
Papa andin yang sudah kembali berada di taman merasa bahagia dan sangat senang pastinya karena mendengar pembicaraan yang berupa ungkapan rasa kasih sayang antara istrinya dan anaknya saat ini.
Dirinya tadi yang sempat masuk ke dalam kamar terlebih dulu karena ingin mengganti pakaian nya terlebih dulu takut kotor dan pastinya akan kena omel istrinya itu.
Tau sendirilah bagaimana jika wanita sudah mengeluarkan taringnya seperti kereta api saja panjangnya sampai ke ujung-ujung dan itu sudah pasti tentunya.
Karena sebagai kepala rumah tangga yang melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana selalu ada kedamaian yang setiap harinya ia rasakan sendiri di dalam mansion nya ini.
Yang dia bangun bersama dengan istri tercinta nya ini suport dan dukungan tiada hentinya di ucapkan mama andin baik dari kata-kata maupun perlakuan yang terus ia beri untuk suaminya.
Karena itu sangat penting bagi sebuah hubungan yang dilandasi dari nol tanpa meminta belas kasih dari orangtua mereka masing-masing tentunya.
__ADS_1
"Papa yang sangat bersyukur memiliki kalian bertiga yang saling mendukung satu sama lainnya." Ucap papa andin dengan tiba-tiba.
Yang pastinya membuat mama andin dan andin sangat terkejut tapi tidak setelah nya mereka berdua menghampiri sosok idola bagi keduanya.
Yang dimana papa andin selalu bersedia meluangkan waktunya untuk keluarga meskipun mereka sudah sangat tahu jadwal papanya ini sangat padat.
Bagaimana tidak restoran yang kemarin mereka kunjungi bersama-sama itu sudah memiliki cabang yang cukup banyak tersebar di beberapa kota.
Karena restoran yang di bangun papa andin bersama istrinya itu sangat pesat perkembangan nya maka dari itulah bisa membuka cabang di kota lain.
Pelukan kasih sayang ini selalu di berikan keduanya untuk anak-anaknya karena sebagai bentuk kalau mereka lagi ada masalah atau apapun itu yang membuat mereka kesusahan.
__ADS_1
Andin maupun kakaknya ini langsung menginggat kedua orangtua nya yang akan selalu memberikan bantuan dengan penuh kasih sayang tak ketinggalan pelukan hangat untuk meredam semua masalah yang ada pada diri mereka berdua.
Tidak membutuhkan waktu yang lama kedua wanita cantik ini langsung masuk ke dalam pelukan hangat yang selalu bisa membuat semangat dalam menjalani hidup di dunia ini.
Mereka bertiga berpelukan yang dimana terdapat keharuan satu sama lainnya kebahagian yang tidak bisa di bayar dengan uang karena waktu yang mereka jalani sekarang ini tidak akan bisa di ulang kembali.
Jikapun itu mereka lakukan tak akan bisa sama persis seperti sebelumnya karena ada banyak perubahan di dalamnya pastinya.
"Sayang banget sama kalian semua." Ucap mama andin di sela-sela pelukan mereka bertiga.
"Khem pa ma andin sesak kalau begini terus." Kata andin yang memang benar apa adanya yang ia rasakan saat ini.
__ADS_1
Karena dirinya yang memang posisinya terhimpit oleh kedua orangtua nya yang sama-sama memeluk dengan erat satu sama lainnya tanpa celah untuk membiarkan orang lain atau apapun itu masuk ke dalam pelukan mereka itu.
Momen yang tadi membuat mereka sama-sama terharu harus buyar dengan bergantikan tawa yang keluar dari mulut ketiganya.