
...PLAKKK!!! sebuah tamparan lagi lagi mengenai wajah tampan Vero....
Entah apa yang terjadi, baru masuk rumah dia sudah di sambut oleh kemarahan Ayahnya Mach. terlihat mama dan eyangnya duduk di sofa hanya terbiam menyaksikan kejadian ini tanpa ingin merelai.
..."Papa ada apa ini, kenapa kau menamparku?" Kejut Vero...
..."Kenapa! kau bertanya kenapa? belum sebulan disini tapi kau sudah menghamili anak orang hah! anak kurang ajar kau...! Ucap Mach menggebu gebu, tak ingin suaminya terkena serangan jantung, anak berdiri dan melerai perdebatan anak dan ayah itu....
...Duarrr!!! Vero terkejut setengah mati, berita apa apaan ini? hamil? wanita mana yang sudah kuhamili? tapi kan aku selalu pakai pengaman? pikir Vero dalam hatinya...
Mama lita meraih anaknya dan mendudukkannya di sofa disamping eyangnya.
..."Nak beritahu kami, siapa wanita itu, kau harus bertanggung jawab, mama dan ayahmu akan pergi melamar wanita itu?" ucap mama lita...
..."what!!! mama apa apaan sih? wanita apa? siapa yang hamil sih? Vero gak pernah hamilin wanita manapun ma......
..."Tapi tiduri wanita sering kan" sanggah Mach membuat Vero seketika terdiam....
..."Sekarang aku tanya sama papa, dapat berita ini dari mana sih? tanya Vero...
Mach melihat kearah Joni yang sedang berdiri tepat dibelakang Eyang Vero, Di menyengir seperti kuda sambil menggaruk kepalanya.
Jadi Joni didesak oleh Mach untuk memberitahukan maksud dari Vero mencari seorang wanita yang tak lain adalah Miranda.
Tanpa diketahui Vero dan Joni, Mach menyuruh beberapa anak buahnya untuk menjaga dan melaporkan kegiatan Vero selama ini dan itu sudah terjadi saat Vero masih duduk di bangku kuliah.
..."Jadi kau yang menyebar berita hoax ini Jon" Vero berdiri dan siap untuk menghajar Joni....
..."Aaaa eyang tolong Joni, tolong..." teriak Joni sambil bersembunyi dibalik pundak eyang Vero...
..."Sudah Vero kau ini sama seperti ayahmu, main pukul saja, sekarang lebih baik kau jelaskan saja kepada kami semua" titah eyang...
__ADS_1
..."Apa yang harus kujelaskan eyang, aku sendiri bingung dengan masalah ini" Ucap Vero menatap Joni dengan sinisnya...
Joni menjelaskan yang sebenarnya terjadi,
Saat dipaksa oleh Mach, Joni menjelaskan kejadian seminggu yang lalu ketika Vero merenggut kehormatan seorang wanita, Joni deperintahkan Vero mencari wanita tersebut karna Vero yakin wanita itu akan hamil anaknya.
Tapi sayangnya Mach Salang tangkap, dia mengira wanita itu sudah hamil.
..."Apapun penjelasannya, intinya kau sudah merusak seorang gadis baik, jadi kau harus segera menikahinya titik" Ucap Mach seperti perintah...
..."Ayah tenang saja pasti aku akan menikahinya kok, kekasihku hanya belum siap saja" ucap Vero membuat yang lainnya **terkejut...
...Kekasih??? Jadi yang kau rusak itu, kekasihmu sendiri**? Ucap mama dan eyang vero secara bersamaan dan di angguki oleh vero...
Semua orangpun merasa lega dan bahagia karna anak mereka Vero akhirnya memiliki pasangan yang bahkan sama sekali tak pernah di dengar oleh telinga mereka selama 28 tahun ini.
Semuanya berbahagia terutama eyang, yang berharap segera memiliki cicit sebelum dia meninggalkan dunia ini.
Rumah bergaya Jawa tradisional sangat kental.
***
Saat ini Vero menggerutu dilamarnya sendiri, pasalnya iya lupa meminta nomor telfon kekasihnya itu, padahal dia sangat ingin mendengar suara gadis pujaannya tersebut.
Biodata Miranda tertinggal diruang kerjanya.
Akhirnya setelah pukul 12 malam lewat dia bisa tidur setelah membayangkan wajah Miranda saat tertidur diruang kerjanya tadi.
Matahari bersinar dengan terangnya,
pagi yang sangat cerah bagi Vero, dia sudah siap dengan pakaian kantornya bahkan keluar rumah tanpa sarapan terlebih dahulu.
__ADS_1
Orang tua Vero subuh subuh tadi sudah kembali ke Roma karna ada pekerjaan yang mendesak.
Eyang pagi pagi sekali juga sudah keluar rumah jalan- jalan pagi di ikuti pelayan dan pengawalnya.
Pukul 06: 30 dia sampai dirumah Miranda, security mempersilahkannya masuk setelah melihat wajahnya sama dengan orang yang mengantar pulang nona muda nya semalam.
Seorang pelayan datang dan mempersilahkanya duduk di sofa.
Miranda turun setelah pelayannya datang memberi tahu kalau ada seseorang yg menunggunya.
Dia yakin pasti itu adalah Vero
Miranda turun dengan anggunnya, dia memakai dres biru selutut dan memakai blezer seperti para pekerja kantoran, papan namanya sudah tergantung dilehernya.
Cantik... itulah yang ada dipikirannya saat ini
..."Tuan Vero, ka.. kau sudah datang? Ke kenapa cepat sekali..." Ucap Miranda sangat gugup saat dia sudah berdiri di hadapan kekasihnya yang berprofesi sebagai bossnya itu....
Vero hanya tersenyum dan CUP! vero mengecup kening Miranda dan mengatakan "Morning kiss sayang" sambil tersenyum sedangkan Miranda tertegun ditempatnya
..."****.. dasar, dia pikir dia siapa main asal cium segala" umpat Miranda merasa kesal ...
..."Jangan panggil aku tuan jika bukan jam kantor, mengerti? jika kau melanggarnya, maka akan ada hukuman" ucap Vero di angguki Miranda...
Seorang pelayang datang menghampiri disaat Miranda dan Vero sudah siap masuk kedalam mobil.
..."Nona muda kau belum sarapan pagi tadi, jadi saya menyiapkan bekal untuk anda, bisa makan di mobil bersama tuan" Ucap pelayan tersebut, seketika Miranda langsung melirik Vero yang sedang tersenyum lebar....
Miranda mengambil bekal tersebut dan masuk kedalam mobil, setelah beberapa lama,,,
..."Buka bekalnya sayang dan ayo suapi aku!"...
__ADS_1
...APA!!! ucap Miranda sedikit berteriak karna terkejut...