
Banyak nya pelanggan restoran yang bersantap makan malam di sana baik dari kaum remaja sampai ada yang sudah memiliki anak dan mengajak keluarga nya bercicip kuliner khas indonesia yang di sajikan di restoran punya papa andin.
Cita rasa yang enak dan di suguhkan beberapa interior yang kalau di buat untuk foto bisa mendapatkan spot yang sangat bagus.
Harga yang terjangkau tidak terlalu mahal bagi kaum milenial membuat banyak peminat yang sudah makan di sana mengulang kembali ke sana untuk makan dan juga berfoto-foto dengan pemandangan air mancur yang sudah ada di restoran milik keluarga andin.
Di kolam itu juga terdapat kolam ikan hias yang di isi beberapa ikan hias yang mahal, boleh di lihat tapi tidak boleh di sentuh itulah larangan yang terdapat di depan kolam tersebut.
Banyak nya pelayan yang berlalu lalang kesana kemari mengantarkan makanan dan minuman karena hampir semua meja dan kursi sudah di tempati oleh semua orang.
Tetapi andin tidak ikut mengantarkan makanan dan minuman itu ia hanya berdiam diri di meja kasir bersama sesil pastinya setelah tadi ia membantu beberapa pelayan yang ada di dapur mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing.
Setelah beberapa jam di sana akhirnya restoran itu mau tutup karena jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam dan keadaan restoran yang sudah sepi.
Karena jam setengah sepuluh tadi sudah di tutup dari dalam karena para karyawan yang ingin melakukan pembersihan dan penghitungan keuangan untuk di berikan kepada papa andin.
Karyawan sudah pulang semua ke rumah mereka masing-masing yang berada tidak jauh dari restoran karena papa dan mama andin yang tidak mau membuat anak orang bahaya atau kesusahan.
Setelah pulang dari restoran nya maka dari itu ia memilih karyawan yang rumah nya berada di dekat restoran itu.
Papa mama dan andin sudah menaiki mobil yang sama dengan menggunakan pak sopir yang menyetir mobil bersama bella tadi karena papa andin yang ingin beristiraha di bangku belakang bersama istrinya.
Selain takut terjadi apa-apa karena papa andin yang sudah capek bekerja mereka bertiga ingin rehat dengan memejamkan mata mereka bertiga masing-masing dan pak sopir yang memang harus berjaga.
Itulah sebab nya ia tadi sempat tidur di dalam mobil karena tidak ingin ada bahaya yang akan menghampiri mereka yang berada di dalam mobil itu.
Tidak ada perbincangan satu sama lain di dalam mobil hanya ada keheningan karena kelelahan bekerja jadi tidak ada mood lagi untuk memperbincangkan tentang apapun itu yang mereka ingin bicarakan kepada satu sama lain nya.
Bukan karena itu saja sebenarnnya, kebersamaan mereka yang membuat satu sama lain sering mengobrol tanya jawab juga sering di lakukan di kala lagi bersama baik di rumah maupun lagi di luar rumah.
__ADS_1
Karena keluarga andin ini termasuk keluarga yang saling mengungkapkan hal apa saja yang mereka ingin katakan dan temui jika lagi berada di luar.
Anak sulung nya yang berada di luar negeri sering juga komunikasi bersama mereka yang ada di indonesia menggunakan via telepon.
Sosial media yang di upload setiap kegiatan yang mereka lakukan masing-masing di akun pribadi tentunya bisa di lihat satu sama lain dari mereka berempat.
Meski pun jarak yang memisahkan dia dari keluarga nya itu tetapi selalu ada waktu luang untuk mereka berkomunikasi satu sama lain.
laju mobil yang melambat yang di rasakan andin membuat ia membuka matanya dengan perlahan karena dia merasa mobil yang membawa nya itu sudah sampai ke dalam mansion orangtua nya.
Rasa lelah yang melanda tubuhnya sekarang ini membuat mata nya enggan untuk membuka matanya tapi itulah yang harus di lakukan andin meskipun terasa sulit untuk dirinya.
"Kenapa sih cepat sekali sampai nya padahal aku masih ingin tidur mana baru sebentar lagi." Ucap bella yang ngedumel dalam hatinya
Jalan yang mulus tidak ada lobang sana sini yang membuat mereka bertiga tertidur serempak dengan sangat pulas tanpa ada gangguan yang membuat tidur mereka merasa terganggu dari restoran menuju mansion mereka itu.
