Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Season 2 #43


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Area bermain yang begitu luas dan komplit bagai surga bagi ke tujuh bocah yang kini sedang menikmati waktu mereka bersama, bahkan saat XyRa mengajak untuk makan siang mereka semua melengos begitu saja seolah tak mendengar.


"Jangan pukul Abang, Lin." omel Angkasa saat adik bungsunya terus memukul kepalanya dengan palu busa.


"Lilin mahu Buaya cilik, nda mahu Buaya boongan," jawabnya sambil terus memukul.


Si palu busah yang seharusnya di pukul ke kepala Buaya mainan yang timbul nyatanya malah kepala Angkasa yang jadi sasaran Lintang.


"Sakit, Ih." protesnya kesal lalu kabur meninggalkan Lintang yang merengut kesal.


Lain Si kembar tentu lain juga dengan El yang asik main mobil mobilan. Ia tak beranjak dari sana karna cuma mainan ini yang cocok untuknya yang masih kecil.


Doyang Doyang, lili lili nanan nanan aju aju undul undul


"Siapa yang gundul?" tanya Lintang yang tiba-tiba datang menghampiri El, ini justru kejadian terbalik dari biasanya.


Undul undul...

__ADS_1


"Iya, capa yang gundul?" tanya ulang Lintang penasaran.


Kini, saat El anteng malah Si kuncen Akhirat yang mulai cari gara-gara, tapi kata Undul yang di ucapkan anak kecil itu memang sedikit menganggu telinganya saat ia tak sengaja lewat di belakang putra pasangan Axel dan XyRa tersebut.


Undul undul awah tabak.


"Tukang Maltabaknya Gundul?" Lintang yang mengernyitkan dahi tak di jawab apapun oleh El, raut wajah bocah itupun sama bingungnya seperti Lintang yang kini sudah saling berhadapan dengannya.


"Iiih, yang Gundul capa? cepetan! kalau nda jawab juga Lilin macupin NELAKA SEKALANG!" ancam nya pada si anak kecil.


El nda itut yaaaaaa...


"Capa juga yang ajakin, kan Lilin mau macupin!" Lintang yang semakin kesal sampai berdecak pinggang.


"Nda! itu buat Lilin sama Phiu!" tolak Si bungsu.


Ama ama Yiyin, anan piyit piyit yaaaaaa


Lintang yang tak mau berbagi langsung berlari kearah Bubunnya. Embun, XyRa dan Qia yang tahu dan mendengar sendiri perdebatan kecil dua bocah itu pun sudah bisa menebak.

__ADS_1


"Culuganya punya Lilin sama Phiu kan?" tanya Lintang yang langsung berderai air mata, Si cengeng nan tampan itu terisak begitu sedih saking tak mau ada yang mengganggu tempatnya nanti bersama Phiu kesayangannya yang sudah di hak paten kan sejak dalam rahim.


XyRa yang tahu ini tak lain karena ulah anaknya hanya bisa terkekeh, jadi hal biasa sekarang bagi mereka semua melihat Lintang selalu di buat kesal oleh El padahal Si anak kecil tak melakukan apapun, hanya saja El memang sering iseng atau menggoda kelemahan Lintang yang tak lain adalah Tuan besar Rahardian padahal jelas Phiunya itu tak akan ada yang bisa mengambil.


"Iya, nanti di surga sama Phiu ya," jawab Embun yang tentunya itu adalah sebuah doa juga dari anak untuk Sang cinta pertama yang tak lain ayahnya sendiri.


"El nda itut sana kan, Bun?" tanya Lintang lagi, ia semakin merengek saat El kini sudah ada di dekatnya dengan wajah santai tanpa dosa padahal ia sudah berhasil membuat perasaan Lintang resah dan gelisah.


"Iya, El sini aja ya," kata Bubun pada keponakan lucunya itu.


Apa El nda itut??


"Nda muat! pokonya Culuganya cuma muat sama Lilin juga Phiu" jawab Lintang geram dan gemas ingin menggigit Si anak kecil.


.


.


.

__ADS_1


Gesel geselan dong Yiyin....



__ADS_2