Suamiku Boss Arogant

Suamiku Boss Arogant
Eps. 13 Salah paham


__ADS_3

Disore hari, di dalam kolam renang, kedua insan bercumbu dengan sangat romantis seakan tak ada hari esok lagi.


Hingga suara ******* terdengar, Kala Vero menenggelamkan wajahnya di leher jenjang Miranda.


...Ahhh... Desah Miranda saat Vero menghisap kuat lehernya....


Gairah Vero sudah sampai di ubun ubun, wajahnya merah seperti sebuah tomat, rahangnya sudah sangat mengeras, sekuat tenaga dia mengepalkan tangannya, karna menahan hasrat yang sangat besar.


Apalagi setelah melihat belahan dada Miranda yang putih bersih dibalut dengan BRA warna merah terang.


Sekuat tenaga dia menahan tangannya untuk tidak sembarang menyentuh.


Dia tak ingin menyamakan Miranda seperti ****** diluaran sana, dia ingin menghormatinya.


Vero tersenyum saat melepaskan bibirnya dari leher Miranda, Warna merah ke unguan tercetak jelas disana.


sedangkan Miranda berusaha mengatur nafasnya, Rasa yang aneh baginya.


Vero menggendong miranda seperti koala, membawanya kepinggir kolam dan menghimpitnya.


...Jelaskan padaku... Kenapa kau menghindari ku? Apa aku punya salah..? Ucap Vero yang masih sekuat tenaga menahan gejolak didadanya, apalagi sesuatu dibawah sana sudah sangat mengeras semenjak melihat Miranda membuka bajunya....


......Ck dasar pria memang sama saja, tak cukup dengan satu wanita... Gumam Miranda tapi masih terdengar di telinga vero......


..."Aku cuman punya dirimu! apa maksudmu bicara seperti itu sayang" Vero mengerutkan keningnya karna bingung...


..."Kau pembohong, penipu kau itu pria bajingan Hikss sana pergi dari rumahku......


Akhirnya Miranda menangis juga setelah menahannya sedari di kantor. Tangannya memukul mukul dada Vero karna ingin melepaskan diri.


Miranda keluar dari kolam, lagi lagi mata Vero dibuat berkabut saat melihat bokong Miranda yang sangat berisi.


Dengan tubuh yang basah, sangat mengundang naluri lelakinya.


Miranda memasang Bathrobe nya dan segera ingin meninggalkan kolam, dengan cepat Vero menyusul setelah selesai memasang handuk dipinggangnya.


Miranda dan Vero melewati ruangtamu dimana Joni sedang duduk dengan ditemani berbagai cemilan yang enak.


Joni melongo melihat penampilan keduanya,


pikirannya sudah kemana mana.


..."Joni kau pulang saja duluan, entah apa yang terjadi tapi Miranda marah kepadaku, dia bilang aku pria yang tak cukup dengan satu wanita" Pusing Vero karna memikirkan bagaimana cara membujuk Miranda....

__ADS_1


..."Hem sepertinya aku tau ver, Mungkin Miranda cemburu dengan gosip yang tersebar di kantor"...


...GOSIP???... Gosip apa?" kejut Vero......


..."Aku lupa memberitahu mu, ada gosip kalau kau pacaran dengan Monica sekertarismu itu, entah siapa yang menyebarkannya" Pikir joni...


Sedangkan Vero yang sudah mengerti, secepat kilat ingin berlari mengejar miranda yang sudah di atas ujung tangga.


..."Eh tunggu... jelaskan padaku kalian habis ngapain gak pake baju begitu!...


Ucap Joni tapi Vero tak menanggapi dan berlari menuju kamar Miranda.


Tapi sampai di lantai dua, dia tak tahu dimana kamar Miranda, ada banyak ruangan disana.


Sampai dia melihat pelayan yang sedang menyapu.


..."Pelayan... sini sebentar, beritahu aku dimana kamar kekasihku Miranda"...


Sedangkan pelayan tersebut tak berkedip menatap Vero yang hanya mengenakan handuk dengan dada yang telanjang.



..."Tu.. tuan, kamar nona di u...ujung sana" Gugup pelayan tersebut karna sangat terpesona dengan tubuh Vero....


Vero melangkah kesudut ruangan yang terbuka, sepertinya itu wardrobe.


Nafasnya semakin tercekat kala melihat pemandangan di hadapannya, Miranda sedang menunduk ingin memakai pakaian dalamnya.


dari samping terlihat pula 2 buah menggantung indah dihadapan matanya.


...Oh shitt... sesuatu dibawah sana seperti ingin meledak....


...Aaaaaa.... teriakan nyaring Miranda menyadarkan lamunannya...


Miranda segera menyilang kan kedua tangannya di dadanya.


..."Dasar pria mesum... keluar kau" teriak Miranda...


Vero segela berlari keluar, Dia melihat sebuah pintuh, sepertinya itu adalah kamar mandi.


Dia masuk kedalam dengan gusarnya, lekuk tubuh Miranda terngiang ngiang di kepalanya apalagi saat melihat bokong Miranda yang polos.


Vero menyalakan shower untuk mendinginkan kepalanya tak lama dia mengerang begitu kuat, setelah permainan Solonya berakhir.

__ADS_1


..."Memalukan" pekik Vero malu pada dirinya sendiri karna melakukan hal jijik seperti ini....


Vero melangkah keluar dengan masih menggunakan handuk karna bajunya tertinggal di pinggir kolam renang.


Dia dikejutkan dengan Miranda yang berdiri sambil menyilang kan tangannya.


Tapi sungguh reaksi yang diberikan Miranda, sangat berbalik dengan yang dipikirkannya.


..."Yang mana yang sakit, aku tadi mendengarmu berteriak, apa kau ada luka" khawatir Miranda justru membuat Vero tertawa geli...


..."Kau... kau yang membuatku sakit" ucap Vero membuat Miranda bingung...


Vero menghampiri Miranda dan memeluknya dengan posesif.


..."Jika ada masalah jangan menghindari ku, kita bisa menyelesaikannya bersama sama kan?...


Vero melepaskan pelukannya dan meraih pipi tembem miranda hingga membuat bibir Miranda mengerucut sangat imut dan CUP...


..."Aku tak ada hubungan apapun dengan seorang wanita kecuali kamu termasuk monica" ucap Vero setelah mengecup bibir miranda...


..."Kau adalah satu satunya wanita di hidupku setelah mommy dan eyangku... kalian semua adalah wanita tercantik dan kucintai dihidupku"...


...Ungkapan Vero sangat menyentuh hati Miranda...


..."Sungguh?" tanya Miranda, tatapannya tak lepas dari mata Vero yang seakan sedang mencari sebuah kejujuran....


..."Aku bahkan siap untuk mati demi dirimu"...


Ucap Vero terhenti, karna mulutnya dibungkam dengan bibir ranum miranda.


Vero terbuai dengan bibir manis Miranda, suara bibir saling mengecap memenuhi kamar tersebut.


Hingga Miranda merasa tubuhnya melayang karna vero menggendongnya dan membawanya ke atas ranjang.


Mereka masih ******* dengan sangat romantis, tangan Vero sudah masuk kedalam kaos Miranda.


Mengelus perut Miranda yang tanpa ada lipatan lemak disana.


Hingga sebuah hantaman memukul mengenai wajah vero.


Vero dan Miranda sangat terkejut.


..."Daddy" Ungkap Miranda membuat Vero terkejut...

__ADS_1


..."Mati aku... " pekik vero...


__ADS_2