
Sementara hubungan antara Tia dan Leo semakin dekat saja, tetapi setiap Leo ingin melakukan hal negatif, Tia sanggup menghindar.
"Tia, aku cinta padamu. Tetapi kenapa aku tidak diizinkan hanya sekedar mencium bibirmu saja? apkah kamu meragukan diriku?"
Leo bersikap agresif jika berada di hadapan Tia, hal ini membuat Tia sangat tidak nyaman. Ia selalu saja menghindari Leo dengan berbagai alasan seperti yang ia lakukan saat ini.
"Den Leo, bukannya aku tidak cinta padamu. Tetapi aku tidak ingin melakukan apapun sebelum kita resmi menikah. Selesaikan dulu urusan Adem dengan Non Dita. Setelah itu baru bisa menikah denganku, tetapi aku masih ada syarat juga untukmu."
Leo memicingkan alisnya," sebenarnya apa sih syarat yang ingin kamu ajukan padaku? kenapa tidak juga kamu katakan sekarang saja, membuatku penasaran. Hingga aku tidak bisa tidur nyenyak dan tidak enak makan."
Tia tidak mengatakan persyaratan yang akan ia ajukan pada Leo, sebelum status Leo berubah menjadi seorang duda. Ia masih menyimpan rapat syarat tersebut.
__ADS_1
Tak terasa sudah satu bulan...
Dita hidup menderita di jalanan, kadang ia tinggal di kolong jembatan atau di emperan toko. Untuk menghidupi dirinya sendiri ia bekerja serabutan seperti memulung atau mengemis.
"Aku nggak menyangka nasibku bakal berakhir tragis seperti ini karena ulah seorang asisten rumah tangga. Bagaimana caraku untuk bisa balas kelakuan Tia ya?"
Sudah menderita bukannya tobat, tetapi ia masih saja ingin melakukan sebuah kejahatan kepada Tia. Otaknya terus saja berpikir keras mencari cara yang jitu untuk ajang balas dendam.
Tia tersenyum," baiklah Den Leo, aku sudah tidak bisa lagi menolak permintaanmu. Tetapi ada satu syarat yang harus Aden penuhi terlebih dahulu, jika Aden benar-benar ingin menikah denganku."
Leo pun meminta Ria untuk mengatakan dengan segera syarat tersebut karena ia memang sudah tidak sabarane lagi ingin segera menikahinya," katakan saja, aku pasti akan mengabulkan segala syarat yang kamu berikan padaku!"
__ADS_1
Tia merasa tidak yakin jika Leo sanggup menjalankan semua syarat yang di ajukan olehnya," apa Aden yakin akan mampu menjalankan syarat dariku? kok aku sama sekali tidak yakin ya?"
Tia sengaja memancingnya, supaya Leo merasa tertantang dan meyakinkan dirinya bahwa ia mampu menjalankan syarat yang di ajukan olehnya.
"Ya ampun, Tia sayang. Aku janji pasti mampu menyanggupi semua syarat yang kamu ajukan padaku. Percayalah sayangku, aku tidak akan mungkin membuat kecewa orang yang telah aku cintai selama ini. Please cepat katakan syaratnya supaya aku tenang san tidak penasaran serta langsung memenuhinya supaya aku bisa menikah denganmu secepatnya!"
Leo benar-benar sudah tidak sabar lagi ingin mengetahui syarat tersebut.
"Den Leo, jika kamu benar-benar cinta pada saya dan ingin segera menikah dengan saya. Saya inginkan semua aset kekayaan Aden di alihkan nama menjadi milik saya. Toh hanya di atas namakan saja, biar saya percaya dan mantap pada Aden. Nanti Aden yang akan tetap mengelola perusahaan kok."
Sejenak Leo berpikir, ia dilema. Didalam hatinya ada rasa pertentangan, dimana ia tidak setuju dengan syarat tersebut. Tetapi ia sudah berjanji akan memenuhi segala persyaratan yang Tia ajukan.
__ADS_1