Suamiku Boss Arogant

Suamiku Boss Arogant
Eps. 9 Ketahuan


__ADS_3

Miranda dan Tiara sudah duduk di dalam sebuah cafe bernuansa garden.


Nafasnya sedikit tercekat karna menceritakan pada Tiara kejadian yang menimpanya pada malam ulang tahun kekasih Tiara itu.


Tiara tak bergeming, nafasnya pun juga sudah tak beraturan, air mata yang tertahan dipelupuk matanya juga menandakan betapa sedihnya dia saat ini.


"Yah pada malam itu di sebuah bar ternama.


Tiara mengajak Miranda untuk ikut serta dalam pesta ulang tahun Max, pacarnya yang belum genap sebulan itu.


Tapi tanpa di duga, Max dan teman temannya menatap Miranda dengan maksud lain.


Ditengah pesta yang meriah, Rico teman max mencampurkan sebuah obat perangsang dalam minuman Miranda.


Disaat obat itu mulai beraksi, Miranda izin ke toilet dan tanpa sengaja mendengar omongan teman max dan Rico yang lainnya, jika max dan Rico mengincar dirinya dan sudah berhasil menjebaknya dengan sebuah obat.


Sungguh Miranda sangat terkejut, saat dia berlari sekuat tenaga menghampiri Tiara, Rico datang dan membekap mulutnya.


Rico menggiring Miranda keluar dari Bar bersama teman teman yang lainnya. Niatnya


ingin membawa Miranda ke sebuah tempat dan bisa menggauli Miranda sesuka hati mereka.


Tapi disaat mereka lengah, Miranda sekuat tenaga berlari dan berlari sekencang kencangnya walau tubuhnya sudah mengelak dan ingin Melampiaskan sesuatu yang tak dia ketahui apa.


Miranda bersembunyi dibalik mobil yang tak lain adalah mobil Vero hingga Vero menolongnya dan berakhir dengan terenggutnya kesucian Miranda saat itu" .


..."Hiks... Miranda maafkan aku hiks" sesal Tiara andai saja dia tak mengajak Miranda pasti semua itu tak akan terjadi....


Miranda tak bisa mengatakan sepatah kata lagi, Dia hancur bahkan sampai sekarang, tapi dia berusaha dengan sekuat tenaga untuk menutupinya.


..."Akan kubuat perhitungan padanya, kau tenang saja hiks... Aku sudah putus dengannya Mira, aku menyesal, di hari yang sama dia juga melakukan hal itu padaku, tapi untung saja ada seseorang yang menolongku dan membawaku pergi... Aku tak menyangka jika dia hanya memanfaatkan ku, dia tak mencintaiku Miranda..." Keluh Tiara sambil menangis...


Baru Miranda ingin menenangkan Tiara, dia di kejutkan dengan 2 orang yang berdiri pas depan pintu ruangan privat cafe tersebut.


sudah dipastikan jika mereka mendengar pembicaraan Miranda dan Tiara.


..."Vero... Joni kalian? a.. apa yang kalian lakukan disini?.." Kejut Miranda begitupun Tiara walau dia tak tau siapa gerangan pria tampan yang berdiri dihadapan mereka....


Vero datang dan segera memeluk Miranda dengan posesifnya, sungguh Tiara saat ini bagai terkena serangan jantung mendadak, karna dia tahu betul dengan sahabatnya itu, dia tak pernah mau berhubungan dengan seorang laki laki.

__ADS_1


CUP... CUP... CUP....!!!


Vero mengecup bibir Miranda berulang kali, Miranda sangat terkejut dan entah apa yang terjadi pada Tiara, mungkin dia sudah pingsan.


..."Siapa pria itu? siapa pria yang sudah menjebakmu pada malam itu? biar aku yang memberi pelajaran padanya? Ucap Vero menangkap pipi bulat Miranda hingga membuat bibir Miranda mengerucut kedepan, dan tentunya itu sangat menggemaskan bagi Vero hingga kembali mengecupnya sedikit lama. CUP💋...


..."Vero jangan seperti ini, tidak enak dengan tiara dan Joni, aku maluuu..." Ucap Miranda menutup wajahnya....


Sangat berbeda dengan sikap Miranda yang tegas dan sangat berwibawa saat di kantor, jika bertemu Vero entah kenapa sisi manjanya muncul dan itu sangat menggemaskan bagi Vero, hingga tak tahan dan menggigit bibir bawahnya sendiri.


Vero memutar mengusap wajahnya dengan kasar disertai senyuman yang tak lepas dari sudut bibirnya, sungguh saat ini Vero benar benar ingin menenggelamkan Miranda di dalam kehangatannya yang di bumbui oleh sejuta kenikmatan yang hakiki.


Hingga suara batuk Tiara membuyarkan tingkah laku mereka.


..."Ti...Tiara kenalkan di... diaa di.. dia" Ucap Miranda gugup...


..."Saya Vero, kekasihnya....!!" lanjut vero...


Seperti ada bom yang meledak dijantungnya, Tiara membukatkan matanya karna begitu sangat terkejut.


..."Sayang ayo... aku ingin mengajakmu kesuatu tempat" ucap Vero dan diangguki Miranda...


Miranda pun berpamitan pada Tiara dan berjanji akan menjelaskan yang sebenarnya terjadi hingga membuat ia dan Vero sampai bisa terikat suatu hubungan.


..."Joni tolong kau cari tempat yang biasa digunakan untuk berpacaran disini" ucap Vero saat mereka bertiga sudah di dalam mobil, dan lagi lagi mobil Miranda ditinggal....


..."Apa anda perlu kamar hotel yang di lengkapi kolam renang!"...


Ucap Joni yang salah tanggap dan membuat Vero dan Miranda bersitatap dan sangat terkejut.


PLAKKK...Vero memukul bagian belakang Joni


..."Bukan itu maksudku bodoh, kau ingin mencemarkan nama baikku di depan Miranda yah".. sergah Vero...


Vero meminta maaf kepada Miranda, Vero yakin Miranda kembali teringat kejadian saat dihotel malam itu.


Vero sungguh merutuki kebodohan asistennya itu yang tak bisa memfilter mulutnya sendiri.


Disinilah mereka sekarang, di sebuah pasar malam yang tanahnya bahkan tak rata.

__ADS_1


entah bagaimana Joni menemukan tempat itu, Vero ingin marah tapi setelah melihat reaksi Miranda, dia mengurungkan niatnya.


..."Sayang... apa kau suka? tanya Vero saat melihat Miranda tak berkedip dan senyum dibibirnya tak berhenti....


Miranda mengangguk dengan antusias, dia menunjuk berbagai mainan dan makanan, dan Vero menyetujuinya.


..."Aku mau main itu yah...yah... yah? Mohon Miranda pada Vero yang mulutnya sudah belepotan dengan gulali kapas seperti seorang anak yang memohon pada ayahnya, sangat manja....


Vero mengangguk dan saking senangnya, Miranda melompat mengecup pipi Vero,


tentu saja Vero sangat senang, beda hal dengan Miranda...


Dia yang melakukan tapi dia sendiri yang malu.


Miranda dan Vero sudah berdiri dihadapan sebuah permainan, perminan menembak botol kaleng, Miranda sudah lelah berkali kali dia mencoba tapi tak bisa juga, entah dia sengaja atau tidak.


Wajah sedih dia hadapkan pada Vero, bibir bawahnya sudah manyun menandakan dia sangat sedih, matanya sudah berkaca kaca,


Vero bukannya kasian tapi justru tertawa sangat keras, bagaimana tidak, wajah baby face Miranda ditambah dengan mimik wajah seperti itu, sungguh membuatnya sangat kegemasan.


..."Berdiri disini dan lihat.. okey" titah Vero tersenyum karna merasa gemas melihat wajah Miranda...


Dorr...!!! satu *kali tembakan, kaleng kaleng itu terjatuh, membuat pemilik serta pengunjung yang menonton terbelalak saking terkejutnya.


Miranda yang melihat hal itu, melompat saking girangnya.. dia bertepuk tepuk tangan saking bahagianya*!


..."**Kau ingin boneka yang mana sayang..." ...


..."Itu... yang itu... aku mau boneka beruang yang paling besar itu" Ucap Miranda dengan semangatnya...


..."Wadduh bisa rugi aku, kalau dia terus ingin main**" umpat sang penjual ...


Setelah membuat rugi penjual itu, sebagian hadiah yang mereka dapatkan di bagikan kepada anak kecil disana atas perintah Miranda.


......"Sayang naik itu yuk" Ucap Vero menunjuk bianglala yang sangat tinggi dan diangguki dengan semangat oleh mirnda.......


..."Hati hati sayang..." ucap Vero saat Miranda akan naik duluan...


Saat sudah naik, Vero mengambil kesempatan untuk meminta penjelasan kepada Miranda mengenai apa yang selama ini mengganjal di hatinya.

__ADS_1


......"Miranda... Apa kau menyesal dengan yang terjadi pada malam itu? maafkan aku karna mendengar pembicaraan kalian saat di cafe tadi" ......


jangan lupa like dan komenya🙏🏻


__ADS_2