
"Ma andin sudah pulang." Ucap andin yang sudah memasuki area dapur itu.
Andin langsung menyalami punggung tangan mama nya dan di balas dengan kecupan di pipi sang anak yang di berikan mamanya dengan penuh kasih sayang.
"Ma andin langsung ke atas ya soalnya udah gerah mau ganti baju." Pamit andin pada mama nya itu.
"Pantesan aja ada bau-bau keringat ternyata asalnya dari anak perempuan mama satu ini." Balas mama andin yang ingin menggoda anaknya itu.
Ia langsung berpura-pura menutup hidung nya seolah memang benar apa yang di katakan dirinya itu tetapi berbeda dengan ekspresi wajahnya yang ia tunjukan hanya terdapat ledekan saja jika kita lihat pakai mata pastinya.
Andin yang memang tahu itu hanya godaan dan ledekan mama nya saja tapi cukup mampu membuat dirinya mengendus tubuhnya.
Meski ia percaya bahwa tubuhnya wangi dan tidak mungkin sampai mengeluarkan aroma yang tidak sedap di penciuman mama nya sekarang ini.
Mama andin yang melihat tingkah anaknya tertawa terbahak-bahak sudah tahu dirinta wangi masih saja mau mencium aroma tubuhnya terlebih dulu.
"Hahahaha." Tawa mama andin yang langsung pecah seketika saat ini juga.
"Ihh mama rese banget sih sama anak gadisnya yang cantik ini." Ucap bella dengan wajah yang cemberut.
"Aduh emang beneran cantik apa anak mama ini." Balas mama andin.
"Iya dong kan papa dan mama nya ganteng dan cantik." Jawab andin yang memuji kedua orangtua nya.
Dan memang benar apa yang dikatakan andin saat ini paras tampan dan cantik yang di miliki kedua nya itu tak bisa di ragukan oleh orang lain pasalnya meskipun usia mereka yang sudah cukup tua.
Kalau masalah wajah dan tubuh yang di miliki keduanya sangat mereka rawat dengan sendirinya dan terkadang sesekali juga ke salon mencoba beberapa treatment yang ada di salon tersebut.
Uang juga sebab utama nya seseorang bisa seperti mereka berdua ini jika kita tidak memiliki uang mana mungkin keluar masuk salon.
Dan terkadang jangankan untuk pergi ke salon terkadang untuk membeli beberapa skincare yang menunjang tampilan kita sehari-hari saja kita tidak sanggup membelinya.
__ADS_1
Karena kebanyakan orang lebih mementingkan urusan perut terlebih dulu daripada urusan muka mereka karena itulah yang paling penting.
Jika perut kita sudah kenyang tidak kelaparan lagi mau melakukan aktivitas apa saja kita bisa karena memiliki banyak tenaga untuk melakukan nya pastinya.
Mama andin yang mendengar pujian terlontar keluar dari mulut anaknya itu hanya tersenyum dan tak lupa ia mengucapkan kata terima kasih kepada anaknya sendiri.
Karena dia sendiri selalu mengajarkan anaknya untuk tidak lupa mengucapkan kata terima kasih itu kepada orang-orang yang membantu kita atau mengucapkan serta berdoa yang baik-baik untuk diri kita saat itu.
"Yaudah bye mama bau." Pamit andin untuk yang kesekian kalinya.
Tak lupa ia menjulurkan lidahnya karena ingin membalas ledekan yang di berikan mamanya kepada dirinya tadi dan ia langsung berlari menaiki anak tangga untuk menunju kamar nya yang berada di lantai atas itu.
"Hu ada-ada aja kelakuan nya untuk aja anak sendiri coba kalau anak orang lain udah aku ulek untuk di jadikan sambal sebagai cocolan di rumah ini." Gerutu mama andin sambil melihat anak nya yang sedikit lari-lari kecil itu.
Tak lama andin sampai juga di depan kamar nya dan langsung saja ia membuka pintu kamar pribadinya itu.
Andin langsung melepaskan tas dan sepatu tak lupa kaos kaki yang juga ia pakai itu untuk di taruh nya ke tempat semula agar kelihatan rapi kembali seperti awal ia mengambilnya tadi.
Ia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dari keringat semasa ia berada di sekolah tadi karena cuaca yang cukup panas dan menyengat karena terkena di kulit andin saat pulang sekolah tadi.
