Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Season 2#60


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂


Acara ulang tahu RaXel yang akan di gelar saat malam nanti kini sudah hampir 90% siap. Bahkan kue pun sudah datang 30 menit yang lalu, tinggal menunggu anak itu mau di ajak mandi lalu merapihkan diri. Sudah berbagai cara dan rayuan di lakukan oleh Xyra, Axel hingga Amih tapi anak itu masih saja menggelengkan kepalanya.


"Ayo, El. Katanya mau ulang tahun, kenapa gak mau mandi?" pasrah XyRa sambil memijit pelipisnya yang mulai berdenyut.


Tingkat kesabaran wanita itu kini sedang benar-benar di uji, bukan karna kenakalan El tapi karna tingkahnya yang menggemaskan.


"Mau ulang tahun tapi gak mau mandi, ntal kuenya Abang aja yang tiup ya," ledek Angkasa mulai cari gara-gara tapi itu tak mempan bagi El yang masih bersandar dengan nyamannya di pundak Lintang.


Ya, Lintang Rahardian Lee Wijaya, Si kembar yang tak memakai gabungan kedua orangtuanya karna dua nama keluarga saja sudah seperti gerbong kereta api.


"Awaaas ih. Geselan apa?!" keluh Si anak tampan pada adik sepupunya.


"Bukan gesel sini, gesel sana!" omel Lintang lagi yang malah membut El semakin mendesak kerah Lintang yang semakin terpojok diujung sofa panjang yang mereka duduki berdua saja.


Semua yang melihat kearah dua anak itu hanya bisa tertawa dan menahan gemas untuk tak mencubit hanya karna Lintang sempat memuji baju El harum, jadilah Si anak kecil tak mau mandi karna saking bahagianya.


Ninih aja, uwa uwa ama El, ntal Lilin tulik talau atu.


"Omong apa sih anak kecil?!"


"Nanti Lilin di culik kalau sendirian, satu yang sendiri," jelas Sean, untung lah ada Si Abang yang bukan hanya sebagai kakak tapi juga bertugas sebagai penerjemah bahasa planet jika tak ada Mamih mereka.

__ADS_1


"Nda ada yang mau culik Lilin, iya kaaaaan?" ujarnya kesal sendiri.


Yuk El tulik.. kita ain amang El ama Dino milip Yiyin malah malah...


"Emang ada Dino yang marah?"


Ada dong.. Yuk iyat yuk..


Ajakan El malah ditolak oleh Lintang, ia yang kesal karna merasa sempit dan sulit bergerak hanya ingin Si anak kecil menjauh. Bukan justru malah bermain di kamarnya.


Segala bujuk rayu kembali di layangkan XyRa, dan akhirnya anak itu mau juga ikut dengannya untuk mandi dengan satu syarat.


Etek El anan uci ya, Miiiih..


Di puji Lintang nyatanya adalah sebuah kesenangan tersendiri bagi bocah yang sedang berulang tahun tersebut.


Tapi El tetap pada rasa senangnya hingga ia kembali dengan aksinya yaitu Doyang utel dengan tubuh yang sudah di telAanjangi.


Selesai mandi dan di rapih kan, ia pun keluar di tuntun oleh XyRa menuju lantai bawah tepatnya ruang tengah yang sudah berubah menjadi tempat acara pengingat hari lahir RaXel Rahardian Wijaya.


Semua yang berkumpul di sana ikut bahagia melihat El terus mengembangkan senyum, ia berdiri sendiri di balik meja yang sudah ada kue ulang tahun miliknya beserta hiasan yang lain termasuk GAJAH.


itu paling wajib untuk mengingat mereka ada karna hasil Kukurusukan Si belalai GAJAH di Hutan belantara.

__ADS_1


"Sebelum potong kue, baca doa dulu ya, Sayang. El mau doa apa?" tanya XyRa, di balik rasa senangnya tentu ada rasa terharu sebab ia seolah mengenang masa sama indahnya melahirkan Sangat putra.


El mahu Demoy telus yaaaa...


Gelak tawa pun cukup menggema, permintaan yang gemas sekali bagi siapapun yang mendengar.


Yiyin... oh... Yiyin..


"Mau apa? cepetan ih, Lilin lapel nih," kesak sekali rasanya jika terus di panggil seperti itu oleh Si anak kecil.


.


.


.


Cini El mahu iyup Yiyin... Huft....



***PiBesdey anak kecil Demoy..


Bulan depan kamu Doyang aju undulnya sama pawangnya sendiri di Kasur ya, Sayang 🤣🤣🤣😍***

__ADS_1


__ADS_2