Andin dengan langkah gontai nya memasuki mansion orang tua nya, dia yang memang tidak membawa apapun pas pergi ke restoran membuat tubuhnya ringan karena hanya menenteng tas selempang yang melekat di tubuhnya.
Tubuhnya yang ringan tapi tidak dengan matanya yang terasa di bebani bebatuan yang besar yang menimpa dirinya saat ini.
Terasa lebay tapi itulah kenyataan nya kepala pusing karena tidur yang nanggung di dalam mobil bukan tidur nyenyak di atas kasur yang empuk.
"Pa ma andin langsung ke kamar ya." Pamit andin yang berlalu pergi dari sana dan langsung menaiki anak tangga untuk menuju ke kamar nya sendiri.
Ceklek.
Andin langsung berlari melompat ke tempat tidur yang di nantikan nya selama tadi di dalam mobil tak lupa ia mengunci pintu kamar nya terlebih dulu.
"Tidur sebentar aja dulu ah nanti pas bangun baru aku membersihkan tubuh ku." Ucap andin di dalam hatinya karena rasa kantuk yang sedang mendera dirinya saat ini.
__ADS_1
"Ehmm enak nya." Kata andin yang sedang memejamkan mata nya untuk tidur sejenak.
Begitulah ya kalau anak gadis jika sudah pergi kemana-mana langsung tempat tidur yang dituju pertama sekali.
Beda cerita kalau dengan mak-mak agak riweh ya banyak barang-barang yang harus di keluarkan semua lalu di susun setelah selesai semua tugas nya barulah bisa beristirahat dengan tenang.
Tidak banyak yang harus di pusingkan bagi sebagian remaja yang masih sekolah hanya pelajaran sedikit membingungkan karena harus memutar otak untuk menyelesaikan soal yang di berikan oleh para guru.
Tetapi bagi sebagian orang yang memang sudah pintar pada dasar nya mudah menangkap apa saja yang di jelaskan dan diberikan oleh guru tidak sulit baginya untuk menyelesaikan atau memecahkan berbagai pertanyaan yang ada di buku.
Tidak perlu menggunakan google untuk searching hanya mencari di buku saja memahami nya sejenak baru bisa menyelesaikan nya.
Sudah satu jam andin tertidur dengan pulas di kasur empuknya itu dingin suasana di kamar nya karena memakai ac dan hangat di waktu bersamaan karena mendapatkan dekapan dari selimut yang tebal yang biasa ia pakai sehari-hari.
Gerah itulah yang di rasakan bella karena ia yang sudah lama berada di luar kesana kemari berjalan dengan waktu yang cukup lama dan banyak mengeluarkan keringat meskipun melakukan di malam hari tapi cukup banyak keringat yang keluar dari tubuh andin selama berada di restoran tadi.
Mampu menganggu tidur nyenyak yang sudah satu jam andin lakukan cukup untuk mengembalikan stamina nya.
Berhubung waktu yang sudah sangat larut malam sekali ia tidak bisa mandi seperti biasanya hanya berganti pakaian dan membersihkan sisa make up yang ia pakai tadi waktu pergi ke restoran.
Setelah itu ia memaksa untuk memejamkan matanya karena ia besok harus sekolah di pagi hari meskipun rasanya sulit karena ia baru bangun tidur dan wajahnya yang terkena air kembali segar tapi tetap ia harus memaksa untuk tidur lagi.
Pr juga tidak ada jadi tidak tahu harus melakukan apa di malam hari solusi nya hanya waktu lah yang semakin lama semakin membawa andin untuk berharap bisa bermimpi yang indah tetapi sebelum itu ia membaca doa terlebih dulu agar tidak di ganggu oleh makhluk-makhluk halus.
Matanya yang sudah lama terpejam tadi akhirnya tertidur juga dengan nyenyak membawa nya ke alam bawa sadar dirinya sendiri.
Hanya dengan waktu setengah jam itulah baru bisa membuat bella tidur kembali meski dia harus berusaha yang lebih extra lagi karena keesokan hari besok banyak sudah jadwal yang akan menanti dirinya.
Alarm yang selalu menemani bella waktu ia berada di dalam kamar nya sendiri agar bisa terbangun dengan sendirinya tanpa bantuan dari mamanya maupun pelayan di rumah meskipun itu sudah pasti akan perintah yang ia dapatkan dari mama andin pastinya.
__ADS_1