Inilah yang terkadang membuat papa dan mama andin yang suka komplain karena anaknya yang tidak mau membawa mobil padahal andin sendiri bisa menggunakan mobil yang bisa ia pilih mau yang mana saja.
Mereka berdua tidak mau anaknya ini kepanasan di luar sana karena terkadang cuaca yang nggak bisa di tebak oleh kita semua kadang panas nya minta ampun dan terkadang juga kalau lagi apes nya malah hujan.
Yang dimana kalau memang menurut andin masih bisa di terobos ia akan tetap melanjutkan perjalanan ke mansion nya.
Tapi kalau tidak bisa ia akan menunggu di depan ruko orang atau tempat dimana banyak orang juga berteduh disana sampai hujan nya sedikit reda.
Karena orangtua andin memang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan kedua anaknya yang satu laki-laki yang di bawah ada perempuan.
Tetapi meski sudah banyak harta hasil kerja keras kedua orangtua andin ini tumbuh kembang anak-anaknya dalam menjalani kehidupan sehari-hari mereka dalam kesederhanaan.
__ADS_1
Entahlah harus bahagia atau sedih karena anaknya begitu tetapi memang banyak senang nya yang di alami papa dan mama andin.
Karena terkadang mereka melihat tumbuh kembang anak nya saat bersama orang lain tidak ada perbedaan nya malah dengan mudahnya berinteraksi dengan banyak orang dalam lingkungan yang berbeda-beda pastinya.
Andin langsung masuk ke dalam bath up yang berisikan air panas di dalam nya sudah di campurkan dengan aroma yang menurutnya sangat bisa menyegarkan tubuh nya kembali.
Kenapa andin memilih air panas bukan air yang dingin padahal cuaca di luar sangat panas jawaban nya karena memang air panas lah yang di sukai andin.
Meski andin sudah panas-panasan di luar sana tapi saat dia masuk ke dalam mansion orangtua nya ini langsung berubah sejuk tubuh nya karena ac yang sudah di pasang di mana-mana.
Tidak mungkin juga rumah yang besar ini tidak menggunakan ac hanya memasang kipas angin ya meskipun ngaruh juga buat kita yang ke panasan tapi tetap saja ac lebih elite kelihatan nya dan langsung sejuk apa bila kita memasuki ruangan tersebut.
Andin memang menyukai relaksasi yang dia lakukan sekarang memejamkan matanya menikmati busa-busa yang berada di tubuhnya.
Serta aroma terapi yang terendus di hidung nya mampu membuat otaknya merasa ketenangan dan damai di dalam hatinya sekarang ini pastinya.
Di rasa andin sudah cukup lama ia berada di sana langsung berada di bawah shower karena ingin menghilangkan busa yang masih ada di tubuhnya itu tidak membutuhkan waktu yang lama andin sudah menyelesaikan ritual mandinya itu.
Andin langsung keluar dalam kamar mandinya sebelum ia menggunakan pakaian rumah nya itu ia megoleskan seluruh tubuhnya menggunakan body lotion yang menjadi favorit nya dengan varian joly itu.
Selain untuk mencerahkan kulitnya wangi nya yang harum itulah menjadi kecintaan di dalam diri andin setiap kali menggunakan nya itu.
Tak banyak ia menuangkan nya ke seluruh tubuhnya itu hanya secukupnya saja yang penting rata di seluruh permukaan kulitnya yang putih bersih itu.
Bukan hanya tubuhnya saja yang di rawat andin tapi wajah cantiknya yang ia poles dengan beberapa skincare sesuai dengan fungsi dan kegunaan nya.
Dirasa andin semua nya sudah beres barulah ia memakai pakaian rumah nya hanya menggunakan kaos oblong dan celana dengan panjang yang melebihi lutut nya sedikit itu terkesan simpel tak siapa yang tahu harga nya tidak sesimpel itu untuk kita membelinya.
Cukup sederhana kalau di lihat dari pandangan kita sekilas yang tidak mengerti harga outfit tapi mampu menguras kantong pastinya.
Karena mama andin memang ingin terbaik buat anak-anaknya meskipun harga nya mahal kalau anaknya terguna dengan apa saja barang itu ia tidak melihat harga nya terlebih dulu langsung dia ambil dan melakukan transaksi saat itu juga.
__ADS_1