Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Season 2# 23


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Huaaaaa... itu anak kecil napa ada mulu cih??" teriakan Lintang yang bercampur kesal membuat Phiunya langsung menutup telinga dan hal yang sama pun di lakukan oleh istrinya juga.


Pasangan itu terkekeh sambil tetap merayu cucu mereka yang kian histeris sedangkan El masih berusaha menghabiskan susunya hingga tinggal botolnya saja yang ia lempar,


Bicik ya Miuuuh.. Yiyin angis agi ya?


"Anak kecil yang berisik tuh!" timpal Lintang yang tak suka dengan apa yang di ucapkan adik sepupunya barusan.


El yang Sudah berdiri di atas ranjang langsung di turun kan oleh Mhiu karna Lintang tak mau di dekati tapi bocah itu masih saja penasaran.


Yiyin apa? main yuuuuuk..


"Nda mau! sono main sama Ocean. Ini Phiu Lilin."


Tak ada cara lain yang bisa di lakukan pasangan suami istri itu kecuali memisahkan keduanya, Lintang akan tetap di kamar sedangkan El akan di bawa keluar oleh Mhiu Biru.


"Kita mandi ya, ganteng," ajak Nyonya Rahardian.


Danteng ntu Papih..


"Oh, ganteng itu Papih, lalu El?" tanya Mhiu sambil menuntun tangan bocah menggemaskan.

__ADS_1


El ntu Demooooooy


Mendengar hal seperti itu saja sudah membuat bahagia padahal hanya sekedar celoteh anak usia 2 tahun. Memang benar, rasa senang itu bagaimana kita yang buat meski hal sesederhana mungkin.


.


.


.


Satu hal yang membuat El beruntung adalah ia masih bisa bertemu dengan orang tuanya yang baru saja ingin berangkat ke luar kota, jika anak itu belum bangun mungkin XyRa dan Axel akan berpamitan lewat video call seperti saat kemarin kemarin mereka berada di hotel.


"Mamih sama Papih pergi ya, jangan nakal dan harus nurut," pesan XyRa yang sebenarnya tak tega meninggalkan putranya.


Iyaa, Mih....


Abul na?


"Hayo, semalem bobo sama siapa? kabur ke kamar Phiu ya? bobo sama Lilin?" tanya XyRa yang sebenarnya juga penasaran dengan cerita anaknya itu.


Bobo etek nanan nanan Piuh


"Lilin nangis ya??"

__ADS_1


Iyaaaa


Lagi dan lagi tampang bocah itu selalu tanpa dosa padahal sejak datang ke rumah utama sudah membuat murka Si kuncen akhirat.


Waktu yang tak banyak membuat pasangan suami istri itu kini benar-benar pamit untuk beberapa hari kedepan. XyRa menitipkan Sean dan El pada Amih beserta Mhiu karna jika pulang kerumah mereka pasti rewel. Tak lupa ia juga meminta Qia untuk sering sering datang membawa kembar dua yaitu Shaka dan Sky.


Setelah mengantar sampai mobil, El dibawa masuk lagi oleh Amih. Ia ajak mandi bersama dengan Sean karna yang lain akan berangkat ke sekolah setelah sarapan nanti tanpa terkecuali Lintang yang entah sudah selesai atau belum mengadakan paduan suara di kamar Sang Tuan besar Rahardian.


Ninin ih...


"Haha, ayo cepet pakai baju kalau dingin," kata Amih sambil mendekap tubuh bongsor cucunya.


Kurang lebih 15 menit merapihkan diri, kini bocah itu di bawa ke lantai bawah menuju ruang makan yang ternyata sebagian sudah berkumpul, ada Angkasa, Fajar dan pastinya Sean.


El duduk di salah satu kursi sambil mengedarkan pandangan, tatapannya seolah mencari sesuatu yang seharusnya ada bersama mereka. Dan tak lama kemudian senyum itu merekah saat siapa yang di carinya itu datang sembari di tuntun oleh Phiu. Siapa lagi jika bukan Lintang yang kini duduk di sebelah El, hingga bocah itu langsung menoleh.


.


.


.


.

__ADS_1


Yiyin dah angisnya? apek ya...



__ADS_2