibirnya yang membuat Reyoura terpukau sesaat.


“Anu~” sambil melambaikan tangannya ke wajah Reyoura. “Oh iya, aku ingin membeli ini, berapa semuanya?” kata Reyoura, sambil menunjukkan obat yang ingin ia beli ke wanita itu. Kemudian, wanita itu mulai menghitung total harga yang Reyoura bayar nantinya.

__ADS_1


“Mbak, apa nama kota ini?” Tanya Reyoura yang langsung masuk ke dalam kota tanpa mencari informasi tentang kota tersebut. “Nama kota ini adalah kota Potion, kota yang menjual banyak obat-obatan termasuk obat yang paling jarang ditemui di kota lain.” Jawabnya dengan membusungkan dadanya. “Ohh, jadi itu namannya.” Batinnya sambil melihat keluar yang terdapat banyak toko obat lainnya di sana yang membuatnya bingung sesaat sebelum masuk ke toko obat yang didatanginya.


“Lalu, butuh berapa lama untuk sampai ke kekaisaran iblis?” tanyanya, karena dirinya harus sampai di sana lebih dulu daripada ketiga iblis yang ingin mendatangi tempat itu. “Maaf, apa kamu baru di sini? Soalnya aku tidak pernah melihatmu sebelumnya?” wanita itu mulai penasaran dengan anak laki-laki di depannya itu.


“Oh, aku hanya berpetualang saja.” Jawab Reyoura dengan santai. “Ohh, terus kamu mau ngapain ke kekaisaran Abyss?” tanyanya, namun kali ini Reyoura terlihat bingung, matanya hanya bisa melihat ke kiri dan ke kanan ketika ia tidak bisa menjawab pertanyaan tadi. “Lagipula, di sini adalah wilayah kekaisaran Abyss loh.” Lanjutnya dengan santainya.


Sesaat wanita itu menghitung jumlah harga yang dibayarnya, Reyoura mengelilingi toko obat tersebut dan melihat-lihat obat lainnya, lalu ia kembali ke wanita tadi untuk mengambil obat yang ia beli dan membayarnya.


“Semuanya jadi 14300 koin emas, karena satu potion biasa seharga 100 koin emas, dan potion yang kamu beli ini seharga 1000 koin emas untuk satuannya. Karena sangat jarang kau bisa menemukan barang seeprti ini loh. Makanya, harganya lumayan mahal.” Kata wanita itu. Reyoura langsung membayarnya dengan 200 koin iblis yang setara dengan 20.000 koin Diamond. “terima kasih.” Kata keduanya secara bersamaan. Kemudian, Reyoura pergi dari toko tersebut dan segera menemui teman-temannya di tanah lapang sekaligus memberi tahu tentang apa yang ia dengar saat ini.


***


Begitupun juga dengan Gilardino, ia sedaritadi hanya tidur setelah banyak sekali muntah, ia pun terbangun setelah mencium aroma yang wangi dari daging yang teman-temannya bakar dan sedikit bumbu dari bahan yang dibeli Reyoura di kota Potion.


Lalu, mereka semua makan daging bakar tersebut, dan membuat suatu rencana untuk menyelesaikan masalah kali ini. Tidak hanya tim Reyoura saja yang pergi, namun tim OSIS yang terdiri dari Samm, Raymond, dan Berengario juga turut serta dalam perjalanan mereka kali ini.


Namun, perjalanan mereka kali ini terhenti hanya untuk istirahat, dan mereka saling memberikan informasi dari tempat yang mereka datangi. “Baiklah, apa ada informasi tentang kekaisaran iblis ini? Karena kita pasti akan pergi ke sana bukan?!” kata Salazar sambil melirik Reyoura, sehingga Reyoura menundukkan kepalanya dengan rasa bersalah, karena dirinya yang tiba-tiba mengubah rencana tersebut.


Lalu, Reyoura mulai menjelaskan semua yang ia dengar dari si wanita di toko obat, dan penjelasannya kali ini membuat semua temannya di depan api unggun tercengang dengan apa yang mereka dengar dari Reyoura.


“Hoi, kau bercanda bukan?” kata Gilardino yang terlihat panik saat mendengar langsung dari mulut Reyoura. “Waaah, ternyata di sini, wilayah kekaisaran mereka.” Sambil berpikir, Deco pun meminta Reyoura untuk mengeluarkan peta.

__ADS_1


“Kita sekarang berada di tanah lapang bagian timur, sedangkan kota yang Oura bilang tidak jauh dari tempat kita berada. Itu artinya, tujuan kita hampir sampai.” Ujar Deco yang menunjuk ke arah kota yang Reyoura sebut.


“Ehehe, ini akan menjadi mudah bukan?” kata Benn sambil menggenggam erat tinjunya tersebut, namun kali ini mereka tidak tahu seberapa kuatnya iblis di sana, meskipun mereka pernah melihat kekejaman iblis di arena.


Lalu, Reyoura mengeluarkan beberapa potion untuk dibagikan ke semua teman-temannya, dan ia juga memberikan Gilardino obat mual, agar ia tidak mual lagi saat terbang. Reyoura juga memperlihatkan obat yang jarang ia temui di kota lain ke teman-temannya.


“Ini apa, Oura?” Tanya Brandis sambil melihat obat yang Reyoura tunjukkan. “Ehe, hebat bukan? Ini adalaah potion pemulih stamina, dan ini juga memperkuat serangan fisik dan sihir loh, sangat jarang banget kalau di kota lain.” Sambil tersenyum lebar di wajahnya.


“Ohh, terus mau diapain ini?” Tanya Brandis. “Tentu saja, kubagikan ke kalian.” Dengan tersenyum tipis. Lalu, Reyoura mulai membagikan potion yang jarang ditemukan itu ke semua rekannya. Setelah itu, mereka semua langung mendirikan tenda dan tidur agar paginnya bisa berangkat ke kekaisaran Abyss.


***


Macam-macam koin : - 1 koin iblis \= 10 koin diamond


- 1 koin diamond \= 10 koin platinum


- 1 koin platinum \= 10 koin emas


- 1 koin emas \= 10 koin perak


- 1 koin perak \= 10 koin perunggu

__ADS_1


__ADS_2