Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Part 25


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Cek lek


Axel yang di perbolehkan untuk menemui korban yang di tabrak Sang istri pun masuk kedalam ruang rawat inap biasa setelah semua pemeriksaan di lakukan oleh team dokter. Rasa miris dan kasihan adalah kesan pertama yang di berikan oleh pria itu padahal ia masih berdiri di ambang pintu.


"Silahkan, Tuan." ucap seorang perawat sedikit membuyarkan lamunan Axel.


"Iya, Terima kasih," jawabnya sambil tersenyum.


Axel melanjutkan langkah pelannya karna tak ingin menganggu orang yang sedang beristirahat tersebut.


Kini, dengan dahi mengernyit dan sorot mata tajam Axel dengan fokus menatap wanita yang sedang terbaring lemas diatas ranjang yang sudah ia hampiri. Ia kenal dengan sosok itu tapi masih berusaha untuk mengelak dan harapan itu terpatahkan saat melihat nama yang tertulis jelas di pergelangan tangan.


"Maya!"


Axel masih berharap jika wanita itu adalah Maya yang lain, bukan Maya mantan istrinya yang tak lain juga adalah Ibu kandung Sean.


Tapi sialnya itu benar-benar Maya. Maya yang sudah menghancurkan hidup Axel dengan obat perangSAAng yang di berikan oleh wanita itu hingga hadirlah putra mereka yang kini hidupnya jauh lebih baik.

__ADS_1


"Kenapa harus kamu?" gumam Axel yang lalu mengusap wajahnya tak percaya.


Di sela rasa kesalnya pada takdir semua ucapan dokter pun kembali terngiang-ngiang di telinga Axel termasuk tentang sulitnya Si mantan istri nanti berjalan karna patah tulang dan tungkai di bagian kaki.


Dan lamunan itu buyar saat Axel mendengar rintihan sakit dari mulut Maya, matanya yang masih terpejam belum membuat keduanya saling pandang setelah kurang lebih 5 tahun berpisah tanpa kabar.


"Aw--, sakit," rintih Maya saat di rasa tubuhnya sulit untuk di gerakkan.


"Hati-hati, jangan di paksa," ucap Axel yang akhirnya mau tak mau lebih mendekat kearah Ranjang.


Mendengar seperti ada suara orang lain, Maya pun langsung mengerjap kan kedua matanya. Bentuk manik itupun menyipit seolah sedang mempertegas apa yang kini tengah di lihatnya.


"Apa kabar?, Maya." Axel tersenyum kecil saat berusaha berbasa-basi di awal pertemuan mereka kembali.


"Kenapa? kenapa kamu disini?" tanya Maya belum paham di tambah juga ia yang belum sepenuhnya sadar efek obat yang di berikannya beberapa waktu lalu.


"Maaf, aku benar-benar minta maaf dengan kejadian ini, " ucap Axel mewakili XyRa, ia yang belum bisa menebak reaksi apa yang akan di berikan Maya jika tahu penyebab kecelakaan adalah isterinya sendiri.


"Kenapa harus kamu? apa hubungannya dengan musibah yang menimpaku ini, hem?" tanya Maya yang penasaran.

__ADS_1


"Tentu ada, karna yang menabrak mu adalah istriku," jawab Axel.


Kedua mata wanita itu membulat sempurna, ia tak menyangka akan berhubungan lagi dengan mantan suaminya lewat kecelakaan ini, semua yang terjadi seolah mengatakan jika dunia begitu sempit bagi mereka yang sudah mengubur dalam-dalam masa lalu.


"Istrimu? kamu sudah menikah lagi?" tanya Maya yang di balas anggukan kepala saja oleh Axel.


Keduanya pun diam dalam waktu beberapa menit, tenggelam ke dalam pikiran masing-masing tentang apa yang akan di lakukan selanjutnya.


"Lalu bagaimana denganmu? bisakah aku menghubungi keluargamu sekarang untuk memberi tahu kondisimu saat ini," ucap Axel yang ingin semuanya cepat selesai.


"Keluarga apa? bukankah kamu tahu kehidupanku seperti apa?" tanya Maya yang nada bicaranya langsung sedikit ketus.


"Maksud ku bukan itu, mungkin aku bisa menghubungi suamimu?"


.


.


.

__ADS_1


Aku JANDA!!!


__ADS_2