
..."Terdengar suara seperti rintik hujan?"...
Miranda mengeluh kepalanya sakit dan berat, dia terbangun dari tidurnya.
Kemudian ia berteriak memanggil Tiara, karna seingatnya dia datang ke club' bersama untuk menemani tiara menghadiri acara ulang tahun kekasihnya, Tiara adalah satu satunya sahabat baiknya.
Miranda menutup matanya, berusaha mengumpulkan kesadarannya, dia melihat sekeliling ruangan yang seperti sebuah kamar hotel yang mewah.
..."Tidak hujan!" ucapnya setelah melirik kearah jendela...
..."Ah mungkin Tiara sedang mandi" pikirnya mendengar suara tumpahan air dari kamar mandi....
Miranda bangun dengan kesal, dia menyadari dirinya tak memakai sehelai benang pun di tubuhnya, dia pikir ini ulah tiara.
Pikiran itu terhenti kala dia turun dari ranjang dan merasa area sensitif nya begitu perih.
dia tidak bodoh, dia tau apa artinya itu, apalagi dengan kondisi tak memakai baju seperti ini.
..."Tidak mungkin!!!" lirih Miranda...
Dia pun memungut bajunya yang berserakan dilantai dan memakainya, tangannya begitu gemetar saat melihat pakaian pria juga berceceran disana.
Sungguh saat ini dia ingin segera kabur dari tempat ini, langkahnya terhenti saat ingin membuka pintu kamar hotel tersebut.
__ADS_1
Lagi dan lagi dia berusaha berfikir positif walau pakaian pria yang tergeletak di lantai dan perihnya daerah kewanitaan nya sudah menjadi bukti bahwa kehormatannya telah direnggut.
Dia memutar kenop pintu kamar mandi dengan begetar...
...CEKLEK! suara pintu terbuka...
Miranda menutup mulutnya disertai tangisan yang tertahan di tenggorokannya, dari belakang dia melihat seorang pria berdiri dibawah guyuran shower.
..."Hiks" Tagisan Miranda pecah sambil berlari keluar dari hotel tersebut....
Pintu kamar mandi terbuka dan seorang pria kekar dengan tinggi 180 keluar, tubuh bawahnya terlilitkan handuk, dia melangkah keluar dengan curiga setelah mendapatkan pintu kamar mandi tidak tertutup rapat.
Pria itu mengerutkan keningnya dengan marah dan kesal.
..."Sial... di pergi diam diam" Umpat pria tampan yang memiliki mata tajam dan berwajah dingin itu membuat siapapun tidak ada yang berani menatapnya....
..."Joni, selidiki wanita semalam dan yaaa.. secepatnya" Perintahnya pada asisten pribadinya...
Langkahnya terhenti saat menemukan pistol di saku jasnya dan tiba tiba kembali teringat oleh malam yang sudah dilaluinya bersama seorang gadis muda.
Saat itu dia melangkah keluar menuju barr, tak disangka dia menemukan seorang gadis yang sempoyongan di samping mobilnya.
"Ck... dia tau mana mobil yang mahal" cibirnya
__ADS_1
Kemudian dia dikejutkan oleh 5 orang yang tak jauh darinya dan mendengar percakapan mereka bahwa sedang mencari seorang gadis.
Tiba tiba gadis tersebut menariknya untuk bersembunyi.
..."Tolong aku tuan!!!" ucapnya berusaha tetap sadar karna keadaannya yang mabuk berat...
Imut sangat imut, hatinya bergetar saat itu sesaat setelah tatapan mata mereka bertemu.
Tanpa berfikir panjang pria itu memasukkannya kedalam mobilnya dan melajukan mobil dengan kecepatan penuh.
Entah apa yang dipikirannya, kali ini dia sendirilah yang membuat dirinya berurusan dengan seorang wanita.
Diperjalanan dia tak hentinya menatap gadis tersebut, dia terbiasa disuguhkan wanita ber makeup tebal tiba tiba beremu wanita sederhana, dirinya merasa aneh.
..."B**erapa umur mu? baru lulus SMP**?" ...
Dia jarang melembutkan suaranya terkecuali bersama ibunya dan eyangnya.
Tanpa disadari gadis itu tiba tiba memeluknya secara posesif yang saat ini sedang menyetir.
..."Kau sangat tampan! Tidur denganku yah.. yah? akan kubayar berapa pun, mau yah? Oke? tidur denganku yah?...
.
__ADS_1
Gimana ceritanya? seru gak?
Bantu semangatin author yah🙏🏻