
Tantapan mata Vero seakan menggambarkan kebingungan yang terjadi padanya.
..."Kemana Miranda pergi?" pikirnya...
setelah sampai dirumah Miranda, security mengatakan jika Miranda belum pulang dari tempat kerjanya.
Dia menyusuri jalan yang sekiranya Miranda lalui tapi tetap saja Vero tidak menemukannya.
......"Arghtt kau kemana baby?" Bentak Mark memukul stir mobilnya setelah telfonnya tak dapat terhubung oleh ponsel Miranda......
Disisi lain, Sebuah mobil mewah berhenti di depan sebuah gedung menjulang tinggi.
Seorang wanita berpakaian serba hitam dilengkapi masker di wajahnya, dia masuk dan disambut dengan begitu hormat, semua orang tunduk sampai wanita itu masuk kedalam sebuah lift yang mengantarkannya.
..."Bagaimana, apa kau nyaman dengan perusahaan baru kita disini?" Ucap wanita itu setelah masuk kedalam ruangannya yang tak lain adalah Miranda....
Pria bule itu bernama Mark, dia mengangguk sambil menundukkan kepalanya, Karna Miranda sangat menyembunyikan identitasnya bahkan tak ada satupun yang boleh menatap mata indahnya.
Mark adalah asisten kepercayaan Miranda yang mengurus perusahaannya.
__ADS_1
"Yah dia adalah Miranda, tak ada yang tau bahkan orangtuanya sekalipun, Jika Miranda mampu mendirikan sebuah perusahaan.
sosok Miranda sering diperbincangkan dalam sebuah forum tanpa tau sosok tersebut adalah pria atau wanita, Miranda adalah pemimpin perusahaan, bahasa kasarnya dia adalah seorang boss rentenir yang sangat terkenal di dunia, tak ada yang meragukan kekayaannya.
Dia bahkan bisa meminjamkan dana kepada sebuah negara yang sedang mengalami krisis ekonomi."
Jika ingin membandingkan perusahaan Vero dengan Miranda, perusahaan Miranda dan Vero sama besarnya hanya saja keduanya bergerak dalam bidang yang berbeda.
..."Negara x mengajukan pinjaman boss, untuk membangun sebuah infrastruktur sebesar 10 triliun" Ucap Mark Yang kali ini tidak menunduk karna Miranda sedang menatap ke dinding kaca yang luas menampilkan gedung gedung yang menjulang tinggi....
..."Pinjamkan! dengan sebuah syarat, mereka harus membuat taman hijau yang luas di setiap sudutnya" Ucap Miranda...
..."Sekarang semua orang sudah gila, merusak tanaman, mengambil rumah para hewan dan membiarkannya begitu saja tanpa bertanggung jawab, apa mereka tak berfikir, bahkan tanaman dan hewan pun ingin bernafas dan hidup... ck sudahlah tak ada gunanya" cerca miranda...
Tertera nama Tiara, **klick
..."Halooo mirandaaa, hey kau kemana saja, kenapa telfonku tak kau angkat dan pesanku tak kau balas hah? aku merindukanmu, lusa aku akan balik ke LA, kita harus bertemu di cafe biasa okeyyy.... tak ada bantahan titik**! Ucap Tiara sahabat satu satunya Miranda...
Belum Miranda berkata, telfon itu sudah dimatikan, Miranda menghela nafasnya begitu berat.
__ADS_1
..."Mark aku harus pergi, kirim semuanya ke emailku saja" Titah Miranda...
..."Baik boss!!!..."...
***
Disisi lain Vero kelimpungan karna sampai saat ini Miranda tak bisa dihubungi.
bagaimana tidak, Miranda membeli handphone dan kartu SIM khusus saat dia akan dikirim untuk menjadi pegawai magang oleh universitas tempat dia kuliah.
Dan handpone itu sedang dia mode silent.
..."Bagaimana Jon, kau sudah menemukan keberadaan kekasihku" Ucap Vero khawatir...
Saat ini Joni sudah duduk didepan Vero dengan sebuah laptop dihadapannya, dia berusaha melacak keberadaan Miranda melalui ponsel yang tertinggal di dalam mobil Miranda.
Dengan terpaksa Vero menelfon Joni walau sebenarnya dia masih sangat marah ketika gadisnya di samakan seperti seorang pelacur saat kejadian tadi siang.
..."Dia ada disebuah cafe di daerah x ver'..." ucap Joni berhasil melacak ponsel Miranda...
__ADS_1
......"Tunggu apa lagi ayo kita kesana!!! Ucap Vero segera berdiri meninggalkan Joni......
#Mohon Like, komen dan votenya🙏🏻