Suamiku Boss Arogant

Suamiku Boss Arogant
Eps. 27 Bau


__ADS_3

Kembali lagi di....


"Verooo... Aku gak tahan lagi" teriak Miranda bahkan saat pintu belum terbuka sempurna


membuat Vero sangat terkejut dan bahkan salah paham.


Siapa yang akan tahan?


jika istri sendiri bicara seperti itu, dan ditambah jiwa kelakian nya sudah memberontak saat Monica menggodanya tadi, hingga dia, menyuruh Joni untuk memanggil Miranda secepatnya.


Mungkin karna sudah tidak tahan.


Iya sayang, kemarilah, aku juga sudah tidak tahan nih! ucap Vero berdiri dan merengkuh Miranda dalam pelukannya.


Mau disini atau di kamar? tanya Vero dengan nada sensual


Ih disini aja... ucap Miranda sambil membenamkan wajahnya di dada sang suami, menghirup aroma khas yang membuatnya candu.


Oke sayang... aku tutup pintu dulu, kita di sofa yah, biar baby kita nyaman! ucap Vero sangat bersemangat


Baby nyaman? maksudnya? bingung Miranda


TOK TOK TOK!


Vero Miranda langsung mengalihkan pandangannya, sontak Miranda menyembunyikan tubuhnya dibelakang tubuh kekar Vero.


Siapa? tanya Vero


**Saya Joni, tuan!


Masuklah**..


Baru Joni selangkah masuk kedalam ruangan Vero, Miranda langsung saja mual mual.


Uwekk...!


Miranda berlari masuk kedalam toilet diruangan Vero.


Sayang... kamu kenapa? panik Vero menyusul masuk sambil memijat leher belakang Miranda.


Uwekk... uwekk!


Yang keluar hanya cairan bening kental saja, membuat tenggorokan Miranda sakit, tubuhnya menjadi lemas.


Miranda membasuk wajahnya yang sedikit pucat.


Kita pulang sekarang, kita kedokter yah? khawatir Vero sambil memegang kedua pipi Miranda.


Aku gak papa, aku hanya ingin dipeluk... Ucap Miranda manja sambil memeluk tubuh Vero, menenggelamkan wajahnya di Curut leher suaminya.


Vero menggendong miranda keluar dari toilet, sontak Miranda langsung memasang kembali maskernya membuat Vero bingung.


Ada apa ver? istri loh gak papa kan? tanya Joni yang memang sudah jam istirahat.


Gak tau nih, aku khawatir, tadi dia muntah muntah... ucap Vero merapikan anak rambut Miranda


Saat ini mereka sudah duduk di sofa, Miranda masih saja menenggelamkan wajahnya dileher Vero.

__ADS_1


Miranda tuh aneh, ver!


Kurang ajar, Lo ngatain istri gue


eit... aku belum selesai bicara bro, sabar dong!


Ucap Joni menenangkan Vero, Hampir saja di di tonjok lagi.


Tadi gue ketemu di lift, eh dia ngatai gue bau, kan aneh!


"Ya emang loh bau..." ejek Vero


"Dasar suami istri sama aja kelakuannya" kesal joni


"Hikss... Vero" Isak Miranda tanpa terduga, mengejutkan Vero dan Joni


"Sayang kau kenapa nangis Hem" panik Vero


"Hiks aku sudah gak tahan"


"What! gak tahan" pikir Joni sudah traveling


"Iya sayang... di sofa kan? tanya Vero dan justru semakin membuat otak Joni traveling


"Astagahh jangan mentang-mentang kalian pengantin baru, kalian bisa se enaknya, tolong pikirkan aku yang jomblo ini" kesal Joni


"Kalian berdua kenapa sih, aku gak tahan, karna kantor mu ini bau Vero, membuatku mual"


Hah? Vero dan Joni saling tatap karna bingung


Karna kehamilan Miranda, membuat hormon ditubuhnya semakin meningkat, bahkan Indra penciuman nya pun semakin tajam hingga 3 kali lipat.


Marah Vero setelah tau yang membuat istrinya muntah hingga lemas karna kantor yang bau.


Tapi Ver... aku tidak mencium apa-apa?! sanggah joni


Bohong vero, aku tidak tahan, semua orang disini bau, tubuh mereka bau, seperti tidak mandi sebulan! Hanya kau yang wangi....


ucap Miranda langsung kembali mengirup aroma parfum dan keringat yang bercampur di kemeja Vero.


🍁🍁🍁


Sekarang Vero dan Joni mengerti, setelah Vero memerintah Joni menelfon dokter spesialis kandungan.


Dokter mengatakan ibu hamil akan mengalami peningkatan hormon, mengakibatkan ibu hamil akan menjadi lebih sensitif terhadap lingkungan sekitarnya.


Peningkatan indra penciuman juga wajar dan itu akan berlangsung biasanya pada trimester pertama.


dan sang calon ayah juga harus ekstra sabar, terus memberi dukungan dan berusaha menuruti semua keinginan sang calon ibu.


Ringkasnya sang dokter menjelaskan pada Vero.


Vero harus bersyukur karna bayi dikandungan Miranda tidak membenci ayahnya.


Kata dokter, ada ibu hamil yang bahkan tidak ingin disentuh oleh sang suami, bahkan melihatnya saja bisa muntah.


Vero sangat bersyukur akan hal itu, karna anaknya sangat menyukai Daddy nya.

__ADS_1


🍁🍁🍁


Joni sudah keluar dari ruangan Vero setelah membawakan makan siang untuk ibu boss dan bapak boss nya.


Vero memerintahkan Joni keluar karna Miranda tidak bisa makan jika Joni ada.


saat membuka masker dia akan mual mencium aroma tubuh orang lain.


"Sekarang Joni sudah keluar, makan yah sayang?" sambil mengarahkan sendok ke arah Miranda


Miranda membuka maskernya dan menerima suapan dari Vero.


Kadang Vero tertawa geli ketika mengingat kejadian beberapa waktu lalu.


Dia sudah salah paham, dengan pikiran mesum nya, dia berfikir Miranda juga sama dengan dirinya, ingin saling memberi kenikmatan.


"Kenapa senyum-senyum?"


"Ah gak papa... kamu cantik"


Blusss... pipi Miranda merona seketika


"Sudah makan, aku akan antar kamu pulang"


"Kenapa pulang? kan belum jam pulang"


"Kan kamu bilang, kamu mual sayang... kamu mau muntah muntah dihadapan semua karyawan... aaaa buka mulutnya"


ucap Vero sambil menyuapi Miranda makan


"Aku akan pakai masker, Kalau aku pulang dan izin lagi.. nanti aku di ceramahin lagi..." ucap Miranda mengingat kejadian tadi pagi saat dia di gosip oleh karyawan lain.


"Ceramahin? siapa yang nyeramahin kamu?


"Ah gak ada... tapi aku gak enak aja sama karyawan lain, keseringan izin"


Vero mengangguk paham tanpa ingin bertanya lebih, jika dia tau, istri dari Vero Morelli pemilik dari perusahaan ini di bully, dia mungkin tak akan segan segan memberikan pelajaran yang setimpal pada orang tersebut.


hingga membuat Miranda lebih baik diam saja.


🍁🍁🍁


Setelah makan siang, Miranda keluar dari ruangan bersamaan dengan Vero yang juga ingin keruang rapat.


Alangkah terkejutnya Miranda saat membuka pintu, melihat Monica sudah berdiri dihadapan mereka dan Joni yang berdiri tak jauh dari belakang Monica.


"Kau disini? kapan masuknya? tanya Monica terkejut pasalnya sudah sejam dia duduk diruangannya tanpa meninggalkan mejanya sedikitpun.


"duh gimana ini?" gumam Miranda sambil melirik Vero dan langsung memasang maskernya karna mencium aroma parfum menyengat monica


"Telat gue, baru aja mau kasih tau Miranda, jangan keluar dulu". pikir Joni


"sorry gue pakai masker, soalnya lagi flu" ucap Miranda saat melihat Monica bingung ketika dia memakai masker.


"Miranda kembali lah keruanganmu, segera selesaikan tugas yang kuberikan, jangan sampai ada yang salah" ucap Vero mengalihkan kecurigaan Miranda


"Baik tuan" ucap Miranda sambil berlalu meninggalkan mereka semua.

__ADS_1


Sedangkan Monica tentu saja tidak langsung percaya, sejak kembali ketoilet sejam yang lalu, dia tidak pernah meninggalkan mejanya.


"Apa yang mereka lakukan selama se jam" gumam monica geram karna pikirannya sudah yang tidak tidak.


__ADS